Review
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 11 Oktober 2021 | 14:19 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:29 WIB
PROFIL PERPAJAKAN LIECHTENSTEIN
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:45 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (7)
Data & Alat
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Komunitas
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Minggu, 10 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA GPBSI DJONNY SYAFRUDDIN
Reportase
Perpajakan.id

Keluar dari Resesi, Ternyata Ini Sumber Utama Pertumbuhan Ekonomi

A+
A-
0
A+
A-
0
Keluar dari Resesi, Ternyata Ini Sumber Utama Pertumbuhan Ekonomi

Kepala BPS Margo Yuwono memaparkan kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal II/2021. (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar pada pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2021 yang sebesar 7,07%.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan pertumbuhan tersebut disebabkan membaiknya konsumsi masyarakat ketika kasus Covid-19 mulai menurun pada saat itu. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal II/2021 sebesar 5,93% dengan kontribusi pada pertumbuhan sebesar 3,17%.

“Kalau dilihat dari sisi pengeluaran, sumber utama pertumbuhan pada triwulan II/2021 adalah berasal dari konsumsi rumah tangga," katanya melalui konferensi video, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga: Jangan Terjebak yang Ilegal, Ini Daftar Lengkap Pinjol Resmi OJK

Margo mengatakan struktur produk domestik bruto (PDB) Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku kuartal II/2021 juga tidak terlalu menunjukkan perubahan walaupun kini semuanya telah tumbuh positif. Perekonomian Indonesia masih didominasi komponen konsumsi rumah tangga dan investasi, yakni mencapai 84,93% dari PDB.

Dia menyebut pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang pada kuartal II/2021 sebesar 5,93% telah membalikkan situasi dibandingkan dengan kuartal-kuartal sebelumnya. Pada kuartal I/2021, pertumbuhannya tercatat masih minus 2,23%.

Selain konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi juga disebabkan komponen pengeluaran investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang tumbuh 7,54%. Berbagai komponen telah mencatatkan pertumbuhan positif dengan catatan tertinggi terjadi pada kendaraan yang tumbuh 42,25%.

Baca Juga: Jadi Perhatian Jokowi, OJK akan Moratorium Izin Pinjol Baru

Sementara itu, konsumsi pemerintah tumbuh 8,06%, sedangkan ekspor dan impor masing-masing tumbuh mencapai 31,79% dan 31,22%.

Margo berharap kinerja konsumsi rumah tangga terus membaik karena memiliki dampak besar pada pemulihan ekonomi nasional. Di tengah pengetatan mobilitas masyarakat dengan pemberlakuan PPKM level 3 dan 4, menurutnya, stimulus pemulihan ekonomi nasional (PEN) memiliki peran penting untuk menjaga kinerja ekonomi hingga akhir tahun.

"Stimulus PEN akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan itu bisa terlihat dari belanja APBN, baik itu belanja barang dan jasa, belanja modal, dan untuk membantu dalam pandemi," ujarnya. (kaw)

Baca Juga: Merger Pelindo, Jokowi Ingin Ongkos Logistik Semakin Kecil

Topik : pertumbuhan ekonomi, PDB, perekonomian Indonesia, resesi, konsumsi rumah tangga

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 04 September 2021 | 17:00 WIB
KERJA SAMA EKONOMI

Kemitraan Ekonomi Indonesia-UEA Mulai Dibahas, Ini Pesan Jokowi

Jum'at, 03 September 2021 | 18:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Dengan Jurus Ini, Sri Mulyani Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh 6,5% di 2025

Selasa, 31 Agustus 2021 | 11:21 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI

Jokowi: Waspadai Dampak PPKM terhadap Ekonomi Kuartal III dan IV

Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:27 WIB
RAPBN 2022

Batas Bawah Dinaikkan, Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,2%-5,5%

berita pilihan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:00 WIB
IRLANDIA

Siapkan Rp8 Triliun, Program Relaksasi Pajak Berlanjut Tahun Depan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

AS Mulai Desak Negara Lain Agar Cabut Pajak Digital

Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:00 WIB
THAILAND

Pancing Ekspatriat, Tarif Pajak Penghasilan Bakal Dipatok 17%

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BUMN Go Global, Jokowi Minta Adaptasi Teknologi Dipercepat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KOREA SELATAN

Tidak Bakal Ditunda Lagi, Pajak Cryptocurrency Berlaku Mulai 2022

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:30 WIB
LELANG KENDARAAN

DJP Lelang Mobil Sitaan Pajak, Dilego Mulai Rp45 Juta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Besaran Sanksi Ultimum Remedium atas Pidana Cukai di UU HPP

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN BERAU

Banyak Warga Menunggak Pajak, Pemda Siapkan Insentif

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KOTA BOGOR

Ada Pemutihan Pajak, Pemkot Harap Target Pendapatan Tercapai