Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 09 NOVEMBER - 15 NOVEMBER 2022
Rabu, 02 November 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 02 NOVEMBER - 08 NOVEMBER 2022
Reportase

Tren Pertukaran Informasi Rekening Keuangan Lewat AEOI secara Global

A+
A-
1
A+
A-
1
Tren Pertukaran Informasi Rekening Keuangan Lewat AEOI secara Global

SUATU yurisdiksi memerlukan basis data dan informasi yang mumpuni dalam mendukung upaya optimalisasi penerimaan pajak, sekaligus melakukan pencegahan praktik-praktik penghindaran dan pengelakan pajak.

Tanpa basis data yang kuat, sangat sulit bagi otoritas pajak mengecek kebenaran nilai penghasilan yang diungkap wajib pajak dalam SPT dan pajak yang dibayar. Keperluan untuk memperkuat basis data sudah dirasakan oleh otoritas pajak di hampir seluruh yurisdiksi di dunia.

Sejak 2009, negara-negara G-20 telah menyatakan komitmennya untuk mengakhiri kerahasiaan data perbankan untuk kepentingan perpajakan.

Baca Juga: Pakai PPh Final UMKM, Perhatikan Status Perpajakan Suami Istri PH-MT

Pada 2014, G-20 mendukung implementasi automatic exchange of information (AEOI). Sebagai tindak lanjut, seluruh negara anggota Global Forum diminta untuk mulai mengimplementasikan AEOI pada 2017 atau 2018.

Melalui AEOI, otoritas pajak pada setiap yurisdiksi saling mempertukarkan data rekening keuangan milik wajib pajak secara otomatis setiap tahun. Berikut tren pertukaran informasi rekening keuangan secara global dalam 5 tahun terakhir.


Baca Juga: DJP Ingatkan Lagi, Nama NPWP Cabang Harus Sama Dengan Pusat

Pada 2021, tercatat 111 juta rekening keuangan dipertukarkan oleh yurisdiksi-yurisdiksi yang sudah mengimplementasikan AEOI. Nilai aset dalam 111 juta rekening keuangan tersebut mencapai EUR11 triliun atau kurang lebih senilai Rp169.057 triliun.

Jumlah informasi rekening keuangan yang dipertukarkan tersebut melonjak tajam ketimbang realisasi pada 2017 yang hanya 11 juta rekening. Begitu juga dengan nilai aset yang tersimpan dalam rekening-rekening yang hanya senilai EUR1,1 triliun.

Lonjakan tersebut juga tidak terlepas dari meningkatnya jumlah yurisdiksi yang menerapkan AEOI dan mulai mempertukarkan informasi keuangan secara otomatis.

Baca Juga: Ingat! Jika Sudah Pakai Pembukuan, Tak Bisa Kembali Gunakan Pencatatan

Pada 2017, hanya 48 yurisdiksi yang sudah mempertukarkan data rekening keuangan melalui AEOI. Selang tiga tahun, jumlah yurisdiksi yang terlibat dalam pertukaran informasi rekening keuangan meningkat menjadi 102 yurisdiksi.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Global Forum, sebanyak 90% yurisdiksi mengeklaim telah menggunakan data dari AEOI untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan baik melalui pemeriksaan maupun melalui pemberian imbauan.

Ke depan, Global Forum tetap terus berupaya untuk meningkatkan manfaat dari implementasi AEOI. Proses peer review AEOI akan terus disempurnakan demi menciptakan implementasi AEOI yang lebih efektif di setiap yurisdiksi. (rig)

Baca Juga: Biar Orang Mau Balik Nama, Provinsi Diminta Hapus BBNKB Mobil Bekas

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : narasi data, statistik pajak, AEOI, pajak, pertukaran informasi, rekening keuangan

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 25 November 2022 | 16:36 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Beri Kemudahan, Ini Ketentuan Pemindahbukuan Pakai e-Pbk DJP Online

Jum'at, 25 November 2022 | 16:30 WIB
KINERJA FISKAL

Realisasi Sudah Sentuh 98,9%, Menkeu: Kinerja PNBP akan Lampaui Target

Jum'at, 25 November 2022 | 16:15 WIB
EDUKASI PAJAK

Butuh Artikel Panduan Pajak Berbahasa Inggris? Akses Perpajakan ID

Jum'at, 25 November 2022 | 16:00 WIB
TIPS METERAI

Cara Refund Kuota Meterai Elektronik

berita pilihan

Sabtu, 26 November 2022 | 15:00 WIB
PP 23/2018

Pakai PPh Final UMKM, Perhatikan Status Perpajakan Suami Istri PH-MT

Sabtu, 26 November 2022 | 14:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Ingatkan Lagi, Nama NPWP Cabang Harus Sama Dengan Pusat

Sabtu, 26 November 2022 | 13:00 WIB
PMK 54/2021

Ingat! Jika Sudah Pakai Pembukuan, Tak Bisa Kembali Gunakan Pencatatan

Sabtu, 26 November 2022 | 12:30 WIB
PENGAWASAN KEPABEANAN DAN CUKAI

Periksa Kapal Pesiar Masuk Wilayah RI, Bea Cukai Lakukan Boatzoeking

Sabtu, 26 November 2022 | 12:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Tarif CHT 2023 Naik, DJBC Antisipasi Industri Rokok Borong Pita Cukai

Sabtu, 26 November 2022 | 11:30 WIB
PAJAK DAERAH

Biar Orang Mau Balik Nama, Provinsi Diminta Hapus BBNKB Mobil Bekas

Sabtu, 26 November 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Tata Cara Pengajuan Permohonan Penetapan Tarif Bea Masuk USDFS

Sabtu, 26 November 2022 | 10:30 WIB
PER-04/PJ/2020

Data Alamat NPWP Berubah, Masih Perlu Cetak SPPKP? Ini Penjelasan DJP

Sabtu, 26 November 2022 | 10:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Waduh! Libatkan 14 Perusahaan, Bos Tekstil Bikin Faktur Pajak Fiktif

Sabtu, 26 November 2022 | 09:30 WIB
SELEBRITAS

Tak Cuma Soleh, Ini Sederet Kucing yang 'Diangkat' Jadi Pegawai DJP