Fokus
Data & Alat
Senin, 21 Juni 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Rabu, 09 Juni 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 9 JUNI 2021-15 JUNI 2021
Komunitas
Senin, 21 Juni 2021 | 17:30 WIB
IBI KWIK KIAN GIE
Senin, 21 Juni 2021 | 15:30 WIB
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Minggu, 20 Juni 2021 | 08:00 WIB
SEKJEN APSyFI REDMA GITA WIRAWASTA
Sabtu, 19 Juni 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Pajak Keamanan Turis Berlaku Mulai 1 Januari 2019

A+
A-
2
A+
A-
2
Pajak Keamanan Turis Berlaku Mulai 1 Januari 2019

Ilustrasi. (foto: Turkey Ministry of Culture and Tourism)

ANKARA, DDTCNews – Pemerintah Turki akan memperkenalkan pajak keamanan bagi turis asing (tax on safety for tourists) yang berkunjung mulai 1 Januari 2019.

Beban pajak keamanan tersebut wajib disetor wisatawan sesampainya di bandara. Otoritas bandara akan langsung memungut pajak tersebut sebesar 1,5 euro (sekitar Rp25 ribu) untuk setiap wisatawan.

Sejatinya, pungutan pajak untuk keselamatan turis ini dipatok sebesar 3 euro. Namun, banjir protes langsung datang dari pelaku usaha jasa pariwisata. Pasalnya, beban pajak tersebut akan menjadi disinsentif bagi kegiatan wisata di Turki yang terkenal murah.

Baca Juga: Pengusaha Tolak Rencana Pengenaan Pajak Pariwisata

“Salah satu keuntungan terbesar Turki sebagai tujuan wisata adalah nilai yang baik untuk harga dan kualitas,” kata Kepala Asosiasi Agen Perjalanan Wisata Tursab, Firuz Balika, seperti dilansir dari Mice Times Asia, Jumat (28/12/2018).

Lebih lanjut, Firuz menjabarkan pungutan pajak yang terlampau besar tidak hanya menjadi beban untuk wisatawan, tapi berimplikasi langsung kepada pelaku usaha. Pasalnya, pajak tersebut akan ditanggung agen perjalanan karena tidak termasuk dalam harga paket wisata yang terlanjur ditawarkan sejak Oktober 2018.

Praktik ini jamak terjadi di Turki ketika wisatawan terlebih dahulu membayar paket wisatanya jauh-jauh hari. Dengan demikian, segala perubahan dalam aspek pungutan perpajakan sepenuhnya ditanggung oleh penyedia layanan.

Baca Juga: Pemerintah Usulkan Penerapan Pajak Pariwisata Bagi Turis

“Paket wisata untuk 2019 dijual selama tiga bulan, mulai Oktober, tidak termasuk pajak baru dan sudah jutaan turis asing membeli paket tersebut,” tandasnya.

Oleh karena itu, penyesuaian kebijakan dilakukan. Melalui proses negosiasi yang alot, pemerintah mengakomodasi aspirasi pelaku usaha untuk memangkas pajak keamanan turis dari 3 euro menjadi 1,5 euro.

“Nilai 3 euro mungkin tampak kecil. Namun, jika biaya ini akan dikenakan pada operator tour, mereka harus membayar jutaan euro,” tegas Firuz. (kaw)

Baca Juga: Diskon PPh Sewa Diperpanjang Hingga Juli 2021

Topik : Turki, turis, wisatawan, tax on safety for tourists
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 12 Oktober 2020 | 17:24 WIB
KABUPATEN GIANYAR
Kamis, 01 Oktober 2020 | 13:48 WIB
PARIWISATA
Jum'at, 25 September 2020 | 12:06 WIB
PROVINSI BALI
berita pilihan
Selasa, 22 Juni 2021 | 12:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 22 Juni 2021 | 11:30 WIB
BELGIA
Selasa, 22 Juni 2021 | 10:48 WIB
APBN 2021
Selasa, 22 Juni 2021 | 10:15 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Selasa, 22 Juni 2021 | 10:03 WIB
PMK 61/2021
Selasa, 22 Juni 2021 | 10:00 WIB
KOTA BENGKULU SELATAN
Selasa, 22 Juni 2021 | 09:58 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 Juni 2021 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 22 Juni 2021 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK