Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 09 NOVEMBER - 15 NOVEMBER 2022
Rabu, 02 November 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 02 NOVEMBER - 08 NOVEMBER 2022
Reportase

Insentif Perpajakan Ampuh Dongkrak Penjualan Kendaraan Listrik

A+
A-
0
A+
A-
0
Insentif Perpajakan Ampuh Dongkrak Penjualan Kendaraan Listrik

Ilustrasi. Petugas mengecas mobil listrik saat pameran UMKM dan otomotif di Bank Central Asia (BCA) Tegal, Jawa Tengah, Jumat (16/9/2022). ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww.

BANGKOK, DDTCNews - Kementerian ESDM Thailand menyatakan kebijakan insentif perpajakan telah menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan transisi kendaraan dari yang berbahan bakar fosil menjadi listrik.

Menteri ESDM Supattanapng Punmeechaow mengatakan saat ini telah ada 17.068 kendaraan listrik yang dipesan dengan memanfaatkan insentif perpajakan. Menurutnya, Komite Kebijakan Kendaraan Listrik Nasional akan terus bekerja mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan di Thailand.

"Panel diberi pengarahan tentang inisiatif untuk mendukung produksi baterai untuk kendaraan listrik dan mengembangkan Thailand menjadi basis produksi kendaraan listrik," katanya, dikutip pada Senin (26/9/2022).

Baca Juga: Wah! Filipina Kenakan Bea Masuk 0% untuk Impor Kendaraan Listrik

Supattanapng mengatakan berbagai inisiatif telah disusun untuk mempercepat transisi menuju kendaraan listrik. Inisiatif itu termasuk proyek memperkenalkan taksi roda 3 alias tuk tuk berenergi listrik.

Pada Februari 2022, pemerintah merilis paket kebijakan yang mendukung transisi kendaraan berbahan bakar fosil menjadi listrik. Insentif itu berupa pengurangan 40% bea masuk untuk kendaraan listrik berbasis baterai completely built up (CBU) dengan harga hingga 2 juta baht, serta pengurangan 20% untuk harga antara 2 juta dan 7 juta baht pada 2022 dan 2023.

Kemudian, ada pemotongan cukai dari 8% menjadi 2% untuk kendaraan listrik impor, yang diprediksi akan menambah 7.000 penggunaan kendaraan listrik pada tahun pertama. Terakhir, ada subsidi bagi pembeli kendaraan listrik dengan besaran bervariasi, tergantung jenis kendaraannya.

Baca Juga: Asosiasi Ini Minta Tax Holiday untuk Sektor Pertambangan Dicabut

Selain itu, insentif berupa pembebasan bea masuk juga diberikan untuk komponen yang diperlukan kendaraan listrik seperti baterai, kompresor untuk kendaraan listrik baterai, unit kontrol penggerak, dan roda gigi reduksi pada 2022 hingga 2025.

Supattanapng menyebut Komite Kebijakan Kendaraan Listrik Nasional saat ini memerintahkan Ditjen Bea dan Cukai untuk menyiapkan insentif untuk mendorong produksi baterai.

"Departemen akan menyampaikan usulan insentif pajak kepada komite dalam pertemuan berikutnya," ujarnya dilansir pattayamail.com. (sap)

Baca Juga: Produsen BBM di Negara Ini Bakal Kena Tarif Windfall Tax 33 Persen

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : pajak internasional, insentif perpajakan, mobil listrik, Thailand

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 17 November 2022 | 14:30 WIB
INGGRIS

Redam Pengelakan Pajak, G-20 Diminta Dukung Penerapan CbCR Publik

Selasa, 15 November 2022 | 18:30 WIB
FILIPINA

Susul Indonesia, Filipina Segera Kenakan PPN atas Produk Digital

Selasa, 15 November 2022 | 08:40 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Aturan Difinalisasi, Berbagai Insentif Perpajakan bagi Investor di IKN

berita pilihan

Senin, 28 November 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Big Data dan Big Data Analytic?

Senin, 28 November 2022 | 18:03 WIB
PER-13/BC/2021

Ingat! Daftar IMEI di Bea Cukai Maksimal 60 Hari Sejak Kedatangan

Senin, 28 November 2022 | 18:01 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Pajak Korporasi Tumbuh Tertinggi, Kemenkeu: Angsuran PPh Badan Solid

Senin, 28 November 2022 | 18:00 WIB
KPP MADYA JAKARTA BARAT

Surat Setoran Pajak Tak Perlu Dibuat untuk Setiap Transaksi

Senin, 28 November 2022 | 17:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pengajuan Pemindahbukuan Tidak Ada Batas Waktu, Simak Penjelasan DJP

Senin, 28 November 2022 | 17:00 WIB
KABUPATEN BANYUWANGI

459 Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak, Pejabat Daerah Ungkap Sebabnya

Senin, 28 November 2022 | 16:37 WIB
KTT G-20

Jokowi Bakal Bentuk Satgas Khusus untuk Tindaklanjuti Hasil KTT G-20

Senin, 28 November 2022 | 16:30 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI

Catat! Hari Ini Batas Akhir Pengumuman Upah Minimum Provinsi 2023

Senin, 28 November 2022 | 16:00 WIB
PAJAK DAERAH

Kemenkeu Bidik Setoran Pajak Rokok 2023 Capai Rp22,79 Triliun

Senin, 28 November 2022 | 15:45 WIB
IBU KOTA NUSANTARA (IKN)

Sederet Insentif Pajak untuk Financial Center IKN, Ini Daftarnya