Berita
Kamis, 02 Desember 2021 | 19:30 WIB
LAPORAN ASIAN DEVELOPMENT BANK
Kamis, 02 Desember 2021 | 19:19 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR II
Kamis, 02 Desember 2021 | 19:00 WIB
PAPUA NUGINI
Kamis, 02 Desember 2021 | 18:36 WIB
PENGAWASAN PAJAK
Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Komunitas
Selasa, 30 November 2021 | 11:40 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Minggu, 28 November 2021 | 19:45 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 26 November 2021 | 16:17 WIB
AGENDA PAJAK - DDTC ACADEMY
Jum'at, 26 November 2021 | 16:13 WIB
UNIVERSITAS PARAHYANGAN
Reportase
Perpajakan.id

Begini Alasan Obama Mendukung Gerakan Tax The Rich di AS

A+
A-
0
A+
A-
0
Begini Alasan Obama Mendukung Gerakan Tax The Rich di AS

Mantan presiden AS Barack Obama di Jackson Park, di Chicago, Illinois, AS, Selasa (28/9/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Sebastian Hidalgo/HP/sa.

WASHINGTON, DDTCNews – Barack Obama memberikan dukungan soal kampanye Tax the Rich atau pemajakan atas orang-orang kaya untuk dapat membiayai program multitriliun Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Obama mengatakan orang-orang kaya di Amerika Serikat, termasuk dirinya sendiri, mampu untuk membayar beban pajak yang lebih tinggi demi membantu mendanai rencana pengeluaran ambisius Joe Biden.

“Kami mampu membelinya. Saya menempatkan diri saya dalam kategori [orang kaya] ini sekarang,” katanya seperti dilansir theguardian.com, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga: Tingkatkan Kepatuhan Sukarela Wajib Pajak, Ini Kata ADB

Menurut Obama, sudah seharusnya miliarder membayar sedikit lebih banyak pajak untuk mendanai perawatan kesehatan, pengasuhan anak, dan perjuangan krisis iklim. Obama sendiri diperkirakan memiliki nilai kekayaan hingga US$70 juta atau Rp1 triliun.

Sejak meninggalkan Gedung Putih pada 2017, Obama telah merilis memoar terlaris sebagai bagian dari kesepakatan buku senilai US$65 juta dan dengan istrinya, Michelle Obama. Selain itu, Obama juga menandatangani kesepakatan dengan Netflix senilai lebih dari $100 juta.

Obama menilai bila ada yang menganggap kenaikan tarif pajak menyulitkan miliarder maka argumen tersebut kurang tepat mengingat uang tersebut akan dipakai untuk membantu lebih banyak lagi orang yang membutuhkan.

Baca Juga: UU HPP Terbit, Kanwil DJP Jatim II Gelar Sosialisasi Secara Maraton

Di lain pihak, Partai Republik serta beberapa kelompok bisnis justru menentang rencana kenaikan pajak perusahaan dan pribadi dalam membiayai program Biden senilai US$3,5 triliun atau sekitar Rp50.063,5 triliun. (vallen/rig)

Topik : amerika serikat, barrack obama, hnwi, wajib pajak kaya, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 02 Desember 2021 | 11:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Syarat Pendaftaran NPWP Badan Profit dan Non-Profit

Kamis, 02 Desember 2021 | 11:10 WIB
HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

Soal Pencegahan Korupsi, Ini Pesan Ketua KPK kepada Petugas Pajak

Kamis, 02 Desember 2021 | 10:49 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perusahaan Perlu Cermat dalam Kelola Implikasi Perpajakan dari IPO

Kamis, 02 Desember 2021 | 10:35 WIB
HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

Dirjen Pajak Minta Jajaran Perkuat Komitmen Antikorupsi

berita pilihan

Kamis, 02 Desember 2021 | 19:30 WIB
LAPORAN ASIAN DEVELOPMENT BANK

Tingkatkan Kepatuhan Sukarela Wajib Pajak, Ini Kata ADB

Kamis, 02 Desember 2021 | 19:19 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR II

UU HPP Terbit, Kanwil DJP Jatim II Gelar Sosialisasi Secara Maraton

Kamis, 02 Desember 2021 | 19:00 WIB
PAPUA NUGINI

Kebijakan 2022 Ditetapkan, Tarif Cukai Rokok dan Minol Dipangkas

Kamis, 02 Desember 2021 | 18:36 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Apakah Dapat SP2DK Pasti Harus Bayar Pajak Lagi? Ini Penjelasan DJP

Kamis, 02 Desember 2021 | 18:30 WIB
FILIPINA

Karena Pajak, KPU Didesak Coret Anak Ferdinand Marcos sebagai Capres

Kamis, 02 Desember 2021 | 18:00 WIB
BANGLADESH

Masuk Radar Pajak, Netflix Kini Wajib Setor PPN

Kamis, 02 Desember 2021 | 17:37 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Aktif Telepon Wajib Pajak Jelang Akhir Tahun, Simak Ketentuannya

Kamis, 02 Desember 2021 | 17:30 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Pedagang Online Dapat ‘Surat Cinta’ dari Kantor Pajak? Ini Imbauan DJP

Kamis, 02 Desember 2021 | 17:30 WIB
KOTA BALIKPAPAN

Beberapa Jenis Pajak Daerah Sudah Capai Target Per Akhir November 2021

Kamis, 02 Desember 2021 | 17:00 WIB
ESTONIA

Menkeu Pastikan Dampak Pajak Minimum Global Bakal Minimal