Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Negara Bagian di Australia ini Pertimbangkan Pajak Kesehatan Mental

A+
A-
1
A+
A-
1

Ilustrasi. (Foto: American Psychological Association)

MELBOURNE, DDTCNews – Victoria, negara bagian Australia ini berencana mengenakan pajak atau retribusi baru untuk kesehatan mental. Hal ini terjadi setelah Komisi Kerajaan Kesehatan Menteral mengajukan laporan sementara ke parlemen pada Kamis (29/11/2019).

Sekitar 3,1% dari populasi Victoria hidup dengan penyakit mental yang parah. Sementara, sistem kesehatan Victoria hanya menawarkan layanan kesehatan mental klinis untuk 1,1% dari populasi. Pengeluaran per kapita untuk kesehatan mental juga lebih rendah di antara semua negara bagian.

“Komisi merekomendasikan pemerintah merancang dan mengimplementasikan mekanisme pendapatan baru (pajak atau retribusi) untuk menyediakan dana operasional kesehatan mental,” demikian kutipan rekomendasi dalam laporan tersebut.

Baca Juga: Pemeriksaan Pajak Hasilkan Ratusan Triliun Rupiah

Laporan tersebut memperkirakan biaya ekonomi kesehatan mental yang buruk ke Victoria adalah AU$14,2 miliar per tahun. Sistem yang ada saat ini dinilai tidak siap untuk tantangan kesehatan mentral sekarang maupun masa depan.

Perdana Menteri Daniel Andrews mengatakan pungutan itu akan berlaku pada 2020. Namun, masih perlu waktu bagi pemerintah untuk menetapkan bentuk pungutan yang akan diambil. Sementara pungutan nasional lebih disukai, Victoria perlu mengambil tindakan segera.

“Anggota senior pemerintah akan menghabiskan musim panas untuk melihat opsi [pungutan],” katanya. Pemerintah negara bagian telah berkomitmen untuk menerapkan semua rekomendasi yang dibuat oleh Komisi.

Baca Juga: Komisaris ATO Dapatkan Akses Dokumen Pribadi Gould

Ketua Komisi Penny Armytage mengatakan saat ini tengah terjadi krisis kesehatan mental. Sistem yang ada gagal dan tidak mampu memenuhi kebutuhan setiap orang yang membutuhkannya. Kondisi seperti ini, sambungnya, harus diubah.

“Waktunya telah tiba untuk mendapatkan pendanaan layanan kesehatan mental yang benar."

Laporan sementara itu mengusulkan layanan perumahan pertama dirancang dan disampaikan oleh orang-orang yang memiliki pengalaman hidup terkait kesehatan mental. Komisi juga merekomendasikan tambahan 170 acute beds untuk pemuda dan dewasa.

Baca Juga: Pemeriksaan Restitusi Pajak Digencarkan

Komisi juga merekomendasikan agar ada peningkatan tenaga kesehatan mental, termasuk melalui beasiswa pascasarjana dan rotasi psikiatri. Komisi juga ingin agar ada penciptaan Aboriginal Social and Emotional Wellbeing Centre.

Rekomendasi juga termasuk memperluas tim kesejahteraan sosial dan emosional, memperluas tim kesejahteraan sosial dan emosional untuk lebih mendukung orang-orang Aborigin, dan mendanai penjangkauan dan dukungan klinis untuk orang-orang yang telah mencoba bunuh diri.

Seperti dilansir The Guardian, CEO Victorian Council of Social Service Emma King setuju adanya retribusi agar dapat menjadi bagian dari solusi pendanaan kesehatan mental. Menurutnya, biaya untuk tidak bertindak jauh lebih besar daripada biaya bertindak.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Majukan Rencana Pemangkasan Pajak Jadi 2020

“Kuncinya adalah memastikan investasi baru mengalir langsung ke penduduk Victoria berpenghasilan rendah yang paling membutuhkan mereka dn kehilangan kesempatan. Layanan kesehatan mental kita juga membutuhkan dorongan dana besar-besaran pada saat ini,” jelasnya. (kaw)

“Komisi merekomendasikan pemerintah merancang dan mengimplementasikan mekanisme pendapatan baru (pajak atau retribusi) untuk menyediakan dana operasional kesehatan mental,” demikian kutipan rekomendasi dalam laporan tersebut.

Baca Juga: Pemeriksaan Pajak Hasilkan Ratusan Triliun Rupiah

Laporan tersebut memperkirakan biaya ekonomi kesehatan mental yang buruk ke Victoria adalah AU$14,2 miliar per tahun. Sistem yang ada saat ini dinilai tidak siap untuk tantangan kesehatan mentral sekarang maupun masa depan.

Perdana Menteri Daniel Andrews mengatakan pungutan itu akan berlaku pada 2020. Namun, masih perlu waktu bagi pemerintah untuk menetapkan bentuk pungutan yang akan diambil. Sementara pungutan nasional lebih disukai, Victoria perlu mengambil tindakan segera.

“Anggota senior pemerintah akan menghabiskan musim panas untuk melihat opsi [pungutan],” katanya. Pemerintah negara bagian telah berkomitmen untuk menerapkan semua rekomendasi yang dibuat oleh Komisi.

Baca Juga: Komisaris ATO Dapatkan Akses Dokumen Pribadi Gould

Ketua Komisi Penny Armytage mengatakan saat ini tengah terjadi krisis kesehatan mental. Sistem yang ada gagal dan tidak mampu memenuhi kebutuhan setiap orang yang membutuhkannya. Kondisi seperti ini, sambungnya, harus diubah.

“Waktunya telah tiba untuk mendapatkan pendanaan layanan kesehatan mental yang benar."

Laporan sementara itu mengusulkan layanan perumahan pertama dirancang dan disampaikan oleh orang-orang yang memiliki pengalaman hidup terkait kesehatan mental. Komisi juga merekomendasikan tambahan 170 acute beds untuk pemuda dan dewasa.

Baca Juga: Pemeriksaan Restitusi Pajak Digencarkan

Komisi juga merekomendasikan agar ada peningkatan tenaga kesehatan mental, termasuk melalui beasiswa pascasarjana dan rotasi psikiatri. Komisi juga ingin agar ada penciptaan Aboriginal Social and Emotional Wellbeing Centre.

Rekomendasi juga termasuk memperluas tim kesejahteraan sosial dan emosional, memperluas tim kesejahteraan sosial dan emosional untuk lebih mendukung orang-orang Aborigin, dan mendanai penjangkauan dan dukungan klinis untuk orang-orang yang telah mencoba bunuh diri.

Seperti dilansir The Guardian, CEO Victorian Council of Social Service Emma King setuju adanya retribusi agar dapat menjadi bagian dari solusi pendanaan kesehatan mental. Menurutnya, biaya untuk tidak bertindak jauh lebih besar daripada biaya bertindak.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Majukan Rencana Pemangkasan Pajak Jadi 2020

“Kuncinya adalah memastikan investasi baru mengalir langsung ke penduduk Victoria berpenghasilan rendah yang paling membutuhkan mereka dn kehilangan kesempatan. Layanan kesehatan mental kita juga membutuhkan dorongan dana besar-besaran pada saat ini,” jelasnya. (kaw)

Topik : Victoria, kesehatan mental, mental, Australia
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Selasa, 11 Juni 2019 | 16:24 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Kamis, 08 September 2016 | 17:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Jum'at, 21 Juni 2019 | 16:16 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Senin, 12 September 2016 | 17:01 WIB
ZIMBABWE
Jum'at, 10 Mei 2019 | 16:37 WIB
ZAMBIA
Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:10 WIB
ZAMBIA
Senin, 10 September 2018 | 09:45 WIB
YUNANI
Jum'at, 15 Juni 2018 | 17:42 WIB
ARAB SAUDI
Jum'at, 27 Juli 2018 | 16:21 WIB
JEPANG