Fokus
Data & Alat
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 09 NOVEMBER - 15 NOVEMBER 2022
Reportase

Rupiah Bergerak Dinamis, Lanjutkan Penguatan Terhadap Dolar AS

A+
A-
0
A+
A-
0
Rupiah Bergerak Dinamis, Lanjutkan Penguatan Terhadap Dolar AS

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Rupiah bergerak dinamis untuk patokan pelunasan pajak (kurs beli) terhadap mata uang negara mitra yang berlaku sepekan ke depan.

Mata uang Garuda masih melanjutkan tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Nilai kurs pajak untuk setiap US$1 ditetapkan senilai Rp15.611 atau turun dari posisi pekan lalu yang berada di angka Rp15.645 per dolar AS.

Sementara itu, rupiah masih melemah terhadap dolar Australia. Nilai kurs pajak ditetapkan senilai Rp10.476,7 per dolar Australia atau naik signifikan dibandingkan posisi minggu lalu yang berada pada angka Rp10.243,90 per dolar Australia.

Baca Juga: WP Non-Efektif Ingin Lakukan Perubahan Data? Aktifkan Dulu NPWP-nya

Selanjutnya, nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Jiran ditetapkan senilai Rp3.423,36 per ringgit Malaysia. Kurs pajak tersebut tercatat naik dibandingkan posisi minggu lalu yang bertengger pada angka Rp3.330,37 per ringgit Malaysia.

Rupiah juga masih tertekan terhadap dolar Singapura. Nilai kurs pajak ditetapkan senilai Rp11.372,37 per dolar Singapura atau naik dari posisi minggu lalu yang berada pada angka Rp11.244,74 per dolar Singapura.

Adapun nilai kurs pajak untuk setiap €1 ditetapkan senilai Rp16.159,26. Kurs pajak terhadap mata uang zona Eropa tersebut terpantau naik signifikan dibandingkan posisi pekan lalu yang berada pada angka Rp15.851,62 per euro.

Baca Juga: Konfirmasi Soal Omzet, Petugas Pajak Kunjungi Pabrik Roti

Kurs pajak ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 61/KM.10/2022. Kurs ini digunakan untuk pelunasan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan bea masuk.

Berikut kurs pajak periode 23 November 2022 - 29 November 2022selengkapnya:

No Mata Uang Nilai Perubahan
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 15.611,00 -34,00
2 Dolar Australia (AUD) 10.476,76 232,86
3 Dolar Kanada (CAD) 11.715,12 47,91
4 Kroner Denmark (DKK) 2.172,46 41,68
5 Dolar Hongkong (HKD) 1.994,80 0,81
6 Ringgit Malaysia (MYR) 3.423,36 92,99
7 Dolar Selandia Baru (NZD) 9.578,54 221,07
8 Kroner Norwegia (NOK) 1.550,68 12,50
9 Poundsterling Inggris (GBP) 18.510,50 374,42
10 Dolar Singapura (SGD) 11.372,37 127,63
11 Kroner Swedia (SEK) 1.481,13 17,22
12 Franc Swiss (CHF) 16.471,53 389,62
13 Yen Jepang (JPY) 11.162,40 276,33
14 Kyat Myanmar (MMK) 7,43 -0,03
15 Rupee India (INR) 191,77 -0,21
16 Dinar Kuwait (KWD) 50.694,55 52,19
17 Rupee Pakistan (PKR) 70,13 -0,44
18 Peso Philipina (PHP) 272,43 3,02
19 Riyal Saudi Arabia (SAR) 4.153,25 -8,22
20 Rupee Sri Lanka (LKR) 42,50 -0,15
21 Bath Thailand (THB) 436,46 12,23
22 Dolar Brunei Darussalam (BND) 11.363,89 115,73
23 Euro Euro (EUR) 16.159,26 307,64
24 Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) 2.200,38 26,17
25 Won Korea (KRW) 11,74 0,32

Note: untuk JPY adalah Nilai Rupiah per 100

Baca Juga: Patuhi UU HKPD, Samarinda Bakal Atur Seluruh Jenis Pajak dalam 1 Perda

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : kurs pajak, pajak, valuta asing, PPN, PPnBM, rupiah, ringgit Malaysia, dolar AS, euro, dolar Australia

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 30 November 2022 | 09:39 WIB
KABUPATEN SUMEDANG

Wah! Bapenda Sumedang Minta Bantuan Kejaksaan Tagih Tunggakan PBB

Rabu, 30 November 2022 | 08:47 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

DJP Lanjutkan Implementasi Penyusunan Daftar Prioritas Pengawasan

Selasa, 29 November 2022 | 23:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Rasio Kepatuhan Formal Wajib Pajak Sudah 88 Persen, Ini Perinciannya

Selasa, 29 November 2022 | 22:34 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Sebut Sudah 52,9 Juta NIK telah Terintegrasi dengan NPWP

berita pilihan

Kamis, 01 Desember 2022 | 13:45 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

WP Non-Efektif Ingin Lakukan Perubahan Data? Aktifkan Dulu NPWP-nya

Kamis, 01 Desember 2022 | 12:15 WIB
BADAN PUSAT STATISTIK

BPS Catat Inflasi November 2022 Sebesar 5,42%, BBM Masih Punya Andil

Kamis, 01 Desember 2022 | 11:33 WIB
RPP HKFN

Penerbitan Obligasi Daerah Cukup Pakai Perkada, Begini Rancangannya

Kamis, 01 Desember 2022 | 11:09 WIB
EKONOMI DIGITAL

Ekonomi Digital Melesat, Banyak UMKM Perlu Masuk Marketplace dan Ritel

Kamis, 01 Desember 2022 | 10:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Waduh, Aduan Penipuan Berkedok Petugas Bea Cukai Melonjak Drastis

Kamis, 01 Desember 2022 | 10:00 WIB
KPP MADYA DENPASAR

Konfirmasi Soal Omzet, Petugas Pajak Kunjungi Pabrik Roti

Kamis, 01 Desember 2022 | 09:45 WIB
KOTA SAMARINDA

Patuhi UU HKPD, Samarinda Bakal Atur Seluruh Jenis Pajak dalam 1 Perda

Kamis, 01 Desember 2022 | 09:31 WIB
HUT KE-15 DDTC

Daftar Pemenang Lomba Menulis Artikel Pajak 2022 Berhadiah Rp55 Juta

Kamis, 01 Desember 2022 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dukung Program Kendaraan Listrik, Industri Keuangan Ditawari Insentif