Review
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:04 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 09:18 WIB
KURS PAJAK 2 DESEMBER - 8 DESEMBER 2020
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Komunitas
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:20 WIB
PODTAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Reportase
Glosarium

Duh, IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun ini

A+
A-
1
A+
A-
1
Duh, IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun ini

Ilustrasi. (IMF)

JAKARTA, DDTCNews – International Monetary Fund (IMF) kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini.

Dalam laporan World Economic Outlook (WEO) edisi Oktober 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 diproyeksikan minus 1,5%. Proyeksi kontraksi itu lebih dalam dari estimasi sebelumnya yang hanya minus 0,3%.

Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dikarenakan masih tingginya risiko yang dihadapi negara emerging market seperti Indonesia. Penyebaran virus yang terus berlanjut dan sistem kesehatan mulai kewalahan dalam perawatan pasien Covid-19.

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 3,3%, Australia Keluar dari Jurang Resesi

"Untuk banyak negara emerging market kecuali China, prospeknya tetap berbahaya karena kombinasi beberapa faktor risiko. Hal ini berlaku untuk negara kawasan Asia seperti India dan Indonesia yang terus mencoba mengendalikan pandemi," tulis laporan WEO IMF dikutip Rabu (14/10/2020).

IMF juga memproyeksikan arah kebijakan pemerintah akan konsisten hingga akhir tahun ini, bahkan sampai dengan 2023. Penurunan stimulus fiskal secara bertahap diproyeksi akan terus berlanjut. Hal ini sebagai bagian dari upaya mengembalikan tingkat defisit fiskal kembali di bawah 3% pada 2023.

Untuk prospek kebijakan moneter, IMF memproyeksikan bank sentral masih memiliki fokus tunggal untuk dikerjakan pada tahun depan. IMF memproyeksikan Bank Indonesia (BI) masih menjadikan agenda pengendalian inflasi menjadi target utama pekerjaan pada 2021.

Baca Juga: OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Jadi 4 Persen

Di antara negara Asean-5, hanya Vietnam yang diproyeksi mampu tumbuh positif tahun ini sebesar 1,6%. Ekonomi Thailand diprediksi mengalami kontraksi 7,1%. Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi Malaysia dan Filipina masing-masing diproyeksikan turun 6% dan 8,3%.

WEO edisi Oktober 2020 memproyeksi kontraksi perekonomian global pada tahun ini sebesar 4,4%, tidak sedalam proyeksi pada Juni 2020 sebesar 4,9%. IMF menyebutkan revisi ini mencerminkan kegiatan ekonomi yang lebih baik pada kuartal II/2020 sehingga meningkatkan aktivitas perekonomian.

“Ada aktivitas ekonomi yang mulai meningkat lebih cepat setelah pelonggaran kebijakan lockdown pada Mei dan Juni 2020, serta didukung indikator ekonomi yang lebih kuat untuk pemulihan pada kuartal III/2020," terang IMF. (kaw)

Baca Juga: Kata Sri Mulyani, Ribuan Perusahaan Sudah Nikmati Insentif Pajak

Topik : IMF, World Economic Outlook, WEO, pertumbuhan ekonomi, virus Corona
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 11 November 2020 | 13:00 WIB
DANA HIBAH PARIWISATA
Selasa, 10 November 2020 | 16:28 WIB
FILIPINA
Selasa, 10 November 2020 | 11:51 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 10 November 2020 | 10:12 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Rabu, 02 Desember 2020 | 18:59 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Rabu, 02 Desember 2020 | 18:12 WIB
PMK 184/2020
Rabu, 02 Desember 2020 | 18:01 WIB
UU CIPTA KERJA
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:00 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 02 Desember 2020 | 16:31 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 02 Desember 2020 | 16:21 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 02 Desember 2020 | 16:14 WIB
KINERJA BPKP
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:59 WIB
TIPS PAJAK