Berita
Selasa, 14 Juli 2020 | 19:19 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:13 WIB
TPA MODUL RAS
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:06 WIB
KABUPATEN MIMIKA
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:45 WIB
KAWASAN EKONOMI KHUSUS
Review
Selasa, 14 Juli 2020 | 14:35 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP HESTU YOGA SAKSAMA:
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & alat
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Reportase

Ada Keringanan Pajak Buku, Ini yang Dilakukan PM Thailand

A+
A-
0
A+
A-
0
Ada Keringanan Pajak Buku, Ini yang Dilakukan PM Thailand

Perdana Menteri Thailand Jenderal Prayut Chan-o-cha.

BANGKOK, DDTCNews—Perdana Menteri Thailand Jenderal Prayut Chan-o-cha mendorong warga Thailand membeli dan membaca lebih banyak buku, karena pembeli dapat mengklaim biaya membeli buku tersebut untuk mengurangi pembayaran pajak penghasilannya.

PM Thailand Prayut mengatakan dengan membeli dan membaca buku, masyarakat Thailand akan memperoleh lebih banyak ilmu dan pengetahuan, serta sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di negara tersebut.

“Dengan membaca buku, ada lebih banyak pengetahuan yang kita peroleh. Dan ini sejalan dengan upaya kita meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sesuai dengan strategi nasional pemerintah,” katanya seusai rapat kabinet, akhir pekan lalu (21/6/2019).

Baca Juga: Genjot Konsumsi, Pemerintah Siapkan Berbagai Keringanan Pajak

Untuk dapat mengklaim pengurangan pajak atas pembelian buku dan e-book, pembeli perlu memiliki tanda terima atau faktur pajak yang disediakan oleh toko buku. Pengurangan pajak untuk pembelian buku dan e-book antara 1 Januari dan 31 Desember 2019tidak dapat melebihi 15.000 baht.

Dalam kesempatan itu, PM Prayut juga meminta warga Thailand memeriahkan KTT Asean ke-34. Ia juga akan mengecek stan yang dibuat untuk mempromosikan lagu selama KTT ASEAN yang disusun oleh Kementerian Kebudayaan.

Ia mengatakan dia ingin orang-orang Thailand mengikuti KTT ASEAN ke-34 sekaligus menjadi tuan rumah yang baik bagi para delegasi acara tersebut. Sebab, acara tersebut membawa banyak manfaat bagi Thailand, terutama sektor pariwisata.

Baca Juga: Masuki New Normal, Jokowi Ajak Negara Asean Buka Konektivitas Dagang

“Dengan bersikap baik, kita dapat menjadi tuan rumah yang baik. Itu yang harus kita tunjukkan ke negara-negara Asean, bahwa kita bisa menjadi tuan rumah yang baik,” katanya seperti dilansir news.thaivisa.com.

Perdana Menteri juga akan mengunjungi gerai-gerai yang memajang produk Pusat Dukungan Seni dan Kerajinan Internasional Thailand. Satu acara akan diadakan untuk mempromosikan seni dan kerajinan Thailand mulai 27 hingga 30 Juni 2019, di distrik Bang Sai, Ayutthaya. (Bsi)

Baca Juga: Susul Indonesia, Thailand Bakal Pungut PPN Produk Digital Asing
Topik : thailand, pajak buku, ktt asean
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 18 Januari 2020 | 15:06 WIB
THAILAND
Kamis, 16 Januari 2020 | 18:20 WIB
THAILAND
Jum'at, 03 Januari 2020 | 17:23 WIB
FILIPINA
Jum'at, 20 Desember 2019 | 16:02 WIB
THAILAND
berita pilihan
Selasa, 14 Juli 2020 | 19:19 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:13 WIB
TPA MODUL RAS
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:06 WIB
KABUPATEN MIMIKA
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:45 WIB
KAWASAN EKONOMI KHUSUS
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:33 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:13 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:47 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:28 WIB
INSENTIF PAJAK