Berita
Rabu, 23 September 2020 | 17:12 WIB
LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN
Rabu, 23 September 2020 | 16:58 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 23 September 2020 | 16:36 WIB
KANWIL DJP JATIM II
Rabu, 23 September 2020 | 16:30 WIB
DKI JAKARTA
Review
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Selasa, 22 September 2020 | 09:39 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 20 September 2020 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL BEA CUKAI SULBAGSEL PARJIYA:
Fokus
Literasi
Rabu, 23 September 2020 | 18:42 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 17:04 WIB
TIPS FAKTUR PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:51 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 23 September 2020 | 13:30 WIB
PENEGAKAN PAJAK
Data & alat
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 15:58 WIB
STATISTIK STIMULUS FISKAL
Komunitas
Rabu, 23 September 2020 | 13:19 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 23 September 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 19 September 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 17 September 2020 | 09:53 WIB
Universitas Kristen Krida Wacana
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Dorong Industri Lokal, Tarif Impor Diturunkan

A+
A-
0
A+
A-
0
Dorong Industri Lokal, Tarif Impor Diturunkan

GUANGZHOU, DDTCNews - Meningkatkan geliat industri domestik tidak selalu dengan melakukan proteksionisme. Hal ini yang berlaku untuk industri perhiasan di Tiongkok.

Minim sumber daya untuk industri perhiasaan membuat otoritas Bea Cukai memangkas bea masuk atas 18 kategori perhiasan. Otoritas kemudian mereklasifikasi ke 18 item tersebut sebagai barang konsumsi sehari-hari.

"Ini adalah pertama kalinya China [telah memotong] tarif impor pada kategori perhiasan dalam beberapa tahun terakhir," kata Manajer Bursa Berlian Guangzhou, Liang Weizhang, Senin (11/6).

Baca Juga: India Bebaskan Kain Tenunan Asal Indonesia dari Bea Masuk Antidumping

Dia menjelaskan kebijakan tersebut bukan hanya sekedar pemangkasan tarif. Dengan mengubah klasifikasi dari barang mewah menjadi kebutuhan sehari-hari akan membuka peluang perusahaan asing melakukan ekspasi di pasar Tiongkok.

"Perubahan ini memberi peluang bagi merek perhiasan asing untuk bergerak lebih jauh ke pasar China," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Presiden dari Bursa Berlian Shenzhen, Julius Zheng menyatakan dengan kebijakan ini akan mendorong masuk bahan mentah ke pasar domestik. Dengan begitu secara langsung dan tidak langsung akan menggerakan industri pemolesan perhisaan domestik.

Baca Juga: PPN dan PPh atas Impor Barang untuk Keperluan Litbang

"Tarif yang relatif rendah untuk impor akan membuatnya lebih berharga untuk mengirim batu-baru perhisaan dan kemudian merakitnya di sini," kata Zheng.

Melalui pemangkasan tarif bea masuk ini juga diperkirakan akan mendorong impor perancang model perhiasan. Zheng menyatakan designer asal Italia amat populer di Tiongkok. (Gfa/Amu)

Baca Juga: Wacana PPnBM Mobil Baru 0% Mencuat, Sri Mulyani: Kami Kaji Dahulu
Topik : china, impor, industri, perhiasan
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Minggu, 23 Agustus 2020 | 08:01 WIB
NORWEGIA
Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:10 WIB
PMK 108/2020
Jum'at, 21 Agustus 2020 | 12:33 WIB
PMK 108/2020
Selasa, 18 Agustus 2020 | 13:52 WIB
NERACA PERDAGANGAN
berita pilihan
Rabu, 23 September 2020 | 18:42 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 17:12 WIB
LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN
Rabu, 23 September 2020 | 17:04 WIB
TIPS FAKTUR PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 16:58 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 23 September 2020 | 16:36 WIB
KANWIL DJP JATIM II
Rabu, 23 September 2020 | 16:30 WIB
DKI JAKARTA
Rabu, 23 September 2020 | 16:06 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 23 September 2020 | 15:43 WIB
LATVIA
Rabu, 23 September 2020 | 15:25 WIB
EFEK VIRUS CORONA