Fokus
Literasi
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Reportase

Tren Pertukaran Informasi Rekening Keuangan Lewat AEOI secara Global

A+
A-
1
A+
A-
1
Tren Pertukaran Informasi Rekening Keuangan Lewat AEOI secara Global

SUATU yurisdiksi memerlukan basis data dan informasi yang mumpuni dalam mendukung upaya optimalisasi penerimaan pajak, sekaligus melakukan pencegahan praktik-praktik penghindaran dan pengelakan pajak.

Tanpa basis data yang kuat, sangat sulit bagi otoritas pajak mengecek kebenaran nilai penghasilan yang diungkap wajib pajak dalam SPT dan pajak yang dibayar. Keperluan untuk memperkuat basis data sudah dirasakan oleh otoritas pajak di hampir seluruh yurisdiksi di dunia.

Sejak 2009, negara-negara G-20 telah menyatakan komitmennya untuk mengakhiri kerahasiaan data perbankan untuk kepentingan perpajakan.

Baca Juga: Catat! DJP Punya Satgas Khusus untuk Bina dan Awasi Kepatuhan UMKM

Pada 2014, G-20 mendukung implementasi automatic exchange of information (AEOI). Sebagai tindak lanjut, seluruh negara anggota Global Forum diminta untuk mulai mengimplementasikan AEOI pada 2017 atau 2018.

Melalui AEOI, otoritas pajak pada setiap yurisdiksi saling mempertukarkan data rekening keuangan milik wajib pajak secara otomatis setiap tahun. Berikut tren pertukaran informasi rekening keuangan secara global dalam 5 tahun terakhir.


Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Tantangan Kemenkeu Kelola APBN Ketika Pandemi

Pada 2021, tercatat 111 juta rekening keuangan dipertukarkan oleh yurisdiksi-yurisdiksi yang sudah mengimplementasikan AEOI. Nilai aset dalam 111 juta rekening keuangan tersebut mencapai EUR11 triliun atau kurang lebih senilai Rp169.057 triliun.

Jumlah informasi rekening keuangan yang dipertukarkan tersebut melonjak tajam ketimbang realisasi pada 2017 yang hanya 11 juta rekening. Begitu juga dengan nilai aset yang tersimpan dalam rekening-rekening yang hanya senilai EUR1,1 triliun.

Lonjakan tersebut juga tidak terlepas dari meningkatnya jumlah yurisdiksi yang menerapkan AEOI dan mulai mempertukarkan informasi keuangan secara otomatis.

Baca Juga: Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T

Pada 2017, hanya 48 yurisdiksi yang sudah mempertukarkan data rekening keuangan melalui AEOI. Selang tiga tahun, jumlah yurisdiksi yang terlibat dalam pertukaran informasi rekening keuangan meningkat menjadi 102 yurisdiksi.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Global Forum, sebanyak 90% yurisdiksi mengeklaim telah menggunakan data dari AEOI untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan baik melalui pemeriksaan maupun melalui pemberian imbauan.

Ke depan, Global Forum tetap terus berupaya untuk meningkatkan manfaat dari implementasi AEOI. Proses peer review AEOI akan terus disempurnakan demi menciptakan implementasi AEOI yang lebih efektif di setiap yurisdiksi. (rig)

Baca Juga: Suami Meninggal, Bagaimana NPWP & Tunggakan Pajaknya? Begini Kata DJP

Topik : narasi data, statistik pajak, AEOI, pajak, pertukaran informasi, rekening keuangan

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA LAMONGAN

Petugas KPP Datangi Desa Gelap, Jaring Data Calon Wajib Pajak Baru

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:21 WIB
PER-30/PJ/2009

Hibah Bapak ke Anak Kandung Bukan Objek PPh, tapi Perlu Permohonan SKB

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:00 WIB
PER-03/PJ/2022

Ingat! NIK Pembeli Sudah Bisa Dicantumkan dalam Faktur Pajak

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:37 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pindah Alamat di KPP yang Berbeda? Wajib Pajak Perlu Tahu Ini

berita pilihan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BKF Proyeksi Inflasi Masih Akan Tinggi pada 1-2 Bulan ke Depan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! DJP Punya Satgas Khusus untuk Bina dan Awasi Kepatuhan UMKM

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Ungkap Tantangan Kemenkeu Kelola APBN Ketika Pandemi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Tak Sesuai Standar, Kemendag Amankan Produk Baja Impor Rp41,6 Miliar

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Suami Meninggal, Bagaimana NPWP & Tunggakan Pajaknya? Begini Kata DJP

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Ingin Isu Pajak Masuk dalam Pendidikan Kewarganegaraan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KABUPATEN BLORA

Tunggakan Pajak Motor Daerah Ini Tembus Rp12 M, Mayoritas karena Lupa

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:30 WIB
PER-03/PJ/2022

Faktur Pajak Dinyatakan Terlambat Dibuat, Begini Konsekuensinya

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:11 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pengumuman! 3 Aplikasi DJP Tidak Bisa Diakses Sementara Sore Ini