Review
Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:55 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Reportase
Perpajakan.id

Mau Tambah Tapping Box, Pemkab Ini Lakukan Evaluasi

A+
A-
1
A+
A-
1
Mau Tambah Tapping Box, Pemkab Ini Lakukan Evaluasi

Sejumlah wisatawan mengunjungi Masjid Menara Kudus di Kudus, Jawa Tengah, Senin (28/12/2020). Pemkab Kudus, Jawa Tengah akan melakukan evaluasi dari kegiatan pemasangan alat perekam transaksi atau tapping box yang sudah berjalan pada 2020. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/foc)

KUDUS, DDTCNews - Pemkab Kudus, Jawa Tengah akan melakukan evaluasi dari kegiatan pemasangan alat perekam transaksi atau tapping box yang sudah berjalan pada 2020.

Kabid Perencanaan dan Operasional Pendapatan Daerah Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Fammy Dwi Arfana mengatakan tahun lalu pemkab memasang 50 alat tapping box pada usaha perhotelan, restoran dan hiburan di Kabupaten Kudus.

Langkah evaluasi akan dijalankan sebelum pemasangan tapping box diperluas pada tahun ini. "Setelah pemasangan 50 unit tapping box, saat ini kami tahap evaluasi atas penggunaan alat tersebut di masing-masing tempat usaha di Kabupaten Kudus," katanya dikutip Senin (18/1/2021).

Baca Juga: Tinggal 26 Hari! ASN Diimbau Lapor SPT Tahunan Melalui e-Filing

Fammy menuturkan upaya evaluasi pemasangan tapping box adalah mengukur kepatuhan pelaku usaha dalam mengaktifkan alat perekam saat menjalankan bisnis. Pada tahap awal evaluasi, BPPKAD menyasar 2 hotel dan 2 restoran yang dijadikan sampel pengawasan.

Dia mengatakan indikator kepatuhan pelaku usaha dalam implementasi alat tapping box adalah durasi alat terhubung dengan sistem kasir pelaku usaha. Pasalnya, selama tapping box terhubung, setiap transaksi otomatis terekam dan memudahkan pelaku usaha menyetor pajak ke kas daerah.

"Jangan sampai sudah tersedia alat tersebut, ternyata selama bertransaksi tidak dikoneksikan dengan tapping box sehingga transaksinya juga tidak ikut terekam," ungkapnya.

Baca Juga: Gelar Pekan Panutan Pajak, Wali Kota Lapor SPT Tahunan

Fammy menambahkan hasil evaluasi menjadi basis pemkab memperluas pemasangan alat tapping box di lokasi usaha yang memungut pajak daerah dari kantong konsumen. Tahap pertama dengan 50 alat tapping box terpasang untuk pelaku usaha dengan skala besar.

Menurutnya, tahap selanjutnya untuk pemasangan tapping box menyasar 380 tempat usaha di Kudus. Agenda pemasangan ratusan alat perekam transaksi tersebut akan dilakukan secara bertahap melalui skema kerja sama dengan Bank Jateng.

"Pemasangan alat diharapkan pemasukan dari sektor pajak akan meningkat karena tingkat kecurangan pembayaran pajak semakin berkurang," imbuhnya seperti dilansir nusadaily.com. (Bsi)

Baca Juga: SPPT PBB Masih Belum Terbit, Bapenda DKI: Masih Ada Koreksi Kebijakan

Topik : kudus, tapping box, pemasangan tapping box, pajak daerah
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 25 Februari 2021 | 10:22 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:15 WIB
KABUPATEN LUMAJANG
Rabu, 24 Februari 2021 | 15:30 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Rabu, 24 Februari 2021 | 12:30 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
berita pilihan
Jum'at, 05 Maret 2021 | 15:45 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 05 Maret 2021 | 15:30 WIB
AUSTRALIA
Jum'at, 05 Maret 2021 | 15:15 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 05 Maret 2021 | 14:00 WIB
KABUPATEN ASAHAN
Jum'at, 05 Maret 2021 | 13:45 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 05 Maret 2021 | 13:03 WIB
PER-03/PJ/2021
Jum'at, 05 Maret 2021 | 12:30 WIB
LAPORAN KINERJA DJP 2020
Jum'at, 05 Maret 2021 | 12:19 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Jum'at, 05 Maret 2021 | 11:50 WIB
TRANSFER PRICING