Berita
Kamis, 24 September 2020 | 18:31 WIB
RUU CIPTA KERJA
Kamis, 24 September 2020 | 17:21 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Kamis, 24 September 2020 | 17:11 WIB
INPRES 8/2020
Kamis, 24 September 2020 | 17:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Review
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Selasa, 22 September 2020 | 09:39 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 24 September 2020 | 16:12 WIB
PENELITIAN PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 14:22 WIB
PAJAK DAERAH (17)
Rabu, 23 September 2020 | 18:42 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 17:04 WIB
TIPS FAKTUR PAJAK
Data & alat
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 15:58 WIB
STATISTIK STIMULUS FISKAL
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Boris Johnson Kini Jadi Menlu Baru

A+
A-
0
A+
A-
0
Boris Johnson Kini Jadi Menlu Baru

LONDON, DDTCNews – Perdana Menteri baru Inggris Theresa May membuat langkah tak terduga ketika menunjuk salah satu tokoh Brexit, mantan wali kota Inggris, Boris Johnson, sebagai menteri luar negeri dalam kabinetnya.

Penunjukan Boris oleh PM baru Inggris ini untuk menggantikan Philip Hammond. Tugas Boris nantinya adalah untuk memandu secara langsung proses Inggris keluar dari Uni Eropa.

“Ratu Elizabeth telah menyetujui dan memberikan dukungan atas penunjukkan Boris Johnson sebagai Menteri Luar Negeri Inggris,” demikian pernyataan kantor PM Inggris.

Baca Juga: Administrasi Pajak Berubah, Otoritas Pandu 90.000 Wajib Pajak Badan

Ini adalah jabatan publik pertama Boris, setelah menjabat wali kota London pada 2008-2016, yang di antaranya dianggap sukses menggelar Olimpiade pada 2012.

Penunjukan ini menandai kembalinya pria 52 tahun berambut acak-acakan ini ke dunia politik, setelah kariernya diperkirakan sudah habis setelah dia mengundurkan diri dari pencalonan ketua Partai Konservatif. Oleh karena itu, banyak pendapat mengatakan terpilihnya Boris sebagai Menlu Inggris menjadi satu tangga untuk kebangkitan bagi pria ini.

Karir Boris diyakini sebagian besar dibangun di atas pertumpahan darah politik menyusul voting Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Dia dipandang sebagai frontrunner bagi mantan PM Inggris David Cameron.

Baca Juga: Pelaku Usaha Ritel Desak Pemerintah Tak Ubah Kebijakan Tax Refund

Beberapa pihak mengatakan bahwa keputusan May untuk menjadikan Boris sebagai salah satu bagian dari timnya adalah sebagai upaya untuk menjamin agar Boris tetap berada dipihaknya saat ia mengarungi negosiasi yang sulit dengan Uni Eropa.

Sebagai Menteri Luar Negeri, sebagaimana dikutip The Wall Street Journal, Boris akan mengawasi setiap kebijakan luar negeri Inggris, dan akan mengawal negosiasi Inggris dengan Uni Eropa. Namun penanganannya akan dipimpin oleh David Davis sebagai Menteri Kabinet. (Amu)

Baca Juga: Mulai 2021, Pemerintah Cabut Fasilitas Tax Refund untuk Turis Asing
Topik : brexit, inggris, menlu inggris
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Kamis, 24 September 2020 | 18:31 WIB
RUU CIPTA KERJA
Kamis, 24 September 2020 | 17:21 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Kamis, 24 September 2020 | 17:11 WIB
INPRES 8/2020
Kamis, 24 September 2020 | 17:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 24 September 2020 | 16:49 WIB
PERPRES 94/2020
Kamis, 24 September 2020 | 16:15 WIB
EKOSISTEM LOGISTIK NASIONAL
Kamis, 24 September 2020 | 16:12 WIB
PENELITIAN PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 15:56 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 15:54 WIB
SWISS
Kamis, 24 September 2020 | 15:25 WIB
ADMINISTRASI PAJAK