Review
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP PAPUA DAN MALUKU ARRIDEL MINDRA:
Fokus
Data & Alat
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Reportase
Perpajakan.id

Pemerintah Diminta Perpanjang Jatuh Tempo Pelaporan SPT Tahunan

A+
A-
2
A+
A-
2
Pemerintah Diminta Perpanjang Jatuh Tempo Pelaporan SPT Tahunan

Ilustrasi Kantor IRS Amerika Serikat. (foto: Police State USA)

WASHINGTON D.C., DDTCNews – Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat meminta Internal Revenue Service (IRS) memperpanjang jangka waktu pelaporan SPT Tahunan.

Anggota Ways and Means Committee Kongres AS Bill Pascrell mengatakan jatuh tempo pelaporan SPT Tahunan yang jatuh pada 15 April perlu diundur mengingat masih belum meredanya pandemi Covid-19 di Negeri Paman Sam.

"Oleh karena pandemi, banyak wajib pajak AS yang terhambat dalam melaksanakan pelaporan SPT Tahunan. Oleh karena itu, jangka waktu pelaporan SPT Tahunan perlu diperpanjang seperti tahun lalu," tulis Pascrell dalam suratnya kepada Komisioner IRS Charles Rettig, dikutip pada Jumat (19/2/2021).

Baca Juga: Ekspor Membaik, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Telah Bangkit

Pada tahun lalu, IRS memundurkan deadline pelaporan SPT dari yang awalnya pada 15 April 2020 menjadi 15 Juli 2020.

Dalam suratnya bersama 7 anggota Partai Demokrat lainnya, Pascrell mengatakan relaksasi pelaporan SPT Tahunan tersebut perlu diberikan lagi. Berkaca pada pengalaman tahun lalu, menurutnya, relaksasi pelaporan SPT Tahunan efektif meringankan beban administrasi wajib pajak.

"Masalah kesehatan membuat wajib pajak harus tinggal di rumah. Akibatnya, wajib pajak menjadi lebih sulit meminta asistensi dalam pelaporan pajak. Tantangan ini sangat kentara terutama bagi wajib pajak yang berpenghasilan rendah dengan kemampuan teknologi informasi dan bahasa Inggris yang terbatas," ujar Pascrell seperti dilansir thehill.com.

Baca Juga: Impor Vaksin Tahap ke-8, Bea Masuk dan PDRI Rp106,9 Miliar Dibebaskan

Relaksasi masa penyampaian SPT Tahunan, lanjut Pascrell, akan meminimalisasi kekhawatiran wajib pajak dan praktisi pajak di lapangan.

Hingga saat ini, IRS masih belum memiliki rencana untuk kembali memperpanjang jangka waktu pelaporan SPT Tahunan. Meski demikian, wajib pajak secara pribadi dapat mengajukan permohonan relaksasi penyampaian SPT Tahunan. (kaw)

Baca Juga: PPKM Mikro Diperpanjang Hingga 3 Mei 2021 dan Berlaku di 25 Provinsi
Topik : Amerika Serikat, SPT Tahunan, pelaporan SPT, pandemi, Covid-19, IRS
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 21:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 14 April 2021 | 14:09 WIB
EKONOMI DIGITAL
berita pilihan
Selasa, 20 April 2021 | 17:33 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 17:26 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Selasa, 20 April 2021 | 16:52 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 16:01 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Selasa, 20 April 2021 | 15:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 15:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 15:03 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 20 April 2021 | 14:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK