Fokus
Literasi
Senin, 19 Oktober 2020 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 19 Oktober 2020 | 16:49 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 19 Oktober 2020 | 16:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 19 Oktober 2020 | 15:58 WIB
PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA (4)
Data & alat
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:24 WIB
MATRIKS AREA KEBIJAKAN
Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 14 OKTOBER - 20 OKTOBER 2020
Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:53 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:57 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Komunitas
Senin, 19 Oktober 2020 | 15:36 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Senin, 19 Oktober 2020 | 10:13 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Minggu, 18 Oktober 2020 | 14:00 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Minggu, 18 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kolaborasi
Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:13 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:54 WIB
KONSULTASI
Selasa, 06 Oktober 2020 | 14:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 06 Oktober 2020 | 11:05 WIB
KONSULTASI
Reportase

Lagi, 2 Profesional DDTC Raih Gelar LL.M. di Austria

A+
A-
7
A+
A-
7
Lagi, 2 Profesional DDTC Raih Gelar LL.M. di Austria

Senior Specialist Transfer Pricing Services Rahmat Muttaqin (kiri) dan Manager Tax Compliance & Litigation Services Anggi P.I. Tambunan berfoto bersama setelah wisuda. 

HARI ini, tepatnya pada 16 Juni 2020, dua profesional DDTC berhasil meraih gelar LL.M. dalam bidang hukum pajak internasional dari Vienna University of Economics and Business (WU Vienna), Austria.

Mereka adalah Manager Tax Compliance & Litigation Services Anggi P.I. Tambunan dan Senior Specialist Transfer Pricing Services Rahmat Muttaqin. Bertempat di Ceremonial Hall, Federal Ministry for Digital and Economic Affairs Austria, kedua profesional DDTC ini mengikuti prosesi wisuda yang menjadi rangkaian akhir dari studi S2 yang telah berlangsung selama kurang lebih sepuluh bulan.

Tesis pada tahun ini mengangkat tema “Hybrid Entities in Tax Treaty Law”. Anggi P.I. Tambunan mengambil topik “The Tax Treatment of Hybrid Entities in Developing Countries: The UN Model Position and Source State Concerns”. Sementara itu, Rahmat Muttaqin mengambil topik “Hybrid Entities in the Pre-BEPS Era: Impact of the OECD Partnership Report”.

Baca Juga: Membandingkan Kebijakan Fiskal RI di Masa Pandemi

Studi ini merupakan bagian dari program Human Resources Development Programme (HRDP) DDTC. Setiap tahunnya, DDTC memberangkatkan pegawainya dengan beasiswa penuh untuk mengikuti berbagai pelatihan, kursus, hingga studi lanjut S2 di berbagai universitas ternama di dalam maupun luar negeri.

Anggi bersyukur telah mendapatkan kesempatan belajar di WU Vienna, Austria. Dia berharap semua ilmu yang telah didapat saat menempuh studi dapat melengkapi kemampuannya sebagai salah satu profesional DDTC.

“Tentunya saya ucapkan terima kasih untuk keluarga besar DDTC, terutama Pak Darussalam dan Pak Danny Septriadi atas kesempatannya untuk terus belajar. Semoga dengan ilmu yang saya terima, saya dapat berkontribusi terhadap pencapaian visi dan misi DDTC dan dunia perpajakan Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga: Optimalisasi Penagihan Piutang Pajak

Rahmat juga mengucapkan terima kasih kepada DDTC atas kesempatan yang telah diberikan. Menurutnya, ilmu pajak merupakan ilmu yang sangat dinamis. Oleh karena itulah, setiap orang yang berkecimpung di dalam dunia pajak harus terus melihat perkembangan yang ada.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada DDTC atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Ilmu pajak merupakan ilmu yang berkembang setiap saat. sebagai profesional DDTC, kami harus selalu siap dan up to date. Semoga ilmu yang saya dapatkan ini nantinya bermanfaat bagi DDTC maupun komunitas pajak Indonesia,” tuturnya.

Acara wisuda dibuka dengan kata sambutan dari Dr. Matthias Tschirf selaku Direktur Jenderal Federal Ministry for Digital and Economic Affairs Austria. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan Prof. Dr. DDr.h.c. Michael Lang selaku Wakil Rektor WU Vienna sekaligus menjabat sebagai Direktur Akademi dari program LL.M. hukum pajak internasional.

Baca Juga: Tentang e-Bupot, ‘e’, dan Reformasi Pajak


Acara kemudian dilanjutkan dengan Awarding Ceremony yang dipimpin langsung oleh Prof. Lang kepada masing-masing wisudawan yang berasal dari berbagai negara. Tahun ini, WU Vienna meluluskan wisudawan dari Indonesia, Chile, Peru, Bolivia, Kosta Rika, Brazil, Panama, Korea Selatan, Jepang, India, Belgia, Italia, Serbia, Belarus, Kanada, dan Turki.

Kelulusan Anggi dan Rahmat melengkapi lima profesional DDTC lain yang telah menyelesaikan studinya lewat program HRDP. Mereka adalah Partner Research and Training Services B. Bawono Kristiaji, Partner Transfer Pricing Services Romi Irawan, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Deborah, Senior Manager Transfer Pricing Services Yusuf Wangko Ngantung, dan Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Ganda C. Tobing.*

Baca Juga: Bisakah Netflix dkk Dikenakan PPN Lebih Tinggi?

Topik : reportase, HRDP, WU Vienna, Austria, profesional pajak, hukum pajak internasional, DDTC
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Rumawi

Senin, 06 Juli 2020 | 18:57 WIB
Selamat....... saya belajar hukum pajak. terima kasih
1
artikel terkait
Senin, 12 Oktober 2020 | 14:20 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Senin, 12 Oktober 2020 | 09:44 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:53 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Jum'at, 09 Oktober 2020 | 07:22 WIB
DDTC PODTAX
berita pilihan
Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:00 WIB
UNI EMIRAT ARAB
Selasa, 20 Oktober 2020 | 08:30 WIB
TURKI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 19 Oktober 2020 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 19 Oktober 2020 | 17:05 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Senin, 19 Oktober 2020 | 16:51 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 19 Oktober 2020 | 16:49 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 19 Oktober 2020 | 16:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 19 Oktober 2020 | 16:06 WIB
JEPANG
Senin, 19 Oktober 2020 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH