JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah masih mematangkan rancangan program pembukaan rekening gratis secara massal beserta pemberian saldo awal senilai Rp50.000.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan persiapan program tersebut akan memakan waktu hingga 2 bulan. Namun demikian, dia menargetkan program rekening massal dapat diluncurkan pada 2026.
"[Program] yang rekening gratis masih dalam pematangan, dalam 2 bulan ini akan direalisasikan," ujarnya, dikutip pada Jumat (6/11/2026).
Airlangga menyebutkan sedikitnya ada 25,16 juta penerima manfaat yang bisa memperoleh rekening gratis dari pemerintah. Adapun anggaran awal yang dirancang untuk menjalankan program ini mencapai Rp1,28 triliun.
Sayangnya, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai mekanisme untuk menentukan jumlah dan kelompok masyarakat yang bakal menerima rekening gratis maupun jadwal peluncuran program tersebut.
"Pemerintah terus mendorong stimulus di akhir tahun, salah satunya adalah pembukaan rekening baru dengan saldo awal Rp50.000 dan targetnya 25,16 juta penduduk dewasa," kata Airlangga.
Perlu diketahui, program satu orang satu rekening menjadi salah satu bantuan pemerintah yang disiapkan sebagai stimulus ekonomi pada kuartal IV/2026. Program tersebut menyasar warga negara Indonesia (WNI) yang berusia lebih dari 17 tahun dan belum memiliki rekening bank.
Anggaran untuk menyalurkan berbagai jenis bantuan pemerintah, termasuk rekening gratis, berasal dari APBN. Adapun penerimaan pajak menjadi salah satu sumber utama APBN dengan kontribusi paling dominan, yakni sekitar 70% terhadap penerimaan negara. (dik)
