Review
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP PAPUA DAN MALUKU ARRIDEL MINDRA:
Fokus
Data & Alat
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Reportase
Perpajakan.id

Wah, Setoran Pendapatan Asli Daerah Sudah Lebih dari Target

A+
A-
1
A+
A-
1
Wah, Setoran Pendapatan Asli Daerah Sudah Lebih dari Target

Ilustrasi.

SLEMAN, DDTCNews – Pemkab Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang sudah melampaui target dalam APBD Perubahan 2020.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan realisasi PAD saat memasuki pertengahan Desember 2020 sudah mencapai Rp724,4 miliar. Jumlah setoran PAD tersebut melampaui target dalam APBD Perubahan senilai Rp676,7 miliar atau surplus sekitar Rp47,8 miliar.

"Meskipun dilanda pandemi Covid-19, capaian pendapatan asli daerah (PAD) Sleman sebesar 107% dari target setelah perubahan," katanya, dikutip pada Senin (21/12/2020).

Baca Juga: DJP dan DJBC Awasi Bersama Wajib Pajak Sektor Usaha Ini

Sri Purnomo menyampaikan target PAD disesuaikan dengan kondisi pandemi yang ikut menekan kegiatan ekonomi di DIY. Pada APBD murni, target PAD 2020 ditetapkan senilai Rp944,4 miliar. Namun, target itu kemudian diturunkan menjadi Rp676,7 miliar pada APBD Perubahan.

Dia menjelaskan setoran pajak daerah menjadi komponen utama yang menopang PAD Sleman dengan realisasi penerimaan senilai Rp461,5 miliar. Sementara itu, kontribusi selanjutnya datang dari realisasi penerimaan retribusi daerah yang mencapai Rp36,5 miliar.

"Capaian PAD melebihi target. Paling banyak bersumber dari pajak daerah sejumlah Rp461,56 miliar. Selain itu, retribusi daerah menyumbang perolehan Rp36,57 miliar. Ini patut disyukuri," terangnya.

Baca Juga: Tunggak Pajak Miliaran Rupiah, Direktur Perusahaan Kena Gijzeling DJP

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Haris Sutarta mengatakan pemkab pada akhir tahun tidak hanya mengamankan target PAD, tapi juga mengoptimalkan serapan belanja. Dia menerangkan salah satu yang menjadi perhatian adalah penyerapan belanja penanganan pandemi Covid-19 yang senilai Rp250 miliar.

Sampai dengan pertengahan Desember 2020, serapan belanja penanganan Covid-19 mencapai Rp116,3 miliar. Dia memerinci realisasi belanja untuk penanganan dampak pandemi bidang ekonomi senilai Rp53,9 miliar dan total pagu anggaran Rp55,1 miliar.

Kemudian, realisasi belanja untuk keperluan jaring pengaman sosial senilai Rp20,5 miliar dari pagu anggaran Rp41 miliar. Adapun serapan dana penanganan pandemi untuk sektor kesehatan senilai Rp41,8 miliar dari total pagu yang disiapkan senilai Rp77,3 miliar.

Baca Juga: Optimalkan PAD, Airlangga Sebut TP2DD Sudah Terbentuk di 110 Daerah

Haris menambahkan untuk APBD 2021, Pemkab Sleman masih memprioritaskan pagu belanja pada sektor kesehatan. Menurutnya, pagu belanja sektor kesehatan tidak akan berbeda jauh dari APBD Perubahan 2020 yang senilai Rp250 miliar.

"Yang jelas hampir sama dengan tahun ini. Prioritas untuk sejumlah program kesehatan," ungkapnya seperti dilansir harianjogja.com. (kaw)

Baca Juga: Punya Peran Penting, Begini Pesan Ketua KPK ke Pegawai Kemenkeu
Topik : Kabupaten Sleman, DIY, Yogyakarta, pendapatan asli daerah, APBD
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 04 Februari 2021 | 17:30 WIB
DI YOGYAKARTA
Kamis, 04 Februari 2021 | 09:53 WIB
KOTA YOGYAKARTA
Rabu, 03 Februari 2021 | 12:00 WIB
KOTA BENGKULU
Senin, 01 Februari 2021 | 20:10 WIB
KABUPATEN BANYUWANGI
berita pilihan
Selasa, 20 April 2021 | 16:52 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 16:01 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Selasa, 20 April 2021 | 15:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 15:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 15:03 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 20 April 2021 | 14:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 14:36 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 14:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL