Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Otoritas Janjikan Pemangkasan Pajak Penghasilan

1
1

Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohoe.

JAKARTA, DDTCNews – Otoritas fiskal Irlandia menegaskan kembali janji pemerintah untuk memangkas pajak penghasilan (PPh) selama lima tahun mendatang. Penegasan ini menyusul adanya keraguan beberapa pihak, terutama terkait risiko fiskal karena ketergantungan penerimaan pajak pada korporasi.

Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohoe mengatakan jika ekonomi terus tumbuh dan sumber daya tersedia, pengurangan tarif standar sangat mungkin dilakukan tiap tahunnya. Hal ini disampaikannya di depan majelis rendah (Dáil).

“Setiap pemotongan dalam anggaran mendatang tergantung pada negosiasi dengan partai Fianna Fáil,” ujarnya, seperti dikutip pada Kamis (20/6/2019).

Baca Juga: Otoritas Pelajari Perombakan Struktur Insentif Pajak Penghasilan

Pasalnya, ambang batas (threshold) pengenaan PPh dengan tarif tertinggi akan naik menjadi 50.000 euro (sekitar Rp802,4 juta) selama lima tahun ke depan. Kenaikan ambang batas ini akan terjadi jika Partai Fine Gael berkuasa.

Donohoe juga menegaskan goncangan terhadap basis pajak perusahaan tidak dapat diabaikan. Hal ini mengingat perubahan dan ketidakpastian di level internasional. Namun, dia mengatakan pentingnya untuk memastikan peningkatan pengeluaran publik yang berkelanjutan.

Selain itu, dana hari hujan (rainy day fund) telah disiapkan. Pasalnya dana tersebut diambil dari dana investasi strategis Irlandia senilai 1,5 miliar euro dan tambahan 500 juta per tahun selama tiga tahun. Pada saat yang bersamaan, pemerintah melakukan berbagai upaya memperluas basis pajak.

Baca Juga: Cara Menghitung PPh Badan Terutang

Donohoe mengatakan pemerintah akan mengambil strategi fiskal yang mampu mencatatkan surplus 0,2% dari pendapatan nasional tahun ini. Saat ini pemerintah tengah menampung beberapa pandangan yang lebih baik terkait keberlanjutan penerimaan pajak perusahaan.

Sebelumnya, juru bicara keuangan Partai Sinn Féin, Pearse Doherty mengatakan jika pemerintah meneruskan rencana pemangkasan PPh, maka sumber daya harus diambil dari daerah lain. Menurutnya, akan ada potensi kehilangan penerimaan hingga 2,5 miliar euro saat ada tekanan dalam pelayanan publik, kesehatan, perumahan, dan biaya perawatan anak serta asuransi.

Juru bicara keuangan Partai Fianna Fáil Michael McGrath juga sebelumnya bertanya tentang laporan Dewan Penasihat Fiskal Irlandia yang menyoroti fluktuatifnya penerimaan pajak perusahaan. Telah terjadi peningkatan penerimaan secara besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Dituding Kurangi Beban Pajak, Apple & Irlandia Bakal Ajukan Banding

“Ada risiko signifikan yang ditimbulkan pada keuanan public dan ekonomi yang lebih luas dari ketergantungan pada pajak perusahaan,” katanya, seperti dilansir rte.ie. (kaw)

“Setiap pemotongan dalam anggaran mendatang tergantung pada negosiasi dengan partai Fianna Fáil,” ujarnya, seperti dikutip pada Kamis (20/6/2019).

Baca Juga: Otoritas Pelajari Perombakan Struktur Insentif Pajak Penghasilan

Pasalnya, ambang batas (threshold) pengenaan PPh dengan tarif tertinggi akan naik menjadi 50.000 euro (sekitar Rp802,4 juta) selama lima tahun ke depan. Kenaikan ambang batas ini akan terjadi jika Partai Fine Gael berkuasa.

Donohoe juga menegaskan goncangan terhadap basis pajak perusahaan tidak dapat diabaikan. Hal ini mengingat perubahan dan ketidakpastian di level internasional. Namun, dia mengatakan pentingnya untuk memastikan peningkatan pengeluaran publik yang berkelanjutan.

Selain itu, dana hari hujan (rainy day fund) telah disiapkan. Pasalnya dana tersebut diambil dari dana investasi strategis Irlandia senilai 1,5 miliar euro dan tambahan 500 juta per tahun selama tiga tahun. Pada saat yang bersamaan, pemerintah melakukan berbagai upaya memperluas basis pajak.

Baca Juga: Cara Menghitung PPh Badan Terutang

Donohoe mengatakan pemerintah akan mengambil strategi fiskal yang mampu mencatatkan surplus 0,2% dari pendapatan nasional tahun ini. Saat ini pemerintah tengah menampung beberapa pandangan yang lebih baik terkait keberlanjutan penerimaan pajak perusahaan.

Sebelumnya, juru bicara keuangan Partai Sinn Féin, Pearse Doherty mengatakan jika pemerintah meneruskan rencana pemangkasan PPh, maka sumber daya harus diambil dari daerah lain. Menurutnya, akan ada potensi kehilangan penerimaan hingga 2,5 miliar euro saat ada tekanan dalam pelayanan publik, kesehatan, perumahan, dan biaya perawatan anak serta asuransi.

Juru bicara keuangan Partai Fianna Fáil Michael McGrath juga sebelumnya bertanya tentang laporan Dewan Penasihat Fiskal Irlandia yang menyoroti fluktuatifnya penerimaan pajak perusahaan. Telah terjadi peningkatan penerimaan secara besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Dituding Kurangi Beban Pajak, Apple & Irlandia Bakal Ajukan Banding

“Ada risiko signifikan yang ditimbulkan pada keuanan public dan ekonomi yang lebih luas dari ketergantungan pada pajak perusahaan,” katanya, seperti dilansir rte.ie. (kaw)

Topik : pajak penghasilan, Irlandia, Paschal Donohoe
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Selasa, 11 Juni 2019 | 16:24 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Kamis, 08 September 2016 | 17:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 28 Desember 2017 | 17:12 WIB
HONG KONG
Minggu, 30 September 2018 | 20:33 WIB
OECD INCLUSIVE FRAMEWORK ON BEPS
Sabtu, 13 Agustus 2016 | 17:02 WIB
THAILAND
Kamis, 29 September 2016 | 12:01 WIB
INDIA
Rabu, 11 Oktober 2017 | 11:19 WIB
KROASIA
Senin, 29 Oktober 2018 | 11:40 WIB
AUSTRALIA BARAT
Selasa, 25 Juni 2019 | 14:28 WIB
FILIPINA
Selasa, 08 Agustus 2017 | 14:15 WIB
JEPANG
Kamis, 13 Oktober 2016 | 14:13 WIB
SWISS