Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Jokowi Instruksikan Proyek Strategis Nasional Tetap Berjalan

A+
A-
1
A+
A-
1
Jokowi Instruksikan Proyek Strategis Nasional Tetap Berjalan

Suasana pengeboran terowongan pada proyek pembangunan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (27/5/2020). PT Kereta Cepat Indonesia China mencatat, realisasi pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 48,3 persen dan ditargetkan akan mencapai 70 persen pada akhir 2020 mendatang. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

JAKARTA, DDTCNews—Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menterinya tetap melanjutkan berbagai proyek strategis nasional untuk mendorong pemulihan ekonomi pasca-pandemi virus Corona.

Jokowi menilai proyek strategis tersebut berperan penting untuk pemerataan dan penguatan ekonomi masyarakat. Misaln, program sertifikasi tanah, legalisasi lahan transmigrasi, reforma agraria, perhutanan sosial, serta peremajaan perkebunan rakyat.

“Saya minta diprioritaskan percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional yang berdampak langsung bagi penguatan ekonomi rakyat, dan pada pemulihan ekonomi nasional,” katanya, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga: Ini Catatan Negara Berkembang Soal Proposal Pajak Digital OECD

Meski demikian, Jokowi mengingatkan bahwa pelaksanaan proyek strategis nasional tersebut tetaplah harus mengikuti protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan virus Corona.

Jokowi juga menginginkan semua hambatan dan sumbatan pelaksanaan proyek strategis nasional bisa segera diselesaikan. Menurutnya kebanyakan hambatan pengerjaan proyek masih berupa pembebasan lahan.

Di sisi lain, Presiden juga meminta usulan 245 proyek strategis nasional baru dikaji ulang. Pemerintah berencana memprioritaskan proyek yang memiliki daya ungkit besar terhadap pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Baca Juga: Genjot Ekonomi, Pemerintah Siapkan 10 Kawasan Ekonomi Khusus Baru

“Saya minta untuk betul-betul dilihat di lapangan, dihitung, dikalkulasi secara rinci mana yang direkomendasi dan mana yang tidak direkomendasi,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merekomendasikan 89 proyek dari 245 usulan baru proyek strategis nasional. Menurutnya, 89 proyek tersebut memiliki dampak yang lebih besar.

“Proyek strategis nasional ini juga selaras dengan sektor lainnya, terutama pembangunan infrastruktur dengan kawasan industri, kawasan pertumbuhan ekonomi, kawasan wisata, dan proyek didistribusikan secara nasional,” tuturnya.

Baca Juga: Tidak Bisa Manfaatkan PPh Final UMKM DTP Karena KLU, Ini Solusi DJP

Airlangga menyebut 89 proyek senilai Rp1.422 triliun itu, terdiri dari 15 proyek jalan dan jembatan, lima proyek bandara, lima proyek kawasan industri sebesar, dan 13 proyek bendungan dan irigasi.

Ada pula satu proyek tanggul laut, satu program dan dua proyek smelter, 6 proyek kereta api, lima proyek pelabuhan, dua proyek penyediaan lahan pangan, 13 proyek kawasan perbatasan, 13 proyek energi, enam proyek air bersih, satu proyek pengolahan sampah, dan 3 proyek pengembangan teknologi. (rig)

Baca Juga: Perusda Soppeng Kantongi Izin KIHT Perdana di Indonesia
Topik : presiden jokowi, proyek strategis nasional, pemulihan ekonomi, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:35 WIB
YUNANI
Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:21 WIB
KINERJA PENERIMAAN PAJAK
Kamis, 09 Juli 2020 | 18:22 WIB
KINERJA APBN 2020
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK