Review
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:00 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:39 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Cara Mengajukan Permohonan Revaluasi Aktiva Tetap Berwujud

A+
A-
4
A+
A-
4
Cara Mengajukan Permohonan Revaluasi Aktiva Tetap Berwujud

REVALUASI atau penilaian kembali aktiva tetap merupakan hal yang umum dilakukan oleh perusahaan. Revaluasi biasanya dilakukan apabila nilai aktiva tetap dalam laporan keuangan perusahaan tidak lagi mencerminkan nilai wajar.

Revaluasi aktiva tetap ini sangat penting dilakukan oleh perusahaan atau wajib pajak badan karena akan berpengaruh pada nilai aset mereka, pelaporan akuntansi, serta laporan yang berhubungan dengan pajak.

Revaluasi dilakukan terhadap seluruh aktiva tetap berwujud termasuk tanah yang berstatus hak milik dan Hak Guna Bangunan (HGB) atau seluruh aktiva tetap berwujud tidak termasuk tanah yang berada di Indonesia, dimiliki, dan dipergunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan yang merupakan objek pajak.

Baca Juga: Cara Mengisi SPT Tahunan dengan Formulir 1770 SS

Perusahaan dapat melakukan revaluasi aktiva tetap untuk tujuan perpajakan dengan syarat telah memenuhi semua kewajiban pajaknya sampai dengan masa pajak terakhir sebelum masa pajak dilakukannya penilaian kembali.

Selain itu, perusahaan yang dapat melakukan penilaian kembali aktiva tetap adalah wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap (BUT), tidak termasuk perusahaan yang memperoleh izin menyelenggarakan pembukuan dalam bahasa Inggris dan mata uang dolar AS.

DDTCNews kali ini menjabarkan cara mengajukan permohonan revaluasi aktiva tetap berwujud untuk tujuan perpajakan. Mula-mula, wajib pajak diharuskan mengajukan permohonan kepada Kepala Kanwil DJP paling lama 1 tahun sejak tanggal pelaporan perusahaan jasa penilai atau ahli penilai.

Baca Juga: Cara Mengganti Nomor Ponsel di DJP Online

Kemudian, surat permohonan itu dilampiri sejumlah dokumen yang dipersyaratkan. Pertama, fotokopi surat izin usaha perusahaan jasa penilai atau ahli penilai yang memperoleh izin dari pemerintah yang dilegalisir oleh instansi pemerintah yang berwenang menerbitkan surat izin usaha tersebut.

Kedua, laporan penilaian perusahaan oleh perusahaan jasa penilai atau ahli penilai yang memperoleh izin dari pemerintah. Ketiga, daftar penilaian kembali aktiva tetap perusahaan untuk tujuan perpajakan sebagaimana dimaksud dalam lampiran II PER-12/PJ/2009.

Selanjutnya, melampirkan laporan keuangan tahun buku terakhir sebelum penilaian kembali aktiva tetap perusahaan yang telah diaudit akuntan publik. Untuk diingat, selisih lebih revaluasi aktiva tetap perusahaan di atas nilai sisa buku fiskal semula dikenakan PPh final sebesar 10%.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Insentif Pajak UMKM 2021

Wajib pajak dapat mengajukan permohonan pembayaran secara angsuran paling lama untuk 12 bulan kepada Kepala Kanwil DJP bersamaan dengan pengajuan permohonan persetujuan penilaian kembali aktiva tetap perusahaan untuk tujuan perpajakan.

Meski begitu, pembayaran PPh revaluasi secara angsuran tersebut hanya berlaku untuk wajib pajak badan yang memang tidak memungkinkan untuk melunasi sekaligus pembayaran pajak penghasilan lantaran kondisi keuangannya. (Bsi)

Baca Juga: Cara Mudah Cari Peraturan Perpajakan
Topik : Cara Mengajukan Permohonan Revaluasi Aktiva Tetap Berwujud, tips pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 04 Januari 2021 | 16:15 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 01 Januari 2021 | 15:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 30 Desember 2020 | 14:01 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 25 Desember 2020 | 15:01 WIB
TIPS PAJAK
berita pilihan
Selasa, 02 Maret 2021 | 17:42 WIB
KEBIJAKAN MONETER
Selasa, 02 Maret 2021 | 17:30 WIB
SINGAPURA
Selasa, 02 Maret 2021 | 17:26 WIB
PMK 18/2021
Selasa, 02 Maret 2021 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 16:00 WIB
PMK 21/2021
Selasa, 02 Maret 2021 | 15:45 WIB
KABUPATEN NGAWI
Selasa, 02 Maret 2021 | 15:41 WIB
PELAPORAN SPT
Selasa, 02 Maret 2021 | 15:15 WIB
PMK 21/2021
Selasa, 02 Maret 2021 | 15:13 WIB
WIDJOJO NITISASTRO:
Selasa, 02 Maret 2021 | 14:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH