Fokus
Literasi
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Bea Masuk Atas Impor Produk Industri Dihapus Mulai Januari 2024

A+
A-
1
A+
A-
1
Bea Masuk Atas Impor Produk Industri Dihapus Mulai Januari 2024

ILUSTRASI. Pekerja melakukan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (7/2/2022).  ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

BERN, DDTCNews – Dewan Federal Swiss menghapus kebijakan pengenaan bea masuk pada impor produk industri. Kebijakan ini akan mulai diimplementasikan 1 Januari 2024 mendatang.

Penghapusan pengenaan bea masuk atas impor produk industri bertujuan untuk memperkuat posisi Swiss sebagai kawasan bisnis. Selain itu, kebijakan ini juga ditujukan untuk mendukung pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Tarif bea masuk yang saat ini sangat kompleks akan segera disimplifikasi dengan memerhatikan produk-produk industrial,” ujar juru bicara kabinet dalam pernyataannya dalam Tax Notes International , dikutip Rabu (9/2/2022).

Baca Juga: Inflasi Tinggi, Otoritas Ini Anggarkan Rp152 T untuk Insentif Pajak

Penghapusan bea masuk pada produk industrial akan memfasilitasi impor produk tersebut. Tak hanya itu, melalui kebijakan ini importir juga akan mendapat harga yang lebih murah dari sebelumnya.

Dari segi bisnis, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing ekonomi Swiss di bidang ekspor dan impor. Terakhir, masyarakat sebagai konsumen menjadi pihak utama yang dapat merasakan keuntungan dari kebijakan ini.

Bagaimana tidak, implikasi dari kebijakan ini adalah turunnya harga impor barang kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Beban Pajak Ditanggung Konsumen, Maskapai Ini Kena Denda Rp11 Miliar

Rencana kebijakan ini sebenarnya telah disahkan pada rapat parlemen 2021. Akan tetapi, pemerintah mendapat kewenangan untuk menunda implementasi kebijakan tersebut.

Hal ini dilakukan untuk memberikan waktu bagi pelaku bisnis untuk beradaptasi. Selain itu, dalam kurun waktu tersebut pemerintah juga dapat mempersiapkan berbagai ketentuan teknis yang diperlukan. (sap)

Baca Juga: UU Disahkan, Pajak Khusus untuk Para Penambang di Negara Ini Dihapus
Topik : pajak internasional, bea masuk, bea impor, bea cukai, kepabeanan, tarif bea masuk, Swiss

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 08 Agustus 2022 | 11:30 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN

Ketentuan Pengenaan Bea Masuk dan PDRI atas Barang Kiriman

Senin, 08 Agustus 2022 | 10:45 WIB
AMERIKA SERIKAT

Biden Harap DPR Segera Sepakati Pajak Korporasi Minimum 15 Persen

Senin, 08 Agustus 2022 | 10:00 WIB
THAILAND

Pariwisata Masih Megap-Megap, Otoritas Ini Tunda Lagi Pajak Turis

berita pilihan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA SUKABUMI

Belum Punya NPWP, Tempat Tinggal WP Didatangi Petugas Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KP2KP PURWODADI

WP Non-Efektif Dikecualikan dari Pengawasan, Begini Penjelasan DJP

Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:30 WIB
HUNGARIA

Beban Pajak Ditanggung Konsumen, Maskapai Ini Kena Denda Rp11 Miliar

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:30 WIB
KPP PRATAMA CILACAP

Usai Blokir Rekening WP Badan, Kantor Pajak Lakukan Penyitaan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Prosedur Pemberitahuan Surat Paksa dalam Penagihan Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KABUPATEN BOJONEGORO

Peringati HUT Ke-77 RI, Pemutihan Pajak Diadakan Hingga 20 Oktober