PERTUMBUHAN EKONOMI

Kadin Siapkan Whitepaper untuk Dukung Pelaksanaan Visi Misi Prabowo

Muhamad Wildan | Rabu, 29 Mei 2024 | 16:15 WIB
Kadin Siapkan Whitepaper untuk Dukung Pelaksanaan Visi Misi Prabowo

Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (20/5/2024). ANTARA FOTO/Media Center Wolrd Water Forum 2024/Aprillio Akbar/nym.

JAKARTA, DDTCNews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyiapkan kertas putih (whitepaper) yang memuat usulan-usulan kebijakan ekonomi yang perlu diprioritaskan oleh pemerintah pada periode 2024 - 2029.

Menurut Kadin, setidaknya terdapat 3 isu ekonomi yang perlu menjadi perhatian pemerintah untuk 5 tahun ke depan, yaitu pertumbuhan ekonomi, penguatan kapasitas UMKM nasional, dan peningkatan kesejahteraan kelas menengah.

"Whitepaper yang sedang disiapkan Kadin ini berisikan usulan dan masukan di bidang ekonomi dan diharapkan menjadi referensi dalam penyusunan pembangunan ekonomi jangka menengah," kata Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid, dikutip pada Rabu (29/5/2024).

Baca Juga:
Ajukan Permohonan Penonaktifan NPWP, Wajib Pajak Tak Perlu EFIN

Tak hanya itu, usulan dan masukan Kadin dalam whitepaper diharapkan mendukung implementasi Asta Cita dan 17 program prioritas yang diusung oleh presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Whitepaper yang disusun Kadin memuat usulan dari pelaku usaha dari berbagai sektor dan daerah, akademisi, investor, lembaga riset, akademisi, ormas, dan pemangku kepentingan lainnya yang turut serta melalui survei ataupun diskusi.

"Penyusunan whitepaper ini akan dilakukan inklusif dan kolaboratif, melibatkan seluruh pemangku kebijakan. Termasuk didalamnya rekomendasi fokus area pembangunan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi dan realisasi program prioritas pemerintah 5 tahun ke depan," tutur Arsjad.

Baca Juga:
Coretax DJP, Apakah Wajib Pajak di Sistem Lama Perlu Daftar Lagi?

Menurut Arsjad, whitepaper yang disusun Kadin bakal melengkapi Peta Jalan Indonesia Emas 2045 yang sudah dirilis pada tahun lalu.

Sebagai informasi, Prabowo-Gibran dalam dokumen visi misinya mengusung 8 misi yang disebut Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 program hasil terbaik cepat. Berikut 8 program hasil terbaik cepat yang dimaksud:

  1. program makan siang gratis di sekolah dan bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil;
  2. pemeriksaan kesehatan gratis, menurunkan kasus TBC 50% dalam 5 tahun, dan membangun RS lengkap di kabupaten;
  3. mencetak dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan lumbung pangan desa, daerah, dan nasional;
  4. membangun sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten dan memperbaiki sekolah yang perlu direnovasi;
  5. melanjutkan program kartu kesejahteraan sosial serta kartu usaha untuk menghilangkan kemiskinan absolut;
  6. menaikkan gaji ASN, TNI/Polri, dan pejabat;
  7. melanjutkan pembangunan infrastruktur desa, BLT, dan menyediakan rumah murah bersanitasi baik; dan
  8. mendirikan Badan Penerimaan Negara (BPN) dan meningkatkan rasio pendapatan negara menjadi 23% dari PDB. (rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Kamis, 13 Juni 2024 | 18:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Ajukan Permohonan Penonaktifan NPWP, Wajib Pajak Tak Perlu EFIN

Kamis, 13 Juni 2024 | 17:50 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP, Apakah Wajib Pajak di Sistem Lama Perlu Daftar Lagi?

Kamis, 13 Juni 2024 | 17:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Tahukah Kamu, Apa Beda Pemotongan dan Pemungutan Pajak?

Kamis, 13 Juni 2024 | 16:47 WIB KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

Masih Banyak Warga di Daerah Lebih Memilih Bayar Pajak secara Manual

BERITA PILIHAN
Kamis, 13 Juni 2024 | 21:00 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

DJBC: Banyak Individu yang Impor Barang Tanpa Pahami Aturan Kepabeanan

Kamis, 13 Juni 2024 | 18:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Ajukan Permohonan Penonaktifan NPWP, Wajib Pajak Tak Perlu EFIN

Kamis, 13 Juni 2024 | 17:50 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP, Apakah Wajib Pajak di Sistem Lama Perlu Daftar Lagi?

Kamis, 13 Juni 2024 | 17:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Tahukah Kamu, Apa Beda Pemotongan dan Pemungutan Pajak?

Kamis, 13 Juni 2024 | 16:47 WIB KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

Masih Banyak Warga di Daerah Lebih Memilih Bayar Pajak secara Manual

Kamis, 13 Juni 2024 | 16:30 WIB KABUPATEN DEMAK

Pajak Hiburan Maksimum 75%, Ini Daftar Tarif Pajak Terbaru di Demak

Kamis, 13 Juni 2024 | 14:35 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pesan Jokowi ke Rakyat: Jangan Judi, Mending Uangnya Buat Modal Usaha

Kamis, 13 Juni 2024 | 14:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Ada Tax Holiday, BKF Sebut Indonesia Dapat Investasi Rp370 Triliun

Kamis, 13 Juni 2024 | 14:00 WIB COMPANY VISIT UNIVERSITAS TRISAKTI

Mahasiswa Trisakti Menilik Kultur Kerja Profesional Pajak di DDTC