Review
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Fokus
Literasi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Buka Usaha Baru, Bebas Pajak 4 Bulan Pertama

A+
A-
0
A+
A-
0
Buka Usaha Baru, Bebas Pajak 4 Bulan Pertama

BOLAANG MONGONDOW, DDTCNews – Dalam rangka menggenjot Pendapatan Asli Daerah(PAD), Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu memberikan kelonggaran bagi para pengusaha yang baru berinvestai di Kotamobagu. Kelonggaran tersebut berupa pembebasan dari pungutan pajak.

Kepala Bidang Pedapatan DPKAD Hamka Daun, mangatakan pembebasan pajak ini dilakukan untuk mendukung para pelaku usaha baru agar terus bertumbuh dan menarik para investor baru yang mau membuka usahanya di Kotamobagu.

“Antara tiga sampai empat bulan pertama setelah usaha tersebut didaftarkan, kami akan bebaskan dari pungutan pajak,” kata Hamka, Senin (5/9).

Baca Juga: Ini Alasan Kemenkeu Belum Cairkan Insentif Tenaga Medis di Daerah

Hamka juga menambahkan, saat ini sudah ada beberapa usaha baru yang tumbuh di Kotamobagu. Mulai dari sektor kuliner (rumah makan), hingga perhotelan. Untuk perhotelan sendiri tercatat sudah ada 5 hotel yang baru saja dibangun di Kotamobagu

Kendati demikian, aturan pembebasan pajak bagi pelaku usaha baru ini tidak berlaku bagi usaha-usaha yang masuk dalam kategori bisnis usaha besar. Hamka menyampaikan, jika usaha baru yang tersebut sudah terkenal dan ramai pengunjung maka tidak diberikan insentif bebas pajak.

“Aturan pembebasan pajak ini tidak berlaku bagi usaha yang besar-besar seperti Sutan Raja, itu baru dibuka langsung ditagih pajaknya. Karena saat itu juga hotelnya langsung ramai dan banyak pengunjung yang datang menginap,” tuturnya.

Baca Juga: DJP: Insentif Pajak Ditanggung Pemerintah Belum Banyak Dipakai UMKM

Sementara itu, seperti dilansir dalam zonabmr.com, Kepala Bidang Perizinan KPTSP Kota Kotamobagu Fico Mokodompit, mengatakan saat ini iklim investasi di Kotamobagu cukup tinggi. Hal ini dilihat dari banyaknya para pelaku usaha yang dataang untuk mengurus izin di instansinya.

“Tercatat di Agustus 2016 ini, ada 241 izin baru yang kami keluarkan. Dibanding bulan sebelumnya yakni hanya 75 izin,” ujarnya. (Bsi)

Baca Juga: Pengusaha Minta Insentif Pajak Diperluas, Ini Kata DJP
Topik : kotamobagu, investasi, insentif
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 25 Mei 2020 | 11:00 WIB
TIPS PAJAK UMKM
Senin, 25 Mei 2020 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Minggu, 24 Mei 2020 | 10:00 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Jum'at, 29 Mei 2020 | 22:19 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:58 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:51 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:57 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 29 Mei 2020 | 14:43 WIB
DKI JAKARTA
Jum'at, 29 Mei 2020 | 14:16 WIB
AGENDA PAJAK
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:49 WIB
EKONOMI DIGITAL