Berita
Kamis, 24 September 2020 | 18:31 WIB
RUU CIPTA KERJA
Kamis, 24 September 2020 | 17:21 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Kamis, 24 September 2020 | 17:11 WIB
INPRES 8/2020
Kamis, 24 September 2020 | 17:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Review
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Selasa, 22 September 2020 | 09:39 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 24 September 2020 | 16:12 WIB
PENELITIAN PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 14:22 WIB
PAJAK DAERAH (17)
Rabu, 23 September 2020 | 18:42 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 17:04 WIB
TIPS FAKTUR PAJAK
Data & alat
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 15:58 WIB
STATISTIK STIMULUS FISKAL
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Ini 5 Strategi Pemerintah Tangkal Dampak Virus Corona ke Perekonomian

A+
A-
1
A+
A-
1
Ini 5 Strategi Pemerintah Tangkal Dampak Virus Corona ke Perekonomian

Ilustrasi gedung Kemenkeu. 

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah menyiapkan lima strategi untuk memitigasi dampak virus Corona terhadap perekonomian Indonesia. China tercatat menempati posisi pertama sebagai mitra dagang Indonesia dalam delapan tahun terakhir.

Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Arif Baharudin menyebut lima strategi itu adalah pertama, mempercepat realisasi belanja kementerian/lembaga (K/L). Kedua, mendorong pusat-pusat pariwisata melalui berbagai program pendukung.

Ketiga, serta mendorong dan mempercepat belanja padat karya untuk kegiatan produktif yang menyerap banyak tenaga kerja. Keempat, mengoptimalkan peran APBN sebagai instrumen yang fleksibel dalam merespons situasi ekonomi dengan tetap dalam batasan yang aman dan terkendali. Kelima, mempercepat penajaman program Kredit Usaha Rakyat (KUR), termasuk perluasan sasaran.

Baca Juga: Resesi Ekonomi, Kadin: Pengangguran Bisa Bertambah 5 Juta Orang

“Pertumbuhan ekonomi kita sangat didukung oleh konsumsi, sehingga pada kuartal I sudah diarahkan akan ada pendorong konsumsi belanja negara. Kita bisa mengupayakan untuk mendorong sisi konsumsi rumah tangga,” katanya Jumat (14/2/2020).

Arif menambahkan kelima strategi tersebut merupakan upaya pemerintah menjaga daya beli, serta mendorong aktivitas produktif masyarakat. Tekanan ekonomi China, sambungnya, berpotensi mempengaruhi negara lain, termasuk Indonesia, melalui beberapa transmisi seperti sektor pariwisata, perdagangan internasional, dan aliran investasi.

Kendati demikian, dia meyakini dampak virus corona di China terhadap Indonesia tidak sebesar negara-negara lain, seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, atau Singapura, yang mempunyai hubungan lebih besar terhadap ekonomi China.

Baca Juga: HUT ke-52, Kadin Sebut Jadi Mitra Sejati Pemerintah di Bidang Ekonomi

Arif memperkirakan sektor pariwisata menjadi yang paling tertekan karena penyebaran virus Corona. Kondisi akan memburuk jika penyebaran wabah virus berlangsung cukup lama hingga menghambat pergerakan aktivitas ekonomi China.

Dalam keterangan tertulisnya, Arif menyebut dampak virus Corona sangat terasa pada pergerakan arus orang dari China ke Indonesia, setelah diberlakukannya larangan penerbangan dari dan menuju China. Pergerakan penumpang masuk asal China mencapai puncak pada 25 Januari 2020. Namun kini, jumlahnya mengalami penurunan drastis hingga kurang dari 500 orang.

Selanjutnya, pemerintah juga mewaspadai dampak virus Corona melalui transmisi perdagangan internasional. Biasanya pada periode awal tahun, kinerja ekspor-impor Indonesia dan China dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti faktor musiman Hari Raya Imlek. (kaw)

Baca Juga: Resesi Tak Terhindarkan, Ekonomi Diproyeksi Pulih Total pada 2023

Topik : perekonomian Indonesia, PDB, virus Corona, Kemenkeu
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 17 September 2020 | 09:30 WIB
SE-017/PP/2020
Rabu, 16 September 2020 | 17:22 WIB
PENGADILAN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 13:45 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 16 September 2020 | 11:50 WIB
PENANAMAN MODAL
berita pilihan
Kamis, 24 September 2020 | 18:31 WIB
RUU CIPTA KERJA
Kamis, 24 September 2020 | 17:21 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Kamis, 24 September 2020 | 17:11 WIB
INPRES 8/2020
Kamis, 24 September 2020 | 17:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 24 September 2020 | 16:49 WIB
PERPRES 94/2020
Kamis, 24 September 2020 | 16:15 WIB
EKOSISTEM LOGISTIK NASIONAL
Kamis, 24 September 2020 | 16:12 WIB
PENELITIAN PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 15:56 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 15:54 WIB
SWISS
Kamis, 24 September 2020 | 15:25 WIB
ADMINISTRASI PAJAK