Review
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 11 Oktober 2021 | 14:19 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:29 WIB
PROFIL PERPAJAKAN LIECHTENSTEIN
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:45 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (7)
Data & Alat
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Komunitas
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Minggu, 10 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA GPBSI DJONNY SYAFRUDDIN
Reportase
Perpajakan.id

Jelang Pilpres Gaji Polisi Naik, Ini Daftarnya

A+
A-
0
A+
A-
0
Jelang Pilpres Gaji Polisi Naik, Ini Daftarnya

Anggota Polri (ilustrasi).

JAKARTA, DDTCNews—Menjelang momentum Pemilihan Presiden 17 April 2019, pemerintah menaikkan gaji pokok anggota Polri. Pertimbangannya untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan anggota Polri.

Atas pertimbangan tersebut, pada 13 Maret 2019, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas Atas PP Nomor 29 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam PP ini, seperti dilansir Setkab (18/3/2019), pemerintah mengubah lampiran PP No. 29 Tahun 2002 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang telah beberapa kali diubah, terakhir diubah dengan PP No. 32 Tahun 2015.

Baca Juga: Ini Kunci Keberhasilan Reformasi Birokrasi Versi Wapres

Lampiran PP No. 17/2019 itu menyebut gaji terendah anggota Polri Rp1.643.500,00 pangkat Bhayangkara Dua dengan masa kerja 0 tahun (sebelumnya Rp1.565.200,00). Sementara gaji tertinggi dalam jajaran Tamtama (pangkat Ajun Brigadir Polisi masa kerja 28 tahun) Rp2.960.700,00 (sebelumnya Rp2.819.500,00).

Untuk Bintara, gaji terendah diterima anggota Polri berpangkat Brigadir Polisi Dua dengan masa kerja 0 tahun Rp2.103.700,00 (sebelumnya Rp2.003.300,00). Sedangkan gaji tertinggi anggota Bintara Polri (Ajun Inspektur Polisi Satu masa kerja 32 tahun) Rp4.032.600,00 (sebelumnya Rp3.838.800,00).

Sedangkan untuk Perwira Pertama, gaji terendah diterima anggota Polri berpangkat Inspektur Polisi Dua dengan masa kerja 0 tahun Rp2.735.300,00 (sebelumnya Rp2.604.400,00), tertinggi anggota polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi dengan masa kerja 32 tahun yaitu Rp4.780.600,00 (sebelumnya Rp4.552.700,00).

Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS Plus Gaji 13 & 14 Diterima Sebelum Pilpres

Adapun untuk Perwira Menengah, gaji terendah diterima anggota Polri berpangkat Komisaris Polisi dengan masa kerja 0 tahun Rp3.00.100,00 (sebelumnya Rp2.856.400,00), tertinggi anggota polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi dengan masa kerja 32 tahun Rp5.243.400,00 (sebelumnya Rp4.992.000,00).

Untuk jajaran Perwira Tinggi, gaji terendah diterima anggota Polri berpangkat Brigadir Jenderal Polisi masa kerja 0 tahun Rp3.290.500,00 (sebelumnya Rp3.132.700,00), dan tertinggi Jenderal Polisi masa kerja 32 tahun Rp5.930.800,00 (sebelumnya Rp5.646.100,00).

Ketentuan sebagaimana dimaksud, menurut PP ini, mulai berlaku 1 Januari 2019. “Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal II PP Nomor 17 Tahun 2019, yang diundangkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 13 Maret 2019.

Baca Juga: Gaji PNS, CPNS, Naik Semua Menjelang Pilpres

Di luar gaji itu, anggota Polri masih menerima tunjangan kinerja yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 103 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia pada 30 Oktober 2018.

Dalam Perpres tersebut, anggota Polri dibagi menjadi 18 tingkat (grade). Untuk grade pertama, yaitu Wakapolri, menerima Rp34.902.000 (sebelumnya Rp25.600.000). Sedangkan grade terakhir menerima Rp1.968.000 (sebelumnya Rp990.000). (Bsi)

Baca Juga: Dorong Reformasi Birokrasi, UI Teken MoU dengan Kementerian PANRB
Topik : gaji polri, reformasi birokrasi

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:00 WIB
IRLANDIA

Siapkan Rp8 Triliun, Program Relaksasi Pajak Berlanjut Tahun Depan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

AS Mulai Desak Negara Lain Agar Cabut Pajak Digital

Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:00 WIB
THAILAND

Pancing Ekspatriat, Tarif Pajak Penghasilan Bakal Dipatok 17%

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BUMN Go Global, Jokowi Minta Adaptasi Teknologi Dipercepat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KOREA SELATAN

Tidak Bakal Ditunda Lagi, Pajak Cryptocurrency Berlaku Mulai 2022

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:30 WIB
LELANG KENDARAAN

DJP Lelang Mobil Sitaan Pajak, Dilego Mulai Rp45 Juta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Besaran Sanksi Ultimum Remedium atas Pidana Cukai di UU HPP

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN BERAU

Banyak Warga Menunggak Pajak, Pemda Siapkan Insentif

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KOTA BOGOR

Ada Pemutihan Pajak, Pemkot Harap Target Pendapatan Tercapai