Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 Juni 2021 | 10:02 WIB
KURS PAJAK 23 JUNI 2021-29 JUNI 2021
Senin, 21 Juni 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kunjungan Wisatawan Mancanegara di September 2017 Turun 13%

A+
A-
0
A+
A-
0
Kunjungan Wisatawan Mancanegara di September 2017 Turun 13%

JAKARTA, DDTCNews – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada September 2017 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, jumlah kunjungan wisman pada September 2017 sebesar 1,21 juta, atau turun 13,67% dibandingkan Agustus 2017. Meski demikian, jika dibandingkan September 2016 yang sebanyak 1,01 juta, jumlah kunjungan tersebut mengalami kenaikan 20,47%.

Baca Juga: Tanpa Lockdown, Pemerintah Tangani Pandemi dan Pulihkan Ekonomi


“Per September 2017, sekitar 1,06 juta kunjungan Wisman yang melalui 19 pintu utama, sementara hanya 150,01 ribu kunjungan di luar 19 pintu utama. Tapi sepanjang tahun ini sebanyak 9,04 juta kunjungan melalui 19 pintu utama dan 1,42 juta kunjungan di luar 19 pintu utama,” paparnya di Kantor Pusat BPS Jakarta, Rabu (1/11).

Namun, secara kumulatif, yaitu pada periode Januari-September 2017, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia telah mencapai 10,46 juta, atau naik 23,05% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016 yang berjumlah 8,36 juta kunjungan.

Baca Juga: Disahkan Jokowi, Dua KEK Ini Dapat Asistensi DJBC

Adapun jumlah kunjungan Wisman reguler yang melalui 19 pintu utama pada September 2017 meningkat 12,7% dibanding periode sama tahun 2016. Kenaikan itu terjadi di sebagian pintu masuk utama dengan persentase kenaikan tertinggi di Bandara Adi Sumarno Jawa Tengah sebesar 264,58%.

Kemudian posisi kedua tertinggi di Bandara Minangkabau Sumatera Barat sebesar 30,58% dan pelabuhan Tanjung Priok Jakarta sebesar 30,35%. Sedangkan kenaikan terendah tejadi di Bandara Sepinggan Kalimantan Timur sebesar 0,22%.

Tak hanya kenaikan jumlah kunjungan Wisman reguler, penurunan pun terjadi di 5 pintu masuk utama dengan persentase penurunan tertinggi di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau sebesar 8,4% dan penurunan terendah di Bandara Sultan Syarif Kasim II Riau sebesar 0,07%.

Baca Juga: Sederet Negara yang Implementasikan Pajak atas Kekayaan

Suhariyanto menjabarkan jumlah kunjungan Wisman dari luar 19 pintu utama pada September 2017 meningkat 149,12%. Menurutnya salah satu penyebab peningkatan itu karena digunakananya metode penghitungan Wisman yaitu Mobile Positioning Data (MPD) yang belum digunakan pada September 2016.

“MPD bertujuan untuk meningkatkan cakupan data Wisman yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dan belum tercatat di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Sementara jika dibandingkan Agustus 2017, jumlah kunjungan Wisman di luar 19 pintu utama mengalami penurunan 25,28%,” pungkasnya.

Baca Juga: Ada Soal Pajak, Ini Temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan LKPP 2020
Topik : badan pusat statistik, wisatawan asing, ekonomi
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 11 Juni 2021 | 15:45 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
Jum'at, 11 Juni 2021 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Jum'at, 11 Juni 2021 | 10:46 WIB
SURVEI BANK INDONESIA
Rabu, 09 Juni 2021 | 17:33 WIB
KEM-PPKF 2022
berita pilihan
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:09 WIB
REVISI UU KUP
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:35 WIB
SPANYOL
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:30 WIB
KABUPATEN CIAMIS
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:20 WIB
KABUPATEN MEMPAWAH
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:05 WIB
KABUPATEN SANGGAU
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:00 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA
Kamis, 24 Juni 2021 | 17:43 WIB
LKPP 2020
Kamis, 24 Juni 2021 | 17:04 WIB
PELAYANAN PAJAK
Kamis, 24 Juni 2021 | 17:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA