Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Restitusi Pajak Masih Tumbuh Double Digit

A+
A-
3
A+
A-
3
Restitusi Pajak Masih Tumbuh Double Digit

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Pencairan restitusi pajak masih tetap tumbuh double digit di tengah kinerja penerimaan pajak yang masih terkontraksi. Topik tersebut menjadi salah satu bahasan media nasional pada hari ini, Jumat (30/10/2020).

Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak Ditjen Pajak (DJP) Ihsan Priyawibawa mengatakan pencairan restitusi pada Januari—September 2020 senilai Rp142,9 triliun. Realisasi itu tumbuh sekitar 15,7% dibandingkan dengan kinerja periode yang sama tahun lalu senilai Rp 123,5 triliun.

“Peningkatan restitusi pada PPN (pajak pertambahan nilai) dalam negeri salah satunya disebabkan oleh pemanfaat insentif restitusi dipercepat,” katanya.

Baca Juga: Update PPh Final Jasa Konstruksi PP 9/2022, Akses di e-Bupot Unifikasi

Selain mengenai restitusi, masih ada pula bahasan mengenai pengawasan yang dilakukan wajib pajak terhadap dua segmentasi wajib pajak. Seperti diketahui, DJP membagi wajib pajak menjadi 2, yakni wajib pajak strategis dan wajib pajak lainnya.

Berikut ulasan berita selengkapnya.

  • Restitusi Dipercepat Tumbuh Paling Tinggi

Pencairan restitusi pada senilai Rp142,9 triliun terbagi menjadi 3. Pertama, restitusi dipercepat Rp36,4 triliun atau tumbuh 30,7% (year on year/yoy). Kedua, restitusi karena upaya hukum Rp21,9 triliun atau tumbuh 5,7%. Ketiga, restitusi normal Rp84,6 triliun atau tumbuh 9,8%.

Baca Juga: Penghapusan NPWP Orang Pribadi yang Meninggal Dunia, Begini Caranya

Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak DJP Ihsan Priyawibawa mengatakan meskipun double digit, pertumbuhan pencairan restitusi tahun ini tidak setinggi tahun lalu. Apalagi, ada kecenderungan penurunan dalam beberapa bulan terakhir.

Restitusi yang menurun cukup banyak dari tahun lalu adalah restitusi akibat upaya hukum. Restitusi dipercepat naik cukup tinggi karena dampak dari pemberian insentif untuk merespons pandemi Covid-19. (Kontan)

  • 4 Tujuan yang Ingin Dicapai

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan setidaknya ada 4 tujuan yang ingin dicapai DJP dengan skema pengawasan dengan segmentasi wajib pajak strategis dan wajib pajak lainnya.

Baca Juga: Upload Faktur Pajak Kena Reject dan Muncul ETAX-API-1001? Coba Ini

Pertama, optimalisasi penerimaan pajak dan perluasan basis pajak melalui upaya pengawasan kepatuhan wajib pajak secara lebih intensif dan komprehensif berbasis segmentasi wajib pajak. Kedua, alokasi sumber daya pengawasan secara lebih efektif dan efisien.

Ketiga, peningkatan kualitas penelitian (SP2DK dan LHP2DK) serta realisasinya. Keempat, peningkatan kualitas hasil pemeriksaan dan penyelesaiannya secara lebih cepat. (DDTCNews)

  • Tarik Dana untuk Aktivitas Produktif

Pemerintah ingin menarik dana masuk ke dalam negeri untuk aktivitas yang produktif. Keinginan pemerintah tersebut menjadi alasan dikecualikannya dividen dari objek pajak penghasilan (PPh) jika diinvestasikan di Indonesia dalam jangka waktu tertentu. Ketentuan ini merupakan bagian dari revisi UU PPh yang masuk dalam UU Cipta Kerja.

Baca Juga: Kumpulkan WP Prominen, DJP Kembali Ingatkan Segera Ikut PPS

“Asal [dividen tersebut] untuk investasi atau menanamkan modal ya bebas pajak. Apabila tidak atau dia [dividen] menganggur, dia kena pajak. Itu tujuannya supaya kita bisa mendorong dana-dana bisa menjadi lebih produktif,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Kontan/DDTCNews)

  • Kepatuhan Pajak Sektor Jasa Keuangan

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan jasa keuangan dan asuransi juga termasuk sektor usaha yang paling taat membayar pajak. Jasa keuangan dan asuransi saat ini menjadi salah satu dari 6 sektor usaha utama dalam penerimaan pajak.

"Saya bisa katakan bahwa sektor keuangan juga salah satu penyumbang pajak yang tinggi. Karena dia highly regulated maka tingkat ketaatan di sektor keuangan terhadap pajak juga relatif lebih tinggi," katanya. (Bisnis Indonesia/DDTCNews)

Baca Juga: Progres PPS Melambat, Harta WP yang Diungkap Tercatat Rp94,5 Triliun
  • Proposal Bersama

Wajib pajak yang melakukan penelitian dan pengembangan (Litbang) melalui skema kerja sama harus membuat 1 proposal kegiatan bersama.

Dalam skema itu, masing-masing wajib pajak turut menanggung biaya Litbang. Proposal kegiatan Litbang bersama tersebut, sesuai dengan ketentuan dalam PMK 153/2020, menjadi syarat untuk memperoleh tambahan pengurangan penghasilan bruto paling tinggi 200%. (DDTCNews) (kaw)

Baca Juga: Integrasi NPWP dan NIK, DJP: Perkuat Penegakan Kepatuhan Perpajakan
Topik : berita pajak hari ini, berita pajak, restitusi dipercepat, restitusi, Kemenkeu, Ditjen Pajak, DJP

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 20 Mei 2022 | 14:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Kemenkeu Bakal Kembali Tawarkan SBSN Khusus PPS, Ini Perinciannya

Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:01 WIB
KABUPATEN GRESIK

Roadshow di Gresik, Kanwil DJP Jatim II Sebut Manfaat PPS Jelas

Jum'at, 20 Mei 2022 | 12:15 WIB
KABUPATEN SIDOARJO

Kanwil DJP Jatim II Ajak Wajib Pajak Tak Ragu Ikut PPS, Ini Alasannya

Jum'at, 20 Mei 2022 | 12:00 WIB
LAYANAN PAJAK

Ajak WP Manfaatkan M-Pajak, DJP: Tidak Perlu ke Kantor Pajak

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir