Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Rabu, 07 Juli 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 7 JULI 2021-13 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kasus Covid-19 Melonjak, 1 Hari Cuti Bersama Dihapus

A+
A-
2
A+
A-
2
Kasus Covid-19 Melonjak, 1 Hari Cuti Bersama Dihapus

Menko PMK Muhadjir Effendy dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah menggeser 2 hari libur nasional dan menghapus 1 hari cuti bersama seiring dengan terus melonjaknya kasus aktif Covid-19.

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan perubahan jadwal libur nasional akan memengaruhi mobilitas masyarakat sehingga risiko penularan dan penyebaran Covid-19 berkurang. Menurutnya, perubahan kebijakan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

"Bapak Presiden [Jokowi] memberikan arahan agar ada peninjauan ulang terhadap masalah libur dan cuti bersama yang selama ini sudah tercantum di dalam surat keputusan bersama," katanya melalui konferensi video, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga: Realisasi Sudah 57%, Airlangga Klaim Penyaluran KUR Telah Pulih

Muhadjir mengatakan hari libur nasional yang berubah yakni tahun baru Hijriah yang semula jatuh pada Selasa 10 Agustus digeser menjadi Rabu, 11 Agustus 2021. Selain itu, hari Maulid Nabi Muhammad yang semula jatuh pada Selasa, 19 Oktober juga digeser menjadi Rabu, 20 Oktober 2021. Adapun libur cuti bersama yang dihapus yakni Jumat, 24 Desember 2021.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil setelah melewati rapat bersama Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo.

Dengan perubahan kebijakan tersebut, Tjahjo menyatakan akan memperketat pemberian cuti aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, ASN tidak dibolehkan mengajukan cuti pada hari yang berdekatan dengan hari libur nasional.

Baca Juga: Ini Penjelasan Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus 2021

Kemudian, dia juga menegaskan pentingnya menghapus cuti bersama untuk mencegah penularan Covid-19 makin meluas. "Istilah cuti bersama itu tidak ada. Semua konsentrasi untuk kesehatan masyarakat sebagaimana arahan Pak Presiden," ujarnya. (kaw)

Topik : pandemi, Covid-19, cuti bersama, libur nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 01 Juli 2021 | 11:33 WIB
EFEK VIRUS CORONA

PPKM Darurat 3-20 Juli 2021, Ini Penjelasan Presiden Jokowi

Rabu, 30 Juni 2021 | 21:14 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

OECD: Pandemi Covid-19 Buka Ruang Reformasi Pajak

Rabu, 30 Juni 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK

Pajak Setia Menjaga dan Merawat Kita

Selasa, 29 Juni 2021 | 15:46 WIB
EFEK PANDEMI COVID-19

Risiko Ketimpangan Pascapandemi Mengintai, Pajak Bisa Apa?

berita pilihan

Selasa, 27 Juli 2021 | 09:00 WIB
RESENSI JURNAL

Analisis Data Pajak dalam Penentuan Key Performance Indicator

Selasa, 27 Juli 2021 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Realisasi Restitusi Pajak Naik 15,87%, Begini Penjelasan DJP

Senin, 26 Juli 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Polluter Pays Principle?

Senin, 26 Juli 2021 | 18:43 WIB
PMK 82/2021

Ini Alasan DJP Beri Tambahan Waktu Pembetulan Laporan Pajak DTP

Senin, 26 Juli 2021 | 18:35 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa Biaya Fasilitas Ruangan Sebagai Objek PPh Pasal 4 ayat (2)

Senin, 26 Juli 2021 | 18:31 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Ada PPKM Darurat, ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Jadi 4,1%

Senin, 26 Juli 2021 | 18:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Kemenkeu Sebut Setoran Pajak dari 3 Sektor Usaha Ini Sudah Positif

Senin, 26 Juli 2021 | 18:13 WIB
FILIPINA

Muncul Desakan Judi Online Segera Dikenai Pajak