Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Senjata Api dan Amunisi Diusulkan Kena Pajak

A+
A-
2
A+
A-
2

TACOMA, WASHINGTON, DDTCNews—Seorang anggota dewan Tacoma, Negara Bagian Washington, AS, Ryan Mello mengusulkan pengenaan pajak lokal atas senjata api dan amunisi. Ia muak dengan kekerasan menggunakan senjata api.

Dalam 30 hari terakhir terjadi 3 kasus pembunuhan menggunakan senjata api di Kota Tacoma. “Saya tahu sebagian besar pemilik senjata api adalah individu yang bertanggung jawab. Namun, kami butuh penerimaan untuk program pencegahan kekerasan,” kata Mello, Kamis (22/8/2019).

Lebih lanjut Mello menjelaskan usulan pajak atas senjata dan amunisi itu akan serupa dengan aturan yang disahkan di Seattle. Dengan demikian, akan ada pajak senilai US$25 setara dengan Rp355.325 untuk semua pembelian senjata api.

Baca Juga: Trump Bakal Bawa Wacana Tax Cuts 2.0 Saat Kampanye, Apa Itu?

Selanjutnya, tiap pembelian paket amunisi berkaliber 22 dan dibawahnya akan dikenakan pajak senilai US$0,02 atau setara dengan Rp284,26. Kemudian, untuk amunisi yang dijual eceran akan dikenakan pajak senilai US$0,05 atau setara dengan Rp710,65.

Sedikit berbeda dengan kebijakan di Seattle, Mello berencana akan mengenakan tarif pajak yang lebih tinggi untuk amunisi berkecepatan tinggi, atau amunisi gaya militer seperti ‘hollow point bullets’. Hal ini berarti akan ada tiga golongan tarif pajak yang dikenakan pada amunisi.

Dalam usulan rencananya, Mello juga memberikan opsi pengecualian yang diberikan kepada pengusaha yang menjual tidak lebih dari satu senjata api atau lima puluh butir amunisi per kuartal. Pengecualian tersebut juga akan berlaku untuk keperluan penegakan hukum.

Baca Juga: Soal Pencurian Identitas Pajak, IRS Jabarkan 4 Indikasinya

Adapun atas seluruh pendapatan yang diperoleh dari pajak tersebut akan dialokasikan untuk memberi edukasi kepada anak-anak tentang kekerasan senjata. Edukasi itu akan disampaikan melalui berbagai organisasi yang ada di Tacoma.

Namun, usulan Mello mendapat tentangan dari penjual senjata api. Pajak tersebut dianggap akan membuat bisnis toko senjata api keluar dari Tacoma. Pengenaan pajak untuk menangani masalah kekerasan senjata api juga dianggap sebagai cara yang tidak tepat.

“Itu benar-benar akan membuat saya keluar dari bisnis. Padahal ini mata pencaharian saya. Harusnya alih-alih mengenakan pajak senjata, kita perlu mengatasi masalah kesehatan mental di Pierce County,” kata Dan Davies, pemilik Mary's Pistols, seperti dilansir q13fox.com. (MG-nor/Bsi)

Baca Juga: Prancis Sebut Pajak Digital Sebagai 'Puncak Gunung Es', Apa Maksudnya?

Lebih lanjut Mello menjelaskan usulan pajak atas senjata dan amunisi itu akan serupa dengan aturan yang disahkan di Seattle. Dengan demikian, akan ada pajak senilai US$25 setara dengan Rp355.325 untuk semua pembelian senjata api.

Baca Juga: Trump Bakal Bawa Wacana Tax Cuts 2.0 Saat Kampanye, Apa Itu?

Selanjutnya, tiap pembelian paket amunisi berkaliber 22 dan dibawahnya akan dikenakan pajak senilai US$0,02 atau setara dengan Rp284,26. Kemudian, untuk amunisi yang dijual eceran akan dikenakan pajak senilai US$0,05 atau setara dengan Rp710,65.

Sedikit berbeda dengan kebijakan di Seattle, Mello berencana akan mengenakan tarif pajak yang lebih tinggi untuk amunisi berkecepatan tinggi, atau amunisi gaya militer seperti ‘hollow point bullets’. Hal ini berarti akan ada tiga golongan tarif pajak yang dikenakan pada amunisi.

Dalam usulan rencananya, Mello juga memberikan opsi pengecualian yang diberikan kepada pengusaha yang menjual tidak lebih dari satu senjata api atau lima puluh butir amunisi per kuartal. Pengecualian tersebut juga akan berlaku untuk keperluan penegakan hukum.

Baca Juga: Soal Pencurian Identitas Pajak, IRS Jabarkan 4 Indikasinya

Adapun atas seluruh pendapatan yang diperoleh dari pajak tersebut akan dialokasikan untuk memberi edukasi kepada anak-anak tentang kekerasan senjata. Edukasi itu akan disampaikan melalui berbagai organisasi yang ada di Tacoma.

Namun, usulan Mello mendapat tentangan dari penjual senjata api. Pajak tersebut dianggap akan membuat bisnis toko senjata api keluar dari Tacoma. Pengenaan pajak untuk menangani masalah kekerasan senjata api juga dianggap sebagai cara yang tidak tepat.

“Itu benar-benar akan membuat saya keluar dari bisnis. Padahal ini mata pencaharian saya. Harusnya alih-alih mengenakan pajak senjata, kita perlu mengatasi masalah kesehatan mental di Pierce County,” kata Dan Davies, pemilik Mary's Pistols, seperti dilansir q13fox.com. (MG-nor/Bsi)

Baca Juga: Prancis Sebut Pajak Digital Sebagai 'Puncak Gunung Es', Apa Maksudnya?
Topik : pajak senjata, amerika serikat
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 17 Januari 2020 | 14:22 WIB
VIETNAM
Kamis, 16 Januari 2020 | 18:20 WIB
THAILAND
Kamis, 16 Januari 2020 | 16:05 WIB
INSENTIF PAJAK TAMBANG GHANA
berita pilihan
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Selasa, 11 Juni 2019 | 16:24 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Kamis, 03 Oktober 2019 | 11:24 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:40 WIB
ITALIA
Kamis, 28 Maret 2019 | 16:54 WIB
SELANDIA BARU
Sabtu, 08 Oktober 2016 | 14:30 WIB
AZERBAIJAN
Minggu, 18 September 2016 | 19:02 WIB
INDIA
Rabu, 06 Desember 2017 | 11:30 WIB
GHANA
Senin, 04 Juni 2018 | 16:38 WIB
YORDANIA