Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Potensi Pajak Besar, 20 Pemilik Mobil Mewah Diminta Mutasi Pelat Nomor

A+
A-
4
A+
A-
4
Potensi Pajak Besar, 20 Pemilik Mobil Mewah Diminta Mutasi Pelat Nomor

Ilustrasi.

BANJARMASIN, DDTCNews – Pemprov Kalimantan Selatan mengimbau para pemilik kendaraan mewah untuk melakukan mutasi pelat nomor agar dapat berkontribusi terhadap penerimaan pajak daerah.

Plt Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalimantan Selatan Deddy Shandy Z mengatakan masih banyak kendaraan mewah yang belum dimutasi dan menunaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor di Kalimantan Selatan.

"Selain mobil mewah yang banyak tidak menggunakan nomor polisi Kalimantan Selatan, kendaraan seperti Harley dan lainnya juga demikian, masih menggunakan nomor polisi daerah asal," katanya dikutip pada Minggu (16/1/2022).

Baca Juga: Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Deddy menuturkan saat ini baru ada satu mobil mewah berpelat DA, yakni Lamborghini Huracan tahun 2018. Dengan kata lain, hanya mobil mewah tersebut yang satu-satunya menyumbang pajak kendaraan bermotor atau berkontribusi terhadap pemasukan daerah.

Berdasarkan catatan Bakeuda Provinsi Kalimantan Selatan, satu kendaraan mewah tersebut saja menyumbang PKB hingga Rp128,62 juta. Bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) atas kendaraan mewah tersebut bahkan mencapai Rp1 miliar.

Berkaca pada hal tersebut, Deddy mengimbau seluruh pemilik kendaraan mewah di Kalimantan Selatan untuk melakukan mutasi identitas kendaraan sehingga PKB atas kendaraan tersebut diterima oleh Pemprov Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

Menurut perkiraan Bakeuda Kalimantan Selatan, saat ini terdapat lebih dari 20 unit kendaraan mewah yang beroperasi di jalanan Kalimantan Selatan. Dia beharap seluruh kendaraan mewah tersebut dapat segera melakukan mutasi.

"Informasi yang kami terima kebanyakan pemilik kendaraan mewah enggan mutasi ke sini karena harganya lebih murah jika menggunakan nomor polisi luar pulau Jawa," ujar Deddy seperti dilansir klikkalsel.com. (rig)

Baca Juga: Setoran PPh Badan dan Migas Berkorelasi Positif dengan Harga Komoditas
Topik : provinsi kalimantan selatan, pajak kendaraan bermotor, mobil mewah, pajak, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:00 WIB
ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

Makin Simpel! NIK sebagai NPWP Jadi Tonggak Awal 'Single Sign On'

Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Warning Bea Cukai Soal Belanja Online dan Harta PPS Tak Diperiksa Lagi

Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:00 WIB
KOTA PEKANBARU

Sudah Ada Pemutihan, Piutang PBB-P2 Belum Tertagih Tembus Rp548,9 M

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:00 WIB
DATA PPS HARI INI

Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Fokus Lakukan Konsolidasi Fiskal, Ternyata Ini Alasannya

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

Minggu, 22 Mei 2022 | 17:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Setoran PPh Badan dan Migas Berkorelasi Positif dengan Harga Komoditas

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP DI YOGYAKARTA

Rekening, Tanah Hingga Perhiasan Bos Sembako Ini Disita Petugas Pajak

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus