Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Realisasi PAD Masih Di Bawah Target

0
0
curupedia.com

CURUP, DDTCNews - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menjadi andalan di Kabupaten Rejang Lebong, jauh dibawah target. Hal tersebut terlihat dari realisasi dua pendapatan tersebut yang belum mencapai 50% dari target yang ditentukan.

Wakil Bupati Rejang Lebong Iqbal Bastari menyatakan meskipun setoran PAD secara keseluruhan belum mencapai 50%, namun ada beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang realisasi penerimaannyanya sudah melebihi dari target yang ditetapkan.

“Apabila dilihat dari realisasinya sampai saat ini memang PAD dan PBB kita, tentunya belum ideal,” ungkap Iqbal seusai membuka kegiatan sosialisasi dan evaluasi PBB di pedesaan dan perkotaan di Ruang Pola Pemkab Rejang Lebong, pekan lalu.

Baca Juga: Dorong Kepatuhan Pajak Daerah, Tax Goes to School Jadi Strategi

Hingga akhir Juni, realisasi PBB di Kabupaten Rejang Lebong baru mencapai Rp391 juta setara dengan 29,60% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 1,321 miliar. Beberapa kecamatan yang realisasi PBBnya cukup besar seperti Kecamatan Curup sudah terealisasi sebesar 37,78% dari target sebesar Rp313 juta.

Sementara itu, untuk realisasi PAD hingga bulan Juni 2016 baru terealisasi sebesar Rp 24 miliar atau setara dengan 34% dari target sebesar Rp70,6 miliar. Beberapa dinas yang mampu melampaui capaian itu antara lain Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yang telah mengumpulkan Rp6,191 miliar atau 105,18% dari target Rp5,887 miliar. persen.

Menyikapi hal tersebut, Iqbal berharap SKPD dan kecamatan yang realisasi penerimannya masih rendah dapat bekerja lebih maksimal untuk mencapai target yang sudah ditentukan.Terlebih lagi untuk PBB, yang jatuh temponya tinggal tiga bulan lagi.

Baca Juga: Tarif PBB-P2 & NJOP Berubah, Sosialisasi Digencarkan

Menurut dia, seperti dikutip bengkuluekspress.com, salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi, konsolidasi dan pendekatan serta upaya lainya.

“Untuk penagihan PBB, bila masyarakat kita tidak ada saat siang atau sore hari karena sedang ke kebun atau aktivitas lainnya bisa didatangi pada saat malam hari. Saya harap semuanya bisa bekerja keras agar target kita tercapai,” harap Iqbal. (Bsi)

Baca Juga: Genjot Pajak Daerah, Intensifikasi Jadi Strategi

“Apabila dilihat dari realisasinya sampai saat ini memang PAD dan PBB kita, tentunya belum ideal,” ungkap Iqbal seusai membuka kegiatan sosialisasi dan evaluasi PBB di pedesaan dan perkotaan di Ruang Pola Pemkab Rejang Lebong, pekan lalu.

Baca Juga: Dorong Kepatuhan Pajak Daerah, Tax Goes to School Jadi Strategi

Hingga akhir Juni, realisasi PBB di Kabupaten Rejang Lebong baru mencapai Rp391 juta setara dengan 29,60% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 1,321 miliar. Beberapa kecamatan yang realisasi PBBnya cukup besar seperti Kecamatan Curup sudah terealisasi sebesar 37,78% dari target sebesar Rp313 juta.

Sementara itu, untuk realisasi PAD hingga bulan Juni 2016 baru terealisasi sebesar Rp 24 miliar atau setara dengan 34% dari target sebesar Rp70,6 miliar. Beberapa dinas yang mampu melampaui capaian itu antara lain Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yang telah mengumpulkan Rp6,191 miliar atau 105,18% dari target Rp5,887 miliar. persen.

Menyikapi hal tersebut, Iqbal berharap SKPD dan kecamatan yang realisasi penerimannya masih rendah dapat bekerja lebih maksimal untuk mencapai target yang sudah ditentukan.Terlebih lagi untuk PBB, yang jatuh temponya tinggal tiga bulan lagi.

Baca Juga: Tarif PBB-P2 & NJOP Berubah, Sosialisasi Digencarkan

Menurut dia, seperti dikutip bengkuluekspress.com, salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi, konsolidasi dan pendekatan serta upaya lainya.

“Untuk penagihan PBB, bila masyarakat kita tidak ada saat siang atau sore hari karena sedang ke kebun atau aktivitas lainnya bisa didatangi pada saat malam hari. Saya harap semuanya bisa bekerja keras agar target kita tercapai,” harap Iqbal. (Bsi)

Baca Juga: Genjot Pajak Daerah, Intensifikasi Jadi Strategi
Topik : pajak daerah, PBB, Rejang Lebong
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:48 WIB
RAKORNAS APIP
Rabu, 10 April 2019 | 16:37 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Senin, 18 Maret 2019 | 16:49 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 18 September 2018 | 10:43 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 02 Mei 2018 | 10:18 WIB
KEAMANAN DATA PAJAK
Senin, 27 November 2017 | 16:13 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN