Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

World Bank Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,4% Tahun Ini

A+
A-
2
A+
A-
2
World Bank Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,4% Tahun Ini

Lead Economist World Bank Indonesia and Timor Leste Habib Rab saat memberikan paparan dalam webinar Indonesia Economic Prospects (IEP) bertajuk June 2021: Boosting the Recovery, Kamis (17/6/2021).

JAKARTA, DDTCNews – World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 4,4% pada tahun ini seiring dengan membaiknya konsumsi domestik dan ekonomi global yang makin pulih.

Lead Economist World Bank Indonesia and Timor Leste Habib Rab mengatakan kondisi ekonomi Indonesia saat ini tengah menghadapi banyak downside risk atau risiko yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi.

"Tantangan pertama adalah kebijakan untuk menang dalam melawan penyebaran Covid-19," katanya dalam webinar Indonesia Economic Prospects (IEP) bertajuk June 2021: Boosting the Recovery, Kamis (17/6/2021).

Baca Juga: ASN Sektor Nonesensial WFH 100%, Tjahjo Terbitkan Surat Edaran

Selain itu, lanjut Rab, risiko juga dapat muncul jika kondisi sektor finansial global belum mendukung pemulihan ekonomi dan reformasi yang dibutuhkan. Dia menilai arus modal yang masuk ke Indonesia cukup penting untuk mendukung reformasi tersebut.

Dia menambahkan inflasi juga perlu dijaga untuk tetap rendah sehingga otoritas moneter memiliki justifikasi untuk tetap menahan suku bunga. Bila suku bunga bisa dijaga rendah, biaya utang atau cost of borrowing untuk pendanaan defisit anggaran juga dapat dijaga rendah.

"Kalau dilaksanakan dengan baik, itu bisa mempercepat pemulihan. Apabila tidak, justru malah memperlambat [pemulihan]," ujarnya.

Baca Juga: PBB Tunjuk 25 Anggota Baru UN Tax Committee, Ada Perwakilan Indonesia

Bila vaksinasi berjalan lambat dan situasi finansial global kurang mendukung, Rab memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sebesar 2,1% pada tahun ini. (rig)

Topik : world bank, proyeksi pertumbuhan ekonomi, pandemi Covid-19, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 26 Juli 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Aktivitas Impor Membaik, DJP Sebut Restitusi Pajak Tumbuh 16%

Minggu, 25 Juli 2021 | 22:37 WIB
SE-16/PP/2021

Pengadilan Pajak Terbitkan Pedoman Baru Penyesuaian Pelaksanaan Sidang

Minggu, 25 Juli 2021 | 19:41 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Ini Penjelasan Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus 2021

berita pilihan

Rabu, 28 Juli 2021 | 13:00 WIB
RESENSI JURNAL

Menilik Kebijakan Insentif Pajak China dalam Hadapi Pandemi Covid-19

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:50 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

IMF Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ini Respons BKF

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:00 WIB
SURAT EDARAN MENTERI PAN-RB 16/2021

ASN Sektor Nonesensial WFH 100%, Tjahjo Terbitkan Surat Edaran

Rabu, 28 Juli 2021 | 10:30 WIB
KANWIL DJP JAKARTA KHUSUS

Ratusan Wajib Pajak Diperiksa, DJP Adakan Edukasi e-Objection

Rabu, 28 Juli 2021 | 10:17 WIB
INSENTIF PAJAK

Lewat Instagram, Sri Mulyani: Ayo Segera Manfaatkan Insentif Pajak

Rabu, 28 Juli 2021 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

PBB Tunjuk 25 Anggota Baru UN Tax Committee, Ada Perwakilan Indonesia

Rabu, 28 Juli 2021 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

5 PMK Tarif Preferensi Dirilis, DJBC Harap Kinerja Ekspor Meningkat

Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021

Rupiah Berbalik Melemah Terhadap Dolar AS