Fokus
Literasi
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Minggu, 28 Juni 2020 | 15:12 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Prosedur Restitusi PPN untuk Turis Asing

A+
A-
1
A+
A-
1
Prosedur Restitusi PPN untuk Turis Asing

Pertanyaan:

SAYA adalah turis dari Selandia Baru yang sedang berlibur di Bali selama seminggu. Saya berencana membeli oleh-oleh berupa makanan khas dan pakaian khas Bali. Apakah pajak pertambahan nilai (PPN) yang saya bayar atas pembelian oleh-oleh tersebut dapat dikembalikan ke saya? Mengingat oleh-oleh tersebut akan saya konsumsi di negara asal saya.

Darren, Bali.

Jawaban:

TERIMA kasih atas pertanyaannya, Bapak Darren. Ketentuan mengenai pengembalian (restitusi) PPN atas pembelian Barang Kena Pajak (BKP) oleh turis telah diatur dalam Pasal 16E ayat (1) UU PPN.

Adapun persyaratan pengembalian PPN atas pembelian BKP oleh turis diatur dalam Pasal 16E ayat (2) UU PPN yaitu: nilai PPN paling sedikit Rp500.000, pembelian BKP dilakukan maksimal 1 bulan sebelum keberangkatan kembali ke negara asal, dan faktur pajak [AM1] atas pemungutan PPN harus sesuai dengan Pasal 13 ayat (5) UU PPN, kecuali pada kolom NPWP dan alamat pembeli, yang diisi dengan nomor paspor dan alamat lengkap dalam paspor.

Ketentuan lebih lanjut tentang pengembalian PPN atas pembelian BKP oleh turis diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76/PMK.03/2010 tentang Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaian Permintaan Kembali Pajak Pertambahan Nilai Barang Bawaan Orang Pribadi Pemegang Paspor Luar Negeri sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.03/2013 (PMK 100/2013).

Pasal 2 PMK 100/2013 mengatur bahwa PPN atas pembelian BKP oleh turis dapat dikembalikan hanya apabila pembelian BKP tersebut dilakukan di Toko Retail, yaitu toko yang menjual BKP di dalam Daerah Pabean dan didaftarkan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) Toko Retail untuk berpartisipasi dalam skema pengembalian PPN.

Perlu diketahui, Pasal 3 ayat (2) PMK 100/2013 mengatur bahwa terdapat beberapa BKP yang PPN-nya tidak dapat dikembalikan, yaitu makanan, minuman, produk-produk tembakau, senjata api dan bahan peledak, dan barang yang dilarang dibawa ke dalam pesawat.

Dengan demikian, pembelian oleh-oleh berupa makanan khas yang dilakukan Bapak Darren tidak mendapatkan fasilitas pengembalian PPN, sementara pembelian oleh-oleh berupa pakaian khas mendapatkan fasilitas pengembalian PPN sepanjang dibeli di Toko Retail.

Demikian jawaban kami. Semoga membantu. ()

(Disclaimer)
Topik : konsultasi pajak, restitusi ppn, turis asing
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 07 April 2020 | 16:12 WIB
KONSULTASI
Selasa, 24 Maret 2020 | 11:49 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 23 Maret 2020 | 18:12 WIB
FILIPINA
Rabu, 18 Maret 2020 | 17:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
berita pilihan
Sabtu, 04 Juli 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 04 Juli 2020 | 07:01 WIB
PROVINSI PAPUA BARAT
Sabtu, 04 Juli 2020 | 06:01 WIB
PPN LAYANAN DIGITAL
Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:03 WIB
SE-014/PP/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:33 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:32 WIB
KENORMALAN BARU
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:48 WIB
PER-12/PJ/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:47 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:15 WIB
LAYANAN PAJAK