Review
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:04 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 09:18 WIB
KURS PAJAK 2 DESEMBER - 8 DESEMBER 2020
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Komunitas
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:20 WIB
PODTAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Reportase
Glosarium

Produsen Film James Bond Dituding Lakukan Penghindaran Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Produsen Film James Bond Dituding Lakukan Penghindaran Pajak

Salah satu adegan dalam Spectre, film James Bond pada 2015. (Foto: businessinsider.com)

READING, DDTCNews - Rumah produksi film James Bond, EON Productions Ltd, dituding melakukan penghindaran pajak korporasi atas penghasilan yang diperoleh dari film Skyfall pada 2012, Spectre pada 2015, dan No Time To Die yang akan ditayangkan tahun depan.

Menurut Tax Watch UK, angka penjualan film Skyfall dan Spectre tercatat mencapai US$2 miliar atau setara dengan Rp29,4 triliun. Meski demikian, jumlah penghasilan yang dibukukan di Inggris sangat kecil.

Kebanyakan penghasilan EON Productions Ltd dari kedua film tersebut dibukukan di yurisdiksi lain. Walaupun terdapat indikasi penghindaran pajak, EON Productions Ltd justru mendapatkan subsidi sebesar GBP100 juta atau Rp1,9 triliun dari Pemerintah Inggris.

Baca Juga: Mengintip Regulasi Anti-Penghindaran Pajak di Berbagai Negara

"Kami belum menemukan pelanggaran hukum yang dilakukan EON Productions. Namun, kami berpandangan subsidi yang diberikan ke industri film seharusnya tepat sasaran dan bukan pada korporasi yang melakukan minimalisasi pembayaran pajak," tulis Tax Watch UK, Rabu (21/10/2020).

Menurut Tax Watch UK, LSM perpajakan di Inggris, saldo kredit pajak yang diperoleh EON Productions Ltd dari produksi film Spectre mencapai GBP30 juta. Adapun saldo kredit pajak yang diperoleh dari produksi film No Time To Die mencapai GBP47 juta.

Dalam ketentuan perpajakan di Inggris, rumah produksi film diperbolehkan untuk mengklaim kredit pajak 25% dari total biaya yang dikeluarkan untuk produksi film di Inggris. Kredit pajak tersebut bisa digunakan sebagai pengurang pajak penghasilan dari rumah produksi tersebut.

Baca Juga: Mulai Tahun Depan, Netflix Janji Bayar PPh Badan dengan Benar

Apabila rumah produksi film merugi, kredit pajak tersebut dapat diklaim sebagai restitusi. Kebijakan ini merupakan bagian dari kebijakan Film Tax Relief yang bertujuan untuk mendorong promosi budaya Inggris di dunia internasional.

Dalam meminimalisasi pajak korporasi yang harus dibayarkan kepada pemerintah Inggris, EON Productions Ltd tetap berperan sebagai perusahaan yang memproduksi film James Bond.

Setelah film selesai diproduksi, film tersebut akan dijual kepada Danjaq yang bertempat di Swiss. "Danjaq tidak memiliki fungsi lain selain sebagai pemegang hak cipta dan trademark dari James Bond," tulis Tax Watch UK.

Baca Juga: Perkuat BEPS Action 14, OECD Usulkan Proposal Ini

Saat ini Danjaq berpindah domisili ke Delaware, AS. Meski terdapat perubahan domisili, skema minimalisasi pembayaran pajak itu tetap dimanfaatkan EON Productions Ltd. Danjaq tetap berperan sebagai perusahaan yang memiliki hak cipta dan mendistribusikan film-film James Bond.

EON Productions Ltd dalam laporan keuangannya sendiri menuliskan film dijual dengan harga yang sama dengan total biaya produksi dikurangi jumlah kredit pajak yang diterima. Hal ini membuat pajak yang diterima Pemerintah Inggris dari produksi film-film James Bond sangat kecil. (Bsi)

Baca Juga: Tarik Pajak dari Pengalihan Laba, Negara Ini Raup Ratusan Triliun
Topik : penghindaran pajak, james bond, film james bond
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:54 WIB
PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:36 WIB
INGGRIS
Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:15 WIB
UNI EMIRAT ARAB
Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:04 WIB
KOREA SELATAN
berita pilihan
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:44 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:16 WIB
PMK 189/2020
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:40 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:13 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:08 WIB
STABILISASI MONETER
Kamis, 03 Desember 2020 | 14:26 WIB
PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (6)
Kamis, 03 Desember 2020 | 14:25 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH