Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Wajib Pajak Strategis Bisa Turun Level Jadi WP Biasa, Begini Caranya

A+
A-
2
A+
A-
2
Wajib Pajak Strategis Bisa Turun Level Jadi WP Biasa, Begini Caranya

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Wajib pajak yang ditetapkan sebagai wajib pajak strategis dapat turun level menjadi wajib pajak lainnya bila kondisi usaha yang dijalankan mengalami penurunan.

Hal ini berlaku khususnya terhadap wajib pajak strategis yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama.

"Wajib pajak strategis yang dapat diusulkan untuk diubah statusnya menjadi wajib pajak lainnya ... antara lain ... wajib pajak mengalami penurunan usaha," bunyi Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-05/PJ/2022, dikutip Jumat (13/5/2022).

Baca Juga: PPS Sisa 5 Hari, Deklarasi Harta Luar Negeri Melejit ke Rp31,7 Triliun

Adapun wajib pajak strategis dipandang mengalami penurunan usaha bila mengalami penurunan usaha sebesar 50% peredaran usaha selama 2 tahun berturut-turut.

Sebelum turun level sebagai wajib pajak lainnya, wajib pajak yang dimaksud harus sudah dilakukan penelitian komprehensif untuk 2 tahun pajak terakhir dan tidak sedang atau telah dilakukan pemeriksaan atas seluruh jenis pajak.

Untuk diketahui, wajib pajak strategis adalah wajib pajak yang terdaftar di Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, Kanwil DJP, Jakarta Khusus, KPP Madya, dan wajib pajak NPWP pusat yang berkontribusi besar terhadap penerimaan KPP Pratama.

Baca Juga: Pengawasan akan Makin Kencang Pasca-PPS! WP Badan UMKM Perlu Ingat Ini

Wajib pajak strategis, khususnya yang berada di KPP Pratama, ditetapkan oleh kanwil DJP setiap awal tahun berdasarkan usulan dari KPP Pratama.

Setelah penyampaian SPT Tahunan, KPP mulai melakukan penelitian komprehensif terhadap kepatuhan material wajib pajak strategis.

Adapun yang dimaksud penelitian komprehensif adalah penelitian kepatuhan material terhadap wajib pajak strategis atas seluruh jenis pajak dengan melibatkan supervisor fungsional pemeriksa untuk tahun pajak sebelum tahun pajak berjalan. (sap)

Baca Juga: Wajib Pajak Penuhi Kebijakan II tapi Tak Ikut PPS? Simak Risikonya

Topik : wajib pajak strategis, Ditjen Pajak, NPWP, KPP, SPT Tahunan

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 22 Juni 2022 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

DJP Sebut Opsi Pembetulan SPT Tetap Ada, tapi Ikut PPS Lebih Mudah

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:39 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Imbau Wajib Pajak Ikut PPS, DJP: Banyak Data yang Masuk dan Valid

Selasa, 21 Juni 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA SINGKAWANG

Tindaklanjuti Permohonan WP, Pegawai Pajak Kunjungi Beberapa Toko Emas

berita pilihan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:30 WIB
KPP PRATAMA ENDE

Batas Akhir PPS Makin Dekat, Kantor Pajak Ramai-Ramai Jemput Bola

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Wah! 25% Ekspat AS Pertimbangkan Lepas Kewarganegaraan Gara-Gara Pajak

Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:00 WIB
KABUPATEN PANGANDARAN

Pemutihan Pajak Cuma Sampai September, WP Diimbau Segara Manfaatkan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

PPS Sisa 5 Hari, Deklarasi Harta Luar Negeri Melejit ke Rp31,7 Triliun

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:01 WIB
LAPORAN DARI BELANDA

Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN

Ketentuan Bea Masuk Pembalasan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:45 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Tarif Bea Keluar Atas CPO Naik, Penerimaan Diyakini Ikut Melesat