Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Bank Mandiri Siapkan 7 Cabang di Luar Negeri

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Setelah ditunjuk sebagai bank persepsi yang menampung dana repatriasi tax amnesty, Bank Mandiri telah mempersiapkan berbagai upaya secara merata di cabang-cabangnya, termasung cabang di luar negeri.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wiroatmodjo mengatakan pihaknya telah mempersiapkan setidaknya 3 jaringan gateway yaitu perbankan, mandiri sekuritas, dan mandiri investasi. Persiapan lain pun juga sudah dirancang untuk kesuksesan jalannya program pengampunan pajak.

“Kami dari bank mandiri sudah persiapkan di sektor perbankan, sekuritas, dan investasi, juga di beberapa cabang sudah kami konfirmasi kesiapannya,” ucap Kartika kepada redaksi DDTCNews, Kamis (21/7).

Baca Juga: Soal Dana Repatriasi, Dirjen Pajak: Tidak Ada yang Mengkhawatirkan

Di bagian perbankan, Bank Mandiri menyiapkan giro dan deposit sebagai jalur awal penampungan dana repatriasi. Kemudian, dana tersebut bisa diarahkan ke investasi saham, obligasi, atau reksadana.

“Dana yang telah memasuki deposito atau giro, akan dibuat data pelaporan kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak,” ujarnya.

Hal ini dilakukan agar semua upaya yang dilakukan oleh Bank Mandiri sudah sesuai dengan aturan program pengampunan pajak dan Dirjen Pajak pun bisa melakukan pemantauan pergerakan dana nasabah.

Baca Juga: Otoritas Fiskal Desak Pencabutan Kerahasiaan Bank

“Pihak Bank Mandiri mempersiapkan 7 cabang di luar negeri, 1.460 cabang yang siap untuk dijadikan bank persepsi, 58 cabang sebagai prioritas repatriasi, dan 20 cabang dari kota-kota besar di Indonesia sebagai cabang utama layanan perpajakan,” jelas Kartika.

Persiapan internal seperti pegawai frontline pun sudah dipersiapkan secara matang. Pasalnya, pihak Bank Mandiri merasa para nasabah akan lebih nyaman datang ke kantor Bank Mandiri dibandingkan dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

“Kami berharap, akan lebih baik jika ada perwakilan dari Direktorat Jenderal Pajak yang siap membantu berjalannya program pengampunan pajak di berbagai cabang Bank Mandiri,” pungkasnya. (Amu)

Baca Juga: Apakah Dana Repatriasi Bakal Lari ke Luar Negeri? Ini Kata Pengusaha

“Kami dari bank mandiri sudah persiapkan di sektor perbankan, sekuritas, dan investasi, juga di beberapa cabang sudah kami konfirmasi kesiapannya,” ucap Kartika kepada redaksi DDTCNews, Kamis (21/7).

Baca Juga: Soal Dana Repatriasi, Dirjen Pajak: Tidak Ada yang Mengkhawatirkan

Di bagian perbankan, Bank Mandiri menyiapkan giro dan deposit sebagai jalur awal penampungan dana repatriasi. Kemudian, dana tersebut bisa diarahkan ke investasi saham, obligasi, atau reksadana.

“Dana yang telah memasuki deposito atau giro, akan dibuat data pelaporan kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak,” ujarnya.

Hal ini dilakukan agar semua upaya yang dilakukan oleh Bank Mandiri sudah sesuai dengan aturan program pengampunan pajak dan Dirjen Pajak pun bisa melakukan pemantauan pergerakan dana nasabah.

Baca Juga: Otoritas Fiskal Desak Pencabutan Kerahasiaan Bank

“Pihak Bank Mandiri mempersiapkan 7 cabang di luar negeri, 1.460 cabang yang siap untuk dijadikan bank persepsi, 58 cabang sebagai prioritas repatriasi, dan 20 cabang dari kota-kota besar di Indonesia sebagai cabang utama layanan perpajakan,” jelas Kartika.

Persiapan internal seperti pegawai frontline pun sudah dipersiapkan secara matang. Pasalnya, pihak Bank Mandiri merasa para nasabah akan lebih nyaman datang ke kantor Bank Mandiri dibandingkan dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

“Kami berharap, akan lebih baik jika ada perwakilan dari Direktorat Jenderal Pajak yang siap membantu berjalannya program pengampunan pajak di berbagai cabang Bank Mandiri,” pungkasnya. (Amu)

Baca Juga: Apakah Dana Repatriasi Bakal Lari ke Luar Negeri? Ini Kata Pengusaha
Topik : tax amnesty, dana repatriasi, bank mandiri
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 21 Juni 2016 | 16:31 WIB
RUU PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 10:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK 2017
Kamis, 14 Juli 2016 | 13:25 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 14:58 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
berita pilihan
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 08 Juli 2019 | 18:02 WIB
TRANSFER PRICING
Rabu, 02 Oktober 2019 | 19:10 WIB
REFORMASI PAJAK
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:39 WIB
TATA PEMERINTAHAN
Sabtu, 24 September 2016 | 12:03 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Jum'at, 23 Desember 2016 | 10:15 WIB
PENAGIHAN PAJAK
Senin, 29 Oktober 2018 | 09:54 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 09 Januari 2017 | 17:06 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:52 WIB
KANWIL DJP YOGYAKARTA
Kamis, 22 September 2016 | 12:01 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK