Review
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:37 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:30 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 14 Juli 2020 | 14:35 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP HESTU YOGA SAKSAMA:
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & alat
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:10 WIB
KURS PAJAK 15 JULI - 21 JULI 2020
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase

Setoran Pajak Sarang Burung Walet Terjun Bebas

A+
A-
1
A+
A-
1
Setoran Pajak Sarang Burung Walet Terjun Bebas

BANJARMASIN, DDTCNews – Setoran pajak sarang burung Walet terancam tidak memenuhi target tahun ini. Hingga bulan Desember, realiasasi penerimaan pajak dari sektor ini masih sangat minim.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin Subhan Noor Yaumil mengatakan bukan hanya setoran pajak sarang burung walet yang belum memenuhi target. Sejumlah instrumen pajak juga mengalami hal serupa.

“Pajak sarang burung walet yang penerimaannya baru mencapai Rp200 juta dari target Rp 1,3 miliar,” katanya, Rabu (20/12).

Baca Juga: Susah Tagih Tunggakan Pajak Rp1,4 Triliun, Gubernur Minta Tolong KPK

Selain pajak sarang burung Walet yang belum memenuhi target penerimaan, sektor pajak hiburan malam juga mengalami hal yang sama. Menurutnya, kegiatan hiburan malam sepi peminat tahun ini bahkan ada beberapa yang gulung tikar.

“Beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) tutup. Selain itu biliar tak seramai dulu. Target PAD dari pajak hiburan juga belum tercapai,” ujar Subhan.

Dilansir kalsel.prokal.co, dia merinci bahwa target penerimaan dari pajak hiburan sudah direvisi dalam APBD-Perubahan. Namun, tetap saja belum memenuhi target penerimaan hingga penghujung tahun 2017. Dalam APBD murni, setoran pajak hiburan dipatok sebesar Rp14,3 miliar. Jumlah target setoran itu kemudian diturunkan menjadi Rp12,8 miliar pada APBD Perubahan 2017.

Baca Juga: Tunggakan Pajak Lebih Dari Rp2 Miliar, Sebagian Berpotensi Diputihkan

Meskipun terdapat setoran pajak yang belum tercapai, namun lain halnya dengan setoran pajak restoran dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Kedua instrumen pendapatan asli daerah itu mencatat kenaikan setoran dari tahun sebelumnya.

“Pajak restoran meningkat karena banyaknya orang berkunjung ke Banjarmasin, per November sudah terkumpul Rp37 miliar padahal tahun lalu penerimaan sebesar Rp30 miliar. BPHTB juga naik dua kali lipat dari Rp17 miliar tahun lalu menjadi Rp34 miliar,” tandasnya. (Amu)

Baca Juga: Deadline Pembayaran Pajak PBB Diundur Dua Bulan
Topik : pajak daerah, pajak sarang burung walet, kota banjarmasin
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 06 Juli 2020 | 15:59 WIB
KABUPATEN LOMBOK UTARA
Senin, 06 Juli 2020 | 13:19 WIB
PAJAK DAERAH (6)
Senin, 06 Juli 2020 | 11:04 WIB
KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Senin, 06 Juli 2020 | 10:40 WIB
DKI JAKARTA
berita pilihan
Rabu, 15 Juli 2020 | 15:29 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Rabu, 15 Juli 2020 | 15:25 WIB
KINERJA EKSPOR IMPOR
Rabu, 15 Juli 2020 | 15:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 15 Juli 2020 | 14:48 WIB
LHP KEPATUHAN 2019
Rabu, 15 Juli 2020 | 14:05 WIB
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Rabu, 15 Juli 2020 | 13:50 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 15 Juli 2020 | 13:23 WIB
KEPABEANAN
Rabu, 15 Juli 2020 | 12:26 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 15 Juli 2020 | 11:45 WIB
INFOGRAFIS PAJAK