Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Batas Bawah Dinaikkan, Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,2%-5,5%

A+
A-
1
A+
A-
1
Batas Bawah Dinaikkan, Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,2%-5,5%

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Komisi XI DPR dan pemerintah bersepakat menaikkan batas bawah target pertumbuhan ekonomi 2022, dari semula 5,0% menjadi 5,2%. Sementara batas atasnya tidak mengalami perubahan, yakni 5,5%. Dengan kesepakatan ini, pertumbuhan ekonomi 2022 dipatok di rentang 5,2%-5,5%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku tidak keberatan dengan kesepakatan tersebut. Menurutnya, rentang yang diajukan melalui RUU APBN 2022 pada akhirnya juga akan ditetapkan dalam satu angka.

"Nggak apa-apa. APBN kan kita semakin lama semakin mendekati ke titik. Dari range, lama-lama mendekati ke titik," katanya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Senin (30/8/2021).

Baca Juga: Soal Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2022, Begini Penjelasan Pemerintah

Sri Mulyani mengatakan usulan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,0%-5,5% telah mempertimbangkan perkembangan pandemi Covid-19 dan proyeksi kinerja perekonomian tahun depan. Meski demikian, ketakpastian ekonomi yang disebabkan pandemi juga tetap tinggi.

Dia menilai kesepakatan rentang target pertumbuhan ekonomi menjadi 5,2%-5,5% hanya menaikkan sedikit batas bawahnya. Sementara itu, batas atas yang tetap 5,5% menunjukkan masih ada optimisme perekonomian Indonesia akan mencapai target.

"Kita tentu memahami masih banyak hal ketakpastian, tapi dengan kerja sama yang baik dengan Komisi XI, pemerintah bersama BI, OJK, akan terus kawal pertumbuhan ekonomi dan menghadapi Covid ini," ujarnya.

Baca Juga: Kegiatan Ekonomi Membaik, Setoran 'Pajak Dosa' Meningkat 19%

Selain pertumbuhan ekonomi, tidak ada yang berubah antara kesepakatan dengan Komisi XI dan dokumen RUU RAPBN 2022. Inflasi tetap ditargetkan 3%, nilai tukar rupiah senilai Rp14.350 per dolar AS, serta tingkat suku bunga SBN 10 tahun 6,80%.

Mengenai target pembangunan, tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun menjadi 5,5%-6,3%, tingkat kemiskinan 8,5%-9%, rasio gini 0,376-0,378, dan indeks pembangunan manusia 73,41-73,46. (sap)

Baca Juga: Penerimaan PPh OP Masih Minus 0,3%, Begini Penjelasan Dirjen Pajak
Topik : target pertumbuhan, pertumbuhan ekonomi, APBN, kinerja ekonomi, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Vallencia Lim

Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:52 WIB
Kenaikan batas bawah target dapat meningkatkan motivasi pemerintah untuk berkinerja secara optimal dalam mengeskalasi penerimaan negara.
1

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KINERJA FISKAL

Defisit APBN Melebar karena Covid-19, Sri Mulyani: Cukup Manageable

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 07:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Jokowi: Indonesia Bisa Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah Dunia

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 19:57 WIB
UNI EROPA

5 Negara Ini Bakal Setop Pajak Digital, AS Siap Cabut Tarif Tambahan

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 17:00 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Indonesia Siap Sambut Konsensus Pajak Global, DJP Siapkan Ini

berita pilihan

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:47 WIB
APBN KITA

Soal Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2022, Begini Penjelasan Pemerintah

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:30 WIB
FILIPINA

Kegiatan Ekonomi Membaik, Setoran 'Pajak Dosa' Meningkat 19%

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:22 WIB
UU HPP

Soal UU HPP, Dirjen Pajak: Pemerintah Lakukan Persiapan

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:17 WIB
APBN KITA

Penerimaan PPh OP Masih Minus 0,3%, Begini Penjelasan Dirjen Pajak

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:00 WIB
KABUPATEN MOJOKERTO

Jadi Temuan BPK, Penagihan Tunggakan Pajak Digencarkan

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:57 WIB
APBN KITA

Tren Penerimaan Membaik, Dirjen Pajak Targetkan Tak Ada Shortfall 

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:35 WIB
APBN KITA

Per September 2021, Setoran Pajak Seluruh Sektor Usaha Terus Membaik

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:30 WIB
IRLANDIA

Irlandia Sepakati Konsensus Global, Akankah Google Cs Betah?

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:19 WIB
APBN KITA

Penerimaan PPh Badan Tumbuh 7%, Pemulihan Dunia Usaha Berlanjut