Berita
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Review
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 26 Oktober 2020 | 16:41 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 26 Oktober 2020 | 16:15 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 26 Oktober 2020 | 16:10 WIB
PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (1)
Data & Alat
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:06 WIB
STATISTIK PAJAK DIGITAL
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Komunitas
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase

Pajak adalah Tabungan? Optimisme Wirausaha di Tengah Pandemi

A+
A-
0
A+
A-
0

PANDEMI Covid-19 telah memberi dampak yang cukup besar pada perekonomian Indonesia. Double economic shock, baik dari sisi penawaran maupun permintaan, tidak terhindarkan.

Dalam situasi ini, dunia usaha mengalami tekanan yang cukup besar. Lesunya permintaan dari konsumen pada gilirannya berdampak pada tergerusnya omzet dunia usaha. Alhasil, arus kas korporasi juga ikut terganggu.

Baca Juga: Tata Kelola Anggaran dan Pajak Daerah di Masa Pandemi

Merespons kondisi tersebut, pemerintah menawarkan berbagai insentif kepada dunia usaha. Salah satu insentif yang banyak dimanfaatkan yaitu pengurangan angsuran PPh Pasal 25. Pemanfaatan insentif ini langsung berdampak pada penjagaan arus kas korporasi.

Suhendro, seorang pengusaha muda, justru memiliki pandangan tersendiri terkait pajak dalam situasi saat ini. Sebagai pelaku usaha, dia justru ingin tetap berkontribusi dalam pembayaran pajak di masa pandemi. Pembayaran pajak akan membantu pemerintah dalam menangani Covid-19 dan dampaknya.

Dia juga berpandangan pajak yang dibayarkan adalah tabungan masa depan. Apa maksudnya? Pada episode kesebelas DDTC PodTax kali ini, Lenida Ayumi ngobrol bersama dengan pengusaha muda Suhendro. Mereka berdiskusi seputar optimisme wirausaha dan keinginan membayar pajak lebih di tengah pandemi Covid-19. Penasaran? Selengkapnya di DDTC PodTax!

Baca Juga: Pajak Turis di Eropa Masih Berlaku Meski Pandemi Corona, Ini Alasannya

Topik : DDTC Podtax, Podtax, Podcast, Pandemi, UMKM, Wirausaha
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 14 Oktober 2020 | 16:04 WIB
KOSTA RIKA
Rabu, 14 Oktober 2020 | 15:43 WIB
BANTUAN LANGSUNG TUNAI
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:38 WIB
BANTUAN SOSIAL
berita pilihan
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:30 WIB
BAHAMA
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI