Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:02 WIB
PROFIL PERPAJAKAN VENEZUELA
Jum'at, 24 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Minggu, 26 September 2021 | 13:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
KETUA APPI SUWANDI WIRATNO
Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Jum'at, 24 September 2021 | 15:47 WIB
PAJAK SELEBRITAS
Reportase
Perpajakan.id

Lagi, 2 Profesional DDTC Raih Gelar LL.M. di Austria

A+
A-
8
A+
A-
8
Lagi, 2 Profesional DDTC Raih Gelar LL.M. di Austria

Senior Specialist Transfer Pricing Services Rahmat Muttaqin (kiri) dan Manager Tax Compliance & Litigation Services Anggi P.I. Tambunan berfoto bersama setelah wisuda. 

HARI ini, tepatnya pada 16 Juni 2020, dua profesional DDTC berhasil meraih gelar LL.M. dalam bidang hukum pajak internasional dari Vienna University of Economics and Business (WU Vienna), Austria.

Mereka adalah Manager Tax Compliance & Litigation Services Anggi P.I. Tambunan dan Senior Specialist Transfer Pricing Services Rahmat Muttaqin. Bertempat di Ceremonial Hall, Federal Ministry for Digital and Economic Affairs Austria, kedua profesional DDTC ini mengikuti prosesi wisuda yang menjadi rangkaian akhir dari studi S2 yang telah berlangsung selama kurang lebih sepuluh bulan.

Tesis pada tahun ini mengangkat tema “Hybrid Entities in Tax Treaty Law”. Anggi P.I. Tambunan mengambil topik “The Tax Treatment of Hybrid Entities in Developing Countries: The UN Model Position and Source State Concerns”. Sementara itu, Rahmat Muttaqin mengambil topik “Hybrid Entities in the Pre-BEPS Era: Impact of the OECD Partnership Report”.

Baca Juga: DJP Turun Lapangan dan Meterai Elektronik Diluncurkan, Simak Videonya

Studi ini merupakan bagian dari program Human Resources Development Programme (HRDP) DDTC. Setiap tahunnya, DDTC memberangkatkan pegawainya dengan beasiswa penuh untuk mengikuti berbagai pelatihan, kursus, hingga studi lanjut S2 di berbagai universitas ternama di dalam maupun luar negeri.

Anggi bersyukur telah mendapatkan kesempatan belajar di WU Vienna, Austria. Dia berharap semua ilmu yang telah didapat saat menempuh studi dapat melengkapi kemampuannya sebagai salah satu profesional DDTC.

“Tentunya saya ucapkan terima kasih untuk keluarga besar DDTC, terutama Pak Darussalam dan Pak Danny Septriadi atas kesempatannya untuk terus belajar. Semoga dengan ilmu yang saya terima, saya dapat berkontribusi terhadap pencapaian visi dan misi DDTC dan dunia perpajakan Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga: Urgensi Edukasi dalam Membangun Moral Pajak

Rahmat juga mengucapkan terima kasih kepada DDTC atas kesempatan yang telah diberikan. Menurutnya, ilmu pajak merupakan ilmu yang sangat dinamis. Oleh karena itulah, setiap orang yang berkecimpung di dalam dunia pajak harus terus melihat perkembangan yang ada.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada DDTC atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Ilmu pajak merupakan ilmu yang berkembang setiap saat. sebagai profesional DDTC, kami harus selalu siap dan up to date. Semoga ilmu yang saya dapatkan ini nantinya bermanfaat bagi DDTC maupun komunitas pajak Indonesia,” tuturnya.

Acara wisuda dibuka dengan kata sambutan dari Dr. Matthias Tschirf selaku Direktur Jenderal Federal Ministry for Digital and Economic Affairs Austria. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan Prof. Dr. DDr.h.c. Michael Lang selaku Wakil Rektor WU Vienna sekaligus menjabat sebagai Direktur Akademi dari program LL.M. hukum pajak internasional.

Baca Juga: Apa Itu Pajak Penghasilan Final? Simak Penjelasannya di Video Ini


Acara kemudian dilanjutkan dengan Awarding Ceremony yang dipimpin langsung oleh Prof. Lang kepada masing-masing wisudawan yang berasal dari berbagai negara. Tahun ini, WU Vienna meluluskan wisudawan dari Indonesia, Chile, Peru, Bolivia, Kosta Rika, Brazil, Panama, Korea Selatan, Jepang, India, Belgia, Italia, Serbia, Belarus, Kanada, dan Turki.

Kelulusan Anggi dan Rahmat melengkapi lima profesional DDTC lain yang telah menyelesaikan studinya lewat program HRDP. Mereka adalah Partner Research and Training Services B. Bawono Kristiaji, Partner Transfer Pricing Services Romi Irawan, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Deborah, Senior Manager Transfer Pricing Services Yusuf Wangko Ngantung, dan Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Ganda C. Tobing.*

Baca Juga: Hitung-hitungan Pilar 1 di Indonesia, Untung atau Buntung?

Topik : reportase, HRDP, WU Vienna, Austria, profesional pajak, hukum pajak internasional, DDTC

KOMENTAR

Di mana posisi Anda terhadap suatu wacana kebijakan perpajakan? Apa yang melatarbelakangi posisi Anda? Yuk, ikut berpartisipasi dalam Debat DDTCNews! Tulis komentar, isi survei, dan rebut hadiah berupa uang tunai! Kunjungi Setuju dengan Pajak Karbon? Sampaikan Pendapat Anda, Rebut Hadiahnya!
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Rumawi

Senin, 06 Juli 2020 | 18:57 WIB
Selamat....... saya belajar hukum pajak. terima kasih
1

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 16 September 2021 | 11:44 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Pajak Digital Jadi Solusi Kesinambungan Fiskal Tanpa Ganggu Pemulihan

Rabu, 15 September 2021 | 13:50 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Mencermati Pilar 1 Proposal Pajak OECD dan Posisi Indonesia

Rabu, 15 September 2021 | 11:15 WIB
DESENTRALISASI FISKAL

Optimalkan Pajak Daerah Lewat RUU HKPD, Ini Saran Periset

Rabu, 15 September 2021 | 10:15 WIB
DESENTRALISASI FISKAL

Mau Reformasi Pajak Daerah? Perhatikan Aspek Penting Ini

berita pilihan

Minggu, 26 September 2021 | 15:00 WIB
PRANCIS

OECD Minta Stimulus Fiskal di Tiap Yurisdiksi Dilanjutkan Tahun Depan

Minggu, 26 September 2021 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pandemi Jadi Momentum Penguatan Ketentuan Antipenghindaran Pajak

Minggu, 26 September 2021 | 14:00 WIB
DENMARK

Kurangi Konsumsi Minuman Beralkohol, WHO Minta Tarif Pajak Dinaikkan

Minggu, 26 September 2021 | 13:30 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Bonus Demografi Bisa Berdampak Positif Terhadap Penerimaan Pajak

Minggu, 26 September 2021 | 13:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Awkarin Datangi Kantor Pajak, Ada Apa?

Minggu, 26 September 2021 | 12:55 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Pentingnya Moral Pajak untuk Penerimaan yang Berkelanjutan

Minggu, 26 September 2021 | 12:00 WIB
KOTA BATU

Puluhan Pengusaha Dapat Sosialisasi Soal Kewajiban Pajak

Minggu, 26 September 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Pembayaran Sendiri PPh Final Penjualan Tanah/Bangunan Non-Pengembang

Minggu, 26 September 2021 | 10:30 WIB
AFRIKA SELATAN

Otoritas Rilis Formulir Deklarasi Baru Soal Residensi Pajak

Minggu, 26 September 2021 | 10:00 WIB
IRLANDIA

Hadapi Konsensus Global, Strategi Kebijakan Pajak 2022 Mulai Dikaji