Fokus
Literasi
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 AGUSTUS - 23 AGUSTUS 2022
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Reportase

Inflasi Tinggi, Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Pulih

A+
A-
0
A+
A-
0
Inflasi Tinggi, Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Pulih

Pedagang melayani pembeli di Pasar Tugu, Bandar Lampung, Lampung, Minggu (1/5/2022). ANTARA FOTO/Ardiansyah/wsj.

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah mengeklaim inflasi tinggi pada April 2022 sebagai pertanda pulihnya konsumsi dan daya beli masyarakat.

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, daya beli masyarakat per tahun ini sudah kembali ke level sebelum pandemi Covid-19.

"Menguatnya daya beli masyarakat turut mendorong peningkatan inflasi April yang bertepatan dengan momen HBKN Ramadan dan Idulfitri tahun 2022. Kondisi ini menjadi penanda bahwa daya beli masyarakat di masa Ramadan dan lebaran telah kembali ke level prapandemi," ujar Airlangga, Senin (9/5/2022).

Baca Juga: Gubernur BI Sebut Inflasi Harga Pangan Perlu Diturunkan

Seperti diketahui, inflasi pada April 2022 tercatat mencapai 0,95% (month to month/mtm). Inflasi pada April 2022 tergolong lebih tinggi bila dibandingkan dengan inflasi pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri tahun-tahun sebelumnya.

Adapun secara tahunan inflasi pada April 2022 mencapai 3,47% (year on year/yoy). Komoditas-komoditas yang memiliki andil besar terhadap inflasi khususnya adalah minyak goreng, bensin, daging ayam ras, hingga tarif angkutan udara.

Dengan inflasi yang tinggi pada April 2022, pemerintah memandang pertumbuhan perekonomian pada kuartal II/2022 juga akan tinggi. Pertumbuhan pada kuartal ini akan terdorong oleh mudik lebaran yang sudah kembali diperbolehkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Jokowi Perintahkan Pemda Kebut Belanja APBD, untuk Apa?

"Momentum pemulihan ekonomi ini perlu kita jaga dan tingkatkan bersama sehingga pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2022 tetap dapat tumbuh tinggi," ujar Airlangga.

Untuk mengantisipasi dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat, Airlangga mengatakan pemerintah akan menggelontorkan bansos reguler dan juga bansos yang bersifat afirmatif seperti bansos minyak goreng. (sap)

Baca Juga: Inflasi Jadi Momok, Jokowi Izinkan Pemda Pakai Anggaran Tak Terduga
Topik : inflasi, deflasi, minyak goreng, perekonomian nasional, PDB, pertumbuhan ekonomi, harga komoditas, lebaran

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:57 WIB
KEBIJAKAN MONETER

Pemerintah Minta BI Tak Naikkan Suku Bunga, Ini Alasannya

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:51 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI

Kinerja Konsumsi Rumah Tangga Sudah Kembali ke Posisi Sebelum Pandemi

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Insentif Pajak Bantu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Ini Penjelasan BPS

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:45 WIB
PEREKONOMIAN DUNIA

Jokowi Blak-blakan: Ekonomi Dunia dalam Kondisi yang Mengerikan

berita pilihan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 21:14 WIB
PPH FINAL (9)

Pajak atas Hadiah Undian

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:34 WIB
HUT KE-15 DDTC

Perpajakan ID, DDTC Integrasikan Berbagai Dokumen dengan Teknologi

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:15 WIB
KOTA TANGERANG

HUT Kemerdekaan RI, Pemkot Berikan Diskon PBB 77% Hingga Akhir Bulan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:00 WIB
MALAYSIA

Perusahaan Ini Minta Insentif Pajak untuk Mobil Listrik Diperpanjang

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KP2KP MARISA

Kantor Pajak Panggil ASN yang Belum Lapor SPT, Beri Peringatan Ini

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Lelang Eksekusi Pajak?

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:51 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Subsidi Bebani APBN, Luhut Sebut Harga Pertalite dan Solar akan Naik

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KABUPATEN SUKABUMI

Segara Manfaatkan! Pemutihan Pajak Cuma Sampai 31 September 2022

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:15 WIB
PER-11/PJ/2022

Catat! Pajak Masukan dalam Faktur Telat Upload Tak Dapat Dikreditkan

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! Analisis PPATK Sumbang Rp7,4 Triliun ke Penerimaan Pajak