Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Prosedur Restitusi PPN untuk Turis Asing

A+
A-
1
A+
A-
1
Prosedur Restitusi PPN untuk Turis Asing

Pertanyaan:

SAYA adalah turis dari Selandia Baru yang sedang berlibur di Bali selama seminggu. Saya berencana membeli oleh-oleh berupa makanan khas dan pakaian khas Bali. Apakah pajak pertambahan nilai (PPN) yang saya bayar atas pembelian oleh-oleh tersebut dapat dikembalikan ke saya? Mengingat oleh-oleh tersebut akan saya konsumsi di negara asal saya.

Darren, Bali.

Jawaban:

TERIMA kasih atas pertanyaannya, Bapak Darren. Ketentuan mengenai pengembalian (restitusi) PPN atas pembelian Barang Kena Pajak (BKP) oleh turis telah diatur dalam Pasal 16E ayat (1) UU PPN.

Adapun persyaratan pengembalian PPN atas pembelian BKP oleh turis diatur dalam Pasal 16E ayat (2) UU PPN yaitu: nilai PPN paling sedikit Rp500.000, pembelian BKP dilakukan maksimal 1 bulan sebelum keberangkatan kembali ke negara asal, dan faktur pajak [AM1] atas pemungutan PPN harus sesuai dengan Pasal 13 ayat (5) UU PPN, kecuali pada kolom NPWP dan alamat pembeli, yang diisi dengan nomor paspor dan alamat lengkap dalam paspor.

Ketentuan lebih lanjut tentang pengembalian PPN atas pembelian BKP oleh turis diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76/PMK.03/2010 tentang Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaian Permintaan Kembali Pajak Pertambahan Nilai Barang Bawaan Orang Pribadi Pemegang Paspor Luar Negeri sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.03/2013 (PMK 100/2013).

Pasal 2 PMK 100/2013 mengatur bahwa PPN atas pembelian BKP oleh turis dapat dikembalikan hanya apabila pembelian BKP tersebut dilakukan di Toko Retail, yaitu toko yang menjual BKP di dalam Daerah Pabean dan didaftarkan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) Toko Retail untuk berpartisipasi dalam skema pengembalian PPN.

Perlu diketahui, Pasal 3 ayat (2) PMK 100/2013 mengatur bahwa terdapat beberapa BKP yang PPN-nya tidak dapat dikembalikan, yaitu makanan, minuman, produk-produk tembakau, senjata api dan bahan peledak, dan barang yang dilarang dibawa ke dalam pesawat.

Dengan demikian, pembelian oleh-oleh berupa makanan khas yang dilakukan Bapak Darren tidak mendapatkan fasilitas pengembalian PPN, sementara pembelian oleh-oleh berupa pakaian khas mendapatkan fasilitas pengembalian PPN sepanjang dibeli di Toko Retail.

Demikian jawaban kami. Semoga membantu. (Disclaimer)

Topik : konsultasi pajak, restitusi ppn, turis asing
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 06 November 2018 | 07:08 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 14 Mei 2019 | 16:42 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 19 Desember 2016 | 16:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 15 Oktober 2019 | 10:31 WIB
KONSULTASI PAJAK
berita pilihan
Kamis, 27 Februari 2020 | 20:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 27 Februari 2020 | 19:59 WIB
KOTA JAYAPURA
Kamis, 27 Februari 2020 | 19:45 WIB
AKUNTAN DAN KONSULTAN PAJAK
Kamis, 27 Februari 2020 | 19:24 WIB
DAMPAK VIRUS CORONA
Kamis, 27 Februari 2020 | 19:15 WIB
OMNIBUS LAW CIPTA KERJA
Kamis, 27 Februari 2020 | 16:57 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 27 Februari 2020 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 27 Februari 2020 | 15:55 WIB
KOTA KENDARI