Berita
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Review
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:06 WIB
STATISTIK PAJAK DIGITAL
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Komunitas
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase

Cara Mengajukan Restitusi Dipercepat PPh Orang Pribadi

A+
A-
1
A+
A-
1
Cara Mengajukan Restitusi Dipercepat PPh Orang Pribadi

PROSES pengembalian kelebihan pajak atau restitusi umumnya membutuhkan waktu yang panjang. Namun, otoritas pajak dapat mempercepat waktu pengembalian kelebihan pajak dengan pertimbangan tertentu atau biasa disebut dengan restitusi dipercepat.

Istilah restitusi dipercepat adalah kata lain dari pengembalian pendahuluan. Restitusi ini diberikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, likuiditas wajib pajak, serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kemudahan berusaha.

Untuk restitusi pajak penghasilan wajib pajak badan dan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN), proses pengembalian hanya memakan waktu 2 bulan. Bahkan, untuk restitusi pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi lebih cepat sekitar 1,5 bulan.

Baca Juga: Cara Mengembalikan Nomor Seri Faktur Pajak yang Tidak Digunakan

Proses restitusi pajak tersebut terbilang cepat ketimbang restitusi umumnya atau restitusi yang melalui mekanisme pemeriksaan, yaitu paling lama 12 bulan sejak permohonan restitusi disampaikan dan dinyatakan lengkap.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mengajukan permintaan restitusi dipercepat untuk pajak penghasilan orang pribadi. Mula-mula, pastikan Anda memenuhi kriteria wajib pajak yang berhak menerima fasilitas restitusi dipercepat.

Terdapat 3 klasifikasi wajib pajak yang bisa menerima fasilitas restitusi dipercepat, antara lain wajib pajak kriteria tertentu, wajib pajak persyaratan tertentu, atau pengusaha kena pajak (PKP) berisiko rendah.

Baca Juga: Cara Atasi Kode Eror Ketika Menggunakan e-Faktur 3.0

Setelah itu, Anda melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Orang Pribadi dapat langsung ke KPP atau e-filing dengan menghitung sesuai dengan penghasilan, PTKP, bukti potong, dan kredit pajak yang ada. Apabila diketahui terjadi lebih bayar, Anda dapat mengajukan restitusi.

Setelah itu, silakan mengajukan permohonan restitusi dengan cara mengisi atau mencentang kolom Pengembalian Pendahuluan dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi. Berikut contoh untuk SPT 1770S dan SPT 1770.

Apabila permohonan diterima, Anda akan mendapatkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP). Adapun proses dari permohonan hingga penerbitan SKPPKP memakan waktu 15 hari.

Baca Juga: Cara Input Pajak Masukan pada e-Faktur 3.0

Silakan Anda untuk menyampaikan rekening dalam negeri atas nama Anda pribadi ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dengan atau tanpa surat/konfirmasi dari Kantor Pajak. Nanti, Anda menerima salinan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP).

Setelah itu, kelebihan pajak ditransfer/dicairkan melalui nomor rekening Anda. Proses dari penerbitan SKPPKP hingga pencairan akan memakan waktu 30 hari. Jika tidak diterbitkan SKPPKP, Ditjen Pajak (DJP) akan mengirimkan surat pemberitahuan paling lambat 1 bulan.

Untuk diperhatikan, bila jumlah kelebihan pembayaran pajak pada SKPPKP tidak sama dengan jumlah dalam permohonan, Anda bisa mengajukan permohonan pengembalian pendahuluan kembali atas selisihnya melalui surat tersendiri.

Baca Juga: Cara Unduh dan Instal e-SPT PPN 1107 PUT 

Namun, jika Anda tidak meminta pengembalian atas selisih kelebihan pembayaran pajak yang belum dikembalikan, Anda dapat melakukan pembetulan SPT.

Selain itu, jika Anda menyampaikan SPT Tahunan PPh yang menyatakan lebih bayar, tetapi tidak disertai permohonan pengembalian pendahuluan sehingga tidak diterbitkan SKPPKP maka akan ditindaklanjuti dengan prosedur pemeriksaan. Selesai. Semoga bermanfaat. (Bsi)

Baca Juga: Cara Lapor SPT Masa PPN Kurang Bayar pada e-Faktur 3.0 Web Based
Topik : cara mengajukan restitusi dipercepat, tips pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 09 September 2020 | 17:30 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 07 September 2020 | 16:21 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 04 September 2020 | 17:14 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 02 September 2020 | 16:54 WIB
TIPS PAJAK
berita pilihan
Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:30 WIB
BAHAMA
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020