Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Tunggakan Pajak Kendaraan Plat Merah Diburu

0
0

UPTD Kotamobagu, Dispenda Provinsi Sulsel. (Foto: Bolmora.com)

KOTAMOBAGU, DDTCNews – Upaya Samsat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) nyatanya sedikit terganjal akibat pihak jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu yang belum melunasi kewajibannya untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kepala Seksi Pajak Dispenda Kotamobagu Oldy J. Slata mengatakan awalnya terdapat sekitar 32 kendaraan plat merah yang belum lunasi tunggakan pajakanya. Kepada dinas-dinas tersebut, pihak Samsat telah mengirimkan surat pemberitahuan untuk memperingatkan para penunggak pajak kendaraan untuk segera membayar pajaknya.

“Upaya ini kami lakukan bertujuan untuk meningkatkan PAD Kota Kotamobagu. Dari 32 kendaraan dinas penunggak pajak yang diberikan surat pemberitahuan, tinggal tersisa 9 unit kendaraan bermotor plat merah dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang belum melunasi pajaknya,” ujarnya, Kamis (8/9).

Baca Juga: Bekasi akan Terapkan Prepaid Tax, Apa Itu?

Oldy menyebutkan berbagai pengakuan disampaikan para penunggak pajak, banyak yang lupa dan ada juga yang belum memiliki uang untuk membayar tunggakan pajak tersebut. Namun ada juga yang berterima kasih karena diingatkan dengan dikirimkannya surat pemberitahuan.

“Ada yang langsung membayar kewajibannya, tapi ada juga yang masih beralasan belum punya uang,” katanya.

Untuk itu, seperti dilansir dalam bolomra.com, Oldy menegaskan bagi pengendara kendaraan bermotor plat merah agar taat pajak, bayar tepat waktu dan menghindari tunggakan.

Baca Juga: Dana Perimbangan Masih Sokong 73% Pendapatan Kabupaten Ini

Hal itu dilakukan agar di saat BPK turun memeriksa tidak akan menjadi temuan. Terlebih dengan adanya program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut saat ini mengenai kesadaran pajak di masing-masing daerah.

“Jika kita ingin mengacu ke aturan, seharusnya jika ada pengguna kendaraan plat merah yang menunggak maka yang bersangkutan tidak dapat menggunakan kendaraan tersebut. Kami dari pihak Samsat berharap, untuk meningkatkan PAD Kotamobagu, para pengguna kendaraan tersebut taat dan penuhi semua kewajiban yang berlaku,” imbuhnya. (Amu)

Baca Juga: Pembayaran PBB Lewat Minimarket Dapat Respons Positif

“Upaya ini kami lakukan bertujuan untuk meningkatkan PAD Kota Kotamobagu. Dari 32 kendaraan dinas penunggak pajak yang diberikan surat pemberitahuan, tinggal tersisa 9 unit kendaraan bermotor plat merah dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang belum melunasi pajaknya,” ujarnya, Kamis (8/9).

Baca Juga: Bekasi akan Terapkan Prepaid Tax, Apa Itu?

Oldy menyebutkan berbagai pengakuan disampaikan para penunggak pajak, banyak yang lupa dan ada juga yang belum memiliki uang untuk membayar tunggakan pajak tersebut. Namun ada juga yang berterima kasih karena diingatkan dengan dikirimkannya surat pemberitahuan.

“Ada yang langsung membayar kewajibannya, tapi ada juga yang masih beralasan belum punya uang,” katanya.

Untuk itu, seperti dilansir dalam bolomra.com, Oldy menegaskan bagi pengendara kendaraan bermotor plat merah agar taat pajak, bayar tepat waktu dan menghindari tunggakan.

Baca Juga: Dana Perimbangan Masih Sokong 73% Pendapatan Kabupaten Ini

Hal itu dilakukan agar di saat BPK turun memeriksa tidak akan menjadi temuan. Terlebih dengan adanya program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut saat ini mengenai kesadaran pajak di masing-masing daerah.

“Jika kita ingin mengacu ke aturan, seharusnya jika ada pengguna kendaraan plat merah yang menunggak maka yang bersangkutan tidak dapat menggunakan kendaraan tersebut. Kami dari pihak Samsat berharap, untuk meningkatkan PAD Kotamobagu, para pengguna kendaraan tersebut taat dan penuhi semua kewajiban yang berlaku,” imbuhnya. (Amu)

Baca Juga: Pembayaran PBB Lewat Minimarket Dapat Respons Positif
Topik : pajak daerah, pajak kendaraan bermotor, kotamobagu
Komentar
Dapatkan hadiah berupa merchandise DDTCNews masing-masing senilai Rp250.000 yang diberikan kepada dua orang pemenang. Redaksi akan memilih pemenang setiap dua minggu sekali, dengan berkomentar di artikel ini! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 24 Oktober 2016 | 09:59 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:42 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 23 November 2018 | 14:32 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:03 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
berita pilihan
Senin, 24 Oktober 2016 | 09:59 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 23 November 2018 | 14:32 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:03 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:29 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 16:15 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 17:04 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 17:54 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 27 April 2018 | 14:40 WIB
TANGERANG SELATAN
Kamis, 25 April 2019 | 15:30 WIB
SUMATRA UTARA
Rabu, 07 September 2016 | 21:01 WIB
SUMATERA UTARA