Review
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:52 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 29 November 2022 | 15:48 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 24 November 2022 | 09:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 05 Desember 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 05 Desember 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 02 Desember 2022 | 21:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:00 WIB
KMK 63/2022
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Komunitas
Senin, 05 Desember 2022 | 09:00 WIB
SEKRETARIS I PERTAPSI CHRISTINE TJEN:
Minggu, 04 Desember 2022 | 07:40 WIB
WAKIL KETUA I PERTAPSI TITI MUSWATI PUTRANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:34 WIB
KETUA BIDANG KERJA SAMA PERTAPSI BENY SUSANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:30 WIB
SELEBRITAS
Reportase

Ini Rincian Tarif Cukai Minuman Beralkohol Mulai 1 Januari 2019

A+
A-
6
A+
A-
6
Ini Rincian Tarif Cukai Minuman Beralkohol Mulai 1 Januari 2019

Ilustrasi. (foto: University of Liverpool)

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah melakukan penyesuaian tarif minuman yang mengandung etil alkohol (MMEA) dan konsentrat yang mengandung etil alkohol (KMEA). Hal ini dilakukan melalui Peraturan Menteri Keuangan No. 158/PMK.010/2018.

Regulasi ini sekaligus mencabut dan menyatakan tidak berlakunya lagi PMK Nomor 62/PMK.011/2010 ini hanya menaikkan tarif MMEA golongan A (kadar alkohol sampai dengan 5%) baik dalam negeri maupun impor.

Selanjutnya, untuk sistem tarif cukai KMEA yang selama ini berlaku untuk jenis cair diubah menjadi padat atau yang sering dikenal sebagai powdered alcohol (HS 2106). Hal ini disesuaikan dengan praktik internasional.

Baca Juga: Daftar IMEI Bisa di Kantor Bea Cukai tapi Tak Dapat Pembebasan US$500

Berikut ini rincian tarif cukai etil alkohol (EA), MMEA, dan KMEA yang mulai berlaku pada 1 Januari 2019.

Pertama, EA. Tarif cukai per liter untuk semua jenis EA dengan kadar berapa saja senilai Rp20.000. Tarif cukai itu berlaku untuk EA produksi dalam negeri maupun luar negeri yang diimpor ke Tanah Air.

Kedua, MMEA. Tarif cukai MMEA ini terbagi menjadi tiga golongan sesuai dengan kadar EA di dalamnya. Golongan A dengan kadar EA sampai 5% dikenai tarif cukai Rp15.000 per liter baik untuk produksi dalam negeri maupun impor.

Baca Juga: DJBC Jelaskan Ragam Status Barang Kiriman dari Luar Negeri, Apa Saja?

Selanjutnya MMEA golongan B dengan kadar EA lebih dari 5% sampai 20% dikenai tarif cukai Rp33.000 per liter untuk produksi dalam negeri dan Rp44.000 untuk produk impor. Terakhir, MMEA golongan C dengan kadar EA lebih dari 20% dikenai tarif cukai Rp80.000 untuk produksi dalam negeri dan Rp139.000 untuk impor.

Ketiga, KMEA. Konsentrat bentuk padat dan cair dengan kadar berapapun dikenai tarif Rp1.000 per gram untuk produksi dalam negeri maupun impor. Jika KMEA berbentuk cair, dasar pengenaan tarif harus dikonversikan dalam satuan gram dengan berat jenis 0,7892 kilogram per liter.

Penetapan tarif cukai MMEA, sesuai pasal 5 regulasi tersebut, dilakukan oleh Kepala Kantor Ditjen Bea dan Cukai. Penetapan didasarkan pada kandungan EA dari MMEA yang diproduksi ataupun diimpor. Penetapan tarif dikecualikan jika MMEA impor ditujukan untuk Toko Bebas Bea. (kaw)

Baca Juga: DJBC Rilis Pedoman Pembatasan Permohonan Penyediaan Pita Cukai Rokok

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : etil alkohol, MMEA, KMEA, cukai, Ditjen Bea dan Cukai

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 25 November 2022 | 12:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ini Alasan Pemerintah Revisi Daftar Barang Impor yang Dapat Fasilitas

Jum'at, 25 November 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Susun PMK Tarif CHT 2023, Pemerintah Bakal Komunikasi Dulu dengan DPR

Jum'at, 25 November 2022 | 09:30 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Penerimaan Bea dan Cukai Tumbuh 25 Persen, Sri Mulyani: Masih Impresif

Kamis, 24 November 2022 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Ini Prosedur Daftar IMEI di DJBC, Operator Seluler atau Kemenperin

berita pilihan

Senin, 05 Desember 2022 | 21:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penerapan Exit Tax Bisa Menahan Gerusan Basis Pajak, Ini Analisisnya

Senin, 05 Desember 2022 | 19:18 WIB
PMK 175/2022

Ada Perubahan Ketentuan Soal Penyelenggara Sertifikasi Konsultan Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 18:37 WIB
PMK 175/2022

Sri Mulyani Terbitkan Peraturan Baru Soal Konsultan Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 18:01 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Salah Isi NPWP dan Nama Wajib Pajak dalam SSP? Bisa Pbk

Senin, 05 Desember 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Business Intelligence dalam Ranah Pajak?

Senin, 05 Desember 2022 | 17:39 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Ingat! Kepatuhan Wajib Pajak Diawasi DJP, Begini Penjelasannya

Senin, 05 Desember 2022 | 17:30 WIB
PER-13/BC/2021

Daftar IMEI Bisa di Kantor Bea Cukai tapi Tak Dapat Pembebasan US$500

Senin, 05 Desember 2022 | 17:00 WIB
KP2KP SANANA

Dapat SP2DK, Pengusaha Pengolahan Ikan Tuna Datangi Kantor Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 16:51 WIB
KINERJA FISKAL DAERAH

Sisa Sebulan, Mendagri Minta Pemda Genjot Pendapatan Daerah

Senin, 05 Desember 2022 | 16:30 WIB
KPP PRATAMA SUKOHARJO

Data e-Faktur Hilang, Begini Solusi dari Ditjen Pajak