Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Senin, 24 Januari 2022 | 19:00 WIB
KAMUS CUKAI
Senin, 24 Januari 2022 | 16:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 21 Januari 2022 | 19:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Komunitas
Rabu, 26 Januari 2022 | 11:00 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022
Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Senin, 24 Januari 2022 | 15:31 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Jum'at, 21 Januari 2022 | 16:11 WIB
HASIL DEBAT 30 Desember 2021—19 Januari 2022
Reportase
Perpajakan.id

Kurang Bayar DBH Cukai Rokok Senilai Rp95 Miliar

A+
A-
3
A+
A-
3
Kurang Bayar DBH Cukai Rokok Senilai Rp95 Miliar

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews – Jumlah akumulasi kurang bayar dana bagi hasil (KB DBH) cukai hasil tembakau (CHT) berdasarkan daftar ketetapan menurut daerah provinsi/kabupaten/kota pada 2019 mencapai Rp95 miliar.

Besaran tersebut terdiri atas KB DBH CHT untuk tahun anggaran sampai dengan 2017 yang belum disalurkan senilai Rp2,6 miliar dan KB DBH CHT untuk tahun anggaran 2018 senilai Rp92,4 miliar. Rincian DBH CHT tersebut termuat dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 140/PMK.07 /2019.

“Berdasarkan ketentuan dalam PMK No. 50/PMK.07 /2017, alokasi kurang bayar DBH dan lebih bayar DBH menurut provinsi, kabupaten, dan kota ditetapkan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK),” demikian kutipan pertimbangan dalam beleid tersebut, Rabu (16/10/2019)

Baca Juga: Dirjen Bea Cukai Beberkan Strategi Pengumpulan Cukai Rokok 2022

Adapun yang dimaksud dengan DBH CHT adalah bagian dari transfer ke daerah yang dibagikan kepada provinsi penghasil cukai atau pada provinsi penghasil tembakau.

Sementara itu, KB DBH berarti selisih kurang antara DBH yang dihitung berdasarkan realisasi rampung penerimaan negara dengan DBH yang telah disalurkan ke daerah atau DBH yang dihitung berdasarkan prognosa realisasi penerimaan negara pada satu tahun anggaran tertentu.

Beleid yang diteken pada 8 Oktober 2019 itu juga memberikan daftar rincian nominal KB DBH CHT untuk tiap daerah. Secara lebih rinci, jumlah KB DBH CHT tertinggi untuk tahun anggaran sampai dengan 2017 terdapat pada Provinsi Jawa Timur yaitu senilai Rp438 juta dan Provinsi Jawa Tengah senilai Rp194 juta.

Baca Juga: DBH Sawit Dirancang untuk Bantu Daerah Perbaiki Infrastrukturnya

Selanjutnya, kota dengan nominal tertinggi adalah Kota Kediri dengan nilai Rp55,2 juta, dan Kota Malang sekitar Rp25,7 juta. Sedangkan, daerah kabupaten dengan nominal tertinggi adalah Kabupaten Pasuruan mencapai Rp169 juta, dan Kabupaten Kudus senilai Rp144 juta.

Sementara itu, untuk tahun anggaran 2018, provinsi dengan KB DBH CHT tertinggi adalah Provinsi Jawa Timur yang mencapai Rp14,3 miliar, Provinsi Jawa Tengah dengan nilai Rp6,4 miliar, dan Provinsi Jawa Barat senilai Rp3,3 miliar.

Kemudian, kota dengan nominal tertinggi adalah Kota Kediri dengan nilai Rp1,8 miliar dan Kota Surabaya senilai Rp667 juta. Sedangkan, untuk kabupaten berada pada Kabupaten Kudus yang mencapai Rp4,6 miliar, Kabupaten Pasuruan sekitar Rp54 miliar, dan Kabupaten Kediri senilai Rp1,8 miliar.

Baca Juga: Kemenkeu Rilis Perincian DBH Cukai Rokok, Jatim Dapat Paling Banyak

Lebih lanjut, atas KB DBH CHT tersebut akan disalurkan sesuai dengan KB DBH yang dianggarkan dalam APBN ataupun perubahannya. (kaw)

Topik : DBH, dana bagi hasil, CHT, cukai rokok

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 30 Desember 2021 | 10:00 WIB
ROUND UP FOKUS AKHIR TAHUN

Cukai dan Kepabeanan, Bukan Hanya Soal Penerimaan Negara

Rabu, 29 Desember 2021 | 16:27 WIB
PMK 193/2021

PMK Terbit! Tarif Cukai Rokok Elektrik & HPTL Kini Diatur Terpisah

Rabu, 29 Desember 2021 | 15:56 WIB
PMK 192/2021

Pemerintah Rilis PMK Baru Soal Tarif Cukai Rokok 2022

Selasa, 28 Desember 2021 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Tahun Baru Harga Naik, Bea Cukai Waspadai Peredaran Rokok Ilegal

berita pilihan

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:30 WIB
SE-52/PJ/2021

Interpretasikan P3B, Pegawai DJP Harus Konsisten Gunakan Definisi

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:06 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022

Ini 4 Isu Pajak yang Perlu Dicermati dan Diantisipasi pada 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:00 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022

Buka Kantor di Surabaya, DDTC Gelar Free Webinar Kepatuhan Pajak 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 10:30 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022

Reformasi Pajak Ditopang Teknologi, Anda Sudah Siap?

Rabu, 26 Januari 2022 | 10:00 WIB
Perdirjen Per-20/BC/2021

Simak Cara Pemberitahuan Pabean Impor dengan Voluntary Declaration

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:30 WIB
INVESTASI ASING

Bertemu PM Singapura, Jokowi Kantongi Komitmen Investasi Rp132 Triliun

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:15 WIB
DATA PPS HARI INI

Data 25 Januari 2022: 7.417 WP Ikut PPS, Nilai Investasi Naik Tajam

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:00 WIB
PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Sedang Dipertimbangkan, Program Pemutihan Pajak Bakal Diadakan Lagi

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:29 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Pemberian Insentif Pajak Diperpanjang Tahun Ini, Ini Kata Wamenkeu

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022

Rupiah Kembali Melemah Terhadap Dolar AS dan Mayoritas Negara Mitra