Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Kejar Target, Ini Langkah Strategis Menkeu

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Tak ingin kegagalan di tahun 2015 terulang, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro telah menyiapkan strategi guna memenuhi target rasio penerimaan pajak (tax ratio) dan penerimaan negara tahun 2016 ini.

Menkeu menguraikan tidak  tercapainya target penerimaan pajak tahun 2015 lalu akibat perlambatan ekonomi dan rendahnya harga komoditas.

“Saat itu harga CPO (crude palm oil/minyak sawit) sangat rendah di pasar internasional, sementara harga mineral anjlok sepanjang tahun 2015,” ujarnya seperti dikutip laman Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Kerek Kepatuhan, DJP Bakal Perluas Implementasi KSWP

Mengantisipasi ketidakpastian global itu, Menkeu memaparkan 6 langkah strategis mengejar target penerimaan di hadapan sejumlah anggota DPR saat rapat paripurna DPR, Senin (25/7) di Jakarta. Langkah-langkah strategis itu meliputi:

Pertama, pemerintah akan meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak dalam bentuk kemudahan pelaporan, pembayaran, dan kemudahan akses informasi perpajakan.

Kedua, meningkatkan efektivitas penyuluhan dan hubungan masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.

Baca Juga: DJP Punya Dua Opsi Pemajakan E-Commerce

Ketiga, meningkatkan ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan.

Keempat, meningkatkan efektivitas pemerikasaan dan penagihan, serta penegakan hukum.

Kelima, menjalankan program tax amnesty di tahun 2016 dan 2017.

Baca Juga: 'Kami Penyeimbang, Tidak Berpihak'

Keenam, pemerintah akan meningkatkan kapasitas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dari sisi sumber daya manusia (SDM), teknologi informasi dan anggaran. (Amu)

“Saat itu harga CPO (crude palm oil/minyak sawit) sangat rendah di pasar internasional, sementara harga mineral anjlok sepanjang tahun 2015,” ujarnya seperti dikutip laman Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Kerek Kepatuhan, DJP Bakal Perluas Implementasi KSWP

Mengantisipasi ketidakpastian global itu, Menkeu memaparkan 6 langkah strategis mengejar target penerimaan di hadapan sejumlah anggota DPR saat rapat paripurna DPR, Senin (25/7) di Jakarta. Langkah-langkah strategis itu meliputi:

Pertama, pemerintah akan meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak dalam bentuk kemudahan pelaporan, pembayaran, dan kemudahan akses informasi perpajakan.

Kedua, meningkatkan efektivitas penyuluhan dan hubungan masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.

Baca Juga: DJP Punya Dua Opsi Pemajakan E-Commerce

Ketiga, meningkatkan ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan.

Keempat, meningkatkan efektivitas pemerikasaan dan penagihan, serta penegakan hukum.

Kelima, menjalankan program tax amnesty di tahun 2016 dan 2017.

Baca Juga: 'Kami Penyeimbang, Tidak Berpihak'

Keenam, pemerintah akan meningkatkan kapasitas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dari sisi sumber daya manusia (SDM), teknologi informasi dan anggaran. (Amu)

Topik : penerimaan negara, kebijakan pajak
artikel terkait
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:48 WIB
RAKORNAS APIP
berita pilihan
Jum'at, 15 Februari 2019 | 18:28 WIB
PMK 210/2018
Jum'at, 15 Februari 2019 | 17:06 WIB
NERACA PERDAGANGAN
Jum'at, 15 Februari 2019 | 16:40 WIB
NERACA PERDAGANGAN
Jum'at, 15 Februari 2019 | 14:30 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Jum'at, 15 Februari 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Jum'at, 15 Februari 2019 | 11:07 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Jum'at, 15 Februari 2019 | 10:14 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Jum'at, 15 Februari 2019 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 14 Februari 2019 | 18:29 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Kamis, 14 Februari 2019 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI