Berita
Kamis, 04 Juni 2020 | 19:03 WIB
KABUPATEN SERANG
Kamis, 04 Juni 2020 | 18:48 WIB
LAPORAN FTA-OECD
Kamis, 04 Juni 2020 | 18:08 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Kamis, 04 Juni 2020 | 17:28 WIB
PEMBIAYAAN APBN
Review
Kamis, 04 Juni 2020 | 18:39 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
Rabu, 03 Juni 2020 | 15:00 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 03 Juni 2020 | 06:57 WIB
ANALISIS PAJAK
Selasa, 02 Juni 2020 | 11:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 03 Juni 2020 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 3 JUNI-9 JUNI 2020
Selasa, 02 Juni 2020 | 18:04 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Pemerintah Thailand Usulkan Cukai Makanan Asin

A+
A-
1
A+
A-
1
Pemerintah Thailand Usulkan Cukai Makanan Asin

Ilustrasi. (foto: saga.co.uk)

BANGKOK, DDTCNews – Pemerintah Thailand kembali menggulirkan rencana lama tentang pengenaan cukai pada makanan asin. Batas maksimum 2.000 miligram natrium per hari akan menjadi patokan pemerintah menentukan tarif cukai.

Wakil Jutru Bicara Departemen Cukai Nattakorn Utensut mengatakan rencana pemberlakuan cukai atas makanan dengan kadar natrium tinggi pada dasarnya mengikuti cukai atas miuman berpemanis yang sudah diterapkan.

“Tolak ukur (benchmark) potensial didasarkan pada standar kesehatan yang menyarankan orang untuk mengonsumsi kurang dari 2.000 mg natrium per hari,” ujarnya, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga: Genjot Ekspor di Indonesia Timur, Ini Langkah Kantor Bea Cukai

Cukai tersebut, sambungnya, akan diberlakukan pada produk asin. Produk yang dimaksud seperti makanan ringan dan makanan instan. Namun, pengenaan cukai ini tidak berlaku pada bumbu seperti saus ikan, kecap asin, dan garam.

Gagasan pajak cukai makanan asin pernah dilontarkan tahun lalu. Namun, mantan Menteri Keuangan Apisak Tantivorawong menahan rencana itu dengan alasan makanan asin akan membutuhkan banyak upaya (effort), sedangkan kontribusi pendapatan pajak minimal.

Usulan tersebut mengikuti penerapan cukai pada minuman manis sebelumnya. Departemen Cukai memproyeksi fase kedua kenaikan cukai atas minuman berpemanis mulai 1 oktober 2019 akan menyumbang 1,5 miliar baht per tahun ke kas negara.

Baca Juga: Wow, Pemerintah Siapkan Insentif Diskon Pajak PBB Hingga 90%

Seperti dilansir Bangkok Post, Thailand menerapkan cukai pada minuman manis pada 16 september 2017, dengan tujuan menurunkan konsumsi gula. Tarif dijadwalkan naik secara bertahap selama empat fase, yaitu 16 September 2017—30 September 2019; 1 Oktober 2019—30 September 2021; 1 Oktober 2021—30 September 2023; dan mulai 1 Oktober 2023.

Departemen Cukai telah mengklasifikasikan kandungan gula dalam minuman menjadi enam tingkat berdasarkan volume 100 mililiter, yaitu di bawah 6 gram; 6 gram hingga di bawah 8 gram; 8 gram hingga di bawah 10 gram; 10 gram hingga di bawah 14 gram; 14 gram hingga di bawah 18 gram; serta 18 gram hingga lebih tinggi. (MG-anp/kaw)

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Peran Perguruan Tinggi dalam Kebijakan Perpajakan
Topik : cukai, cukai makanan asin, Thailand
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 20 Mei 2020 | 13:43 WIB
BARANG KENA CUKAI
Rabu, 20 Mei 2020 | 11:14 WIB
PENINDAKAN ROKOK ILEGAL
Selasa, 19 Mei 2020 | 16:07 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Selasa, 19 Mei 2020 | 12:12 WIB
OPINI CUKAI
berita pilihan
Kamis, 04 Juni 2020 | 19:03 WIB
KABUPATEN SERANG
Kamis, 04 Juni 2020 | 18:50 WIB
KONSULTASI
Kamis, 04 Juni 2020 | 18:48 WIB
LAPORAN FTA-OECD
Kamis, 04 Juni 2020 | 18:39 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
Kamis, 04 Juni 2020 | 18:08 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Kamis, 04 Juni 2020 | 17:30 WIB
PAJAK DAERAH (1)
Kamis, 04 Juni 2020 | 17:28 WIB
PEMBIAYAAN APBN
Kamis, 04 Juni 2020 | 17:04 WIB
KEPABEANAN
Kamis, 04 Juni 2020 | 16:23 WIB
KOTA CIMAHI