Berita
Minggu, 20 September 2020 | 16:01 WIB
KINERJA KEMENTERIAN KEUANGAN
Minggu, 20 September 2020 | 14:01 WIB
PROVINSI BANTEN
Minggu, 20 September 2020 | 13:01 WIB
SEMINAR ADB
Review
Minggu, 20 September 2020 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL BEA CUKAI SULBAGSEL PARJIYA:
Rabu, 16 September 2020 | 14:21 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 15 September 2020 | 11:02 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 15 September 2020 | 09:01 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 18 September 2020 | 18:16 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 18 September 2020 | 17:07 WIB
ABDURRAHMAN WAHID:
Jum'at, 18 September 2020 | 16:51 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 18 September 2020 | 09:36 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Data & alat
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 15:58 WIB
STATISTIK STIMULUS FISKAL
Rabu, 16 September 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 16 SEPTEMBER-22 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 11 September 2020 | 16:37 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Komunitas
Sabtu, 19 September 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 17 September 2020 | 09:53 WIB
Universitas Kristen Krida Wacana
Rabu, 16 September 2020 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Rabu, 16 September 2020 | 13:35 WIB
DDTC PODTAX
Reportase

Diduga Kemplang Pajak, Pemerintah Seret 12 Perusahaan ke Pengadilan

A+
A-
1
A+
A-
1
Diduga Kemplang Pajak, Pemerintah Seret 12 Perusahaan ke Pengadilan

Ilustrasi. (DDTCNews)

MANILA, DDTCNews—Otoritas pajak Filipina (Bureau of Internal Revenue/BIR) membawa kasus dugaan penghindaran pajak yang dilakukan oleh 12 perusahaan ke pengadilan.

Wakil Komisaris Pendapatan untuk Layanan Hukum Marissa Cabreros mengatakan nilai pajak yang digelapkan 12 perusahaan tersebut mencapai P381 juta atau setara dengan Rp113 miliar.

“Dakwaan diajukan ke pengadilan setelah wajib pajak sengaja mengabaikan pemberitahuan yang dikirimkan BIR. Pemilik dan pejabat kunci dari masing-masing perusahaan ikut dimasukkan dalam dakwaan,” katanya, Rabu (29/7/2020)

Baca Juga: Bersengketa di Pengadilan Pajak, DJP dan DJBC Lebih Sering Kalah

Marissa menambahkan kasus penghindaran pajak ini menjadi yang pertama kali diserahkan kepada Departemen Kehakiman sejak dilakukannya karantina wilayah atau lockdown pada Maret 2020 untuk mencegah penularan Covid-19.

Perusahaan-perusahaan yang diduga melakukan penghindaran pajak tersebut antara lain Classic Act Merchandising, Mirravin General Contractor, Autoklassik Motors, LSM Builders Steel, dan Eltriz Employment Agency.

Kemudian, Filipino Food Favorites, Yarntech Manufacturing, dan Aco Reinforced Concrete Pipes, Flavor Systems, Padua International, Timmingco Industrial, dan Chamber Enterprises di Pasig City.

Baca Juga: Kalah di Pengadilan, Uang Pajak Judi Rp35,4 Miliar Harus Dikembalikan

Yarntech disebut otoritas pajak mencatatkan penghindaran pajak terbesar yaitu senilai P77 juta. Kemudian, disusul Classic Act Merchandising dan Filipino Food yang masing-masing menggelapkan pajak P41 juta dan P36 juta.

Dilansir dari Mb.com.ph, kasus tersebut menambah panjang daftar kasus penggelapan pajak yang diajukan ke pengadilan oleh BIR di bawah kepemimpinan Komisaris Caesar Dulay, yakni sebanyak 650 kasus. (rig)

Baca Juga: Menangkan Sengketa Pajak, Duit Apple Rp244 Triliun Siap Dikembalikan
Topik : filipina, penggelapan pajak, pengadilan, pengemplang pajak, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 15 September 2020 | 08:57 WIB
SWISS
Senin, 14 September 2020 | 17:35 WIB
MESIR
Senin, 14 September 2020 | 16:08 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 14 September 2020 | 15:49 WIB
BELGIA
berita pilihan
Minggu, 20 September 2020 | 16:01 WIB
KINERJA KEMENTERIAN KEUANGAN
Minggu, 20 September 2020 | 14:01 WIB
PROVINSI BANTEN
Minggu, 20 September 2020 | 13:01 WIB
SEMINAR ADB
Minggu, 20 September 2020 | 12:01 WIB
PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Minggu, 20 September 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 20 September 2020 | 10:01 WIB
KINERJA DITJEN PAJAK
Minggu, 20 September 2020 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL BEA CUKAI SULBAGSEL PARJIYA:
Minggu, 20 September 2020 | 08:01 WIB
KABUPATEN KARANGANYAR
Minggu, 20 September 2020 | 07:01 WIB
INSENTIF PAJAK