KEBIJAKAN PAJAK

Ada Insentif, Airlangga: Diskon Tarif Transportasi Bisa Redam Inflasi

[DDTCNews] Muhamad Wildan
Selasa, 03 November 2026 | 11.30 WIB
Ada Insentif, Airlangga: Diskon Tarif Transportasi Bisa Redam Inflasi
<p>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah meyakini diskon tarif transportasi umum mampu memitigasi lonjakan inflasi.

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengurangan tarif transportasi pada Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 akan mengompensasi kenaikan harga pada komponen volatile food.

"Inflasi ini disebabkan oleh volatile food, makanan dan minuman, cabai rawit, ikan segar, serta angkutan udara. Namun, kita punya program diskon menjelang Natal dan tahun baru. Jadi kenaikan itu akan kita kompensasi dengan diskon," katanya, dikutip pada Selasa (3/11/2026).

Selain memberikan diskon atas biaya transportasi, pemberian bantuan pangan beras untuk 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 30 kg pada kuartal IV/2026 juga diyakini bisa menekan laju inflasi.

"Kami gelontorkan bantuan agar daya tahan bisa terjaga. Untuk inflasi, dengan adanya bantuan sebesar 30 kilogram per keluarga itu juga bisa membantu menekan inflasi. Inflasi masih tetap dalam sasaran 2,5% ± 1%," ujar Airlangga.

Sebagai informasi, pemerintah menyiapkan beragam skema untuk menurunkan tarif tiket transportasi umum pada Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Salah satunya dengan memberikan insentif PPN DTP sebesar 100% dan pemangkasan airport tax sebesar 50%.

Pemberian PPN DTP dan pemangkasan airport tax diyakini bisa menurunkan harga tiket pesawat hingga 12%. Meski demikian, tingkat penurunan harga tiket bakal bervariasi tergantung pada rute dan jadwal penerbangan, komponen tarif, serta ketersediaan kursi.

Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tiket kereta api sebesar 30% dan diskon tiket kapal laut sebesar 30%. Untuk kapal feri, pemerintah memberikan diskon melalui pembebasan tarif jasa kepelabuhanan sebesar 100%. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.