Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Usaha Homestay Bakal Kena Pajak

0
0
Salah satu homestay di Kep. Seribu

JAKARTA, DDTCNews – Usaha homestay (penginapan) di Kabupaten Kepulauan Seribu akan dikenakan pungutan pajak daerah, seiring dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yang akan mempermudah perizinan usaha tersebut.

Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo mengatakan pihaknya saat ini tengah menyiapkan rencana sosialisasi pengenaan pajak tersebut kepada kepada para pengelola resort dan homestay di Pulau Seribu.

"Dinas Pelayanan Pajak DKI akan menetapkan besaran pajak daerah kepada pemilik homestay. Nanti akan kami sosialisasikan. Kami juga akan terus lakukan pembinaan agar jumlah wisatawan terus bertambah,"  ujarnya di Jakarta, Kamis (15/9).

Baca Juga: Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, BPPD Gelar Sosialisasi

Budi mengungkapkan, banyak pemilik homestay di Pulau Seribu menyediakan berbagai fasilitas terbaik guna menarik wisatawan, dengan tarif penginapan yang dikenakan relatif terjangkau.

Pihaknya juga mengimbau para pemilik homestay segera mengurus perizinan ke PTSP Kepulauan Seribu agar proses pengawasan, pembinaan maupun pelatihan lebih mudah nantinya.

"Untuk itu, kami berharap pemilik homestay segera melegalisasi usaha dan memberikan kontribusi pajak  guna meningkatkan pendapatan asli daerah," ungkapnya seperti dilansir beritajakarta.com.

Baca Juga: Pemprov Beri Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Kepala Kantor PTSP Kepulauan Seribu Lamhot Tambunan sebelumnya mengatakan  sekitar 1.500 lebih homestay di Pulau Seribu hingga kini belum memiliki Tanda Daftar Perusahaan (TDP) pariwisata.

"Nanti akan kami sosialisasikan terus. Kami menargetkan pada bulan Oktober mendatang, seluruh homestay di Pulau Seribu telah mengantongi TDP pariwisata," katanya. (Bsi)

Baca Juga: Semester I/2019, Setoran Pajak DKI Baru 31%

"Dinas Pelayanan Pajak DKI akan menetapkan besaran pajak daerah kepada pemilik homestay. Nanti akan kami sosialisasikan. Kami juga akan terus lakukan pembinaan agar jumlah wisatawan terus bertambah,"  ujarnya di Jakarta, Kamis (15/9).

Baca Juga: Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, BPPD Gelar Sosialisasi

Budi mengungkapkan, banyak pemilik homestay di Pulau Seribu menyediakan berbagai fasilitas terbaik guna menarik wisatawan, dengan tarif penginapan yang dikenakan relatif terjangkau.

Pihaknya juga mengimbau para pemilik homestay segera mengurus perizinan ke PTSP Kepulauan Seribu agar proses pengawasan, pembinaan maupun pelatihan lebih mudah nantinya.

"Untuk itu, kami berharap pemilik homestay segera melegalisasi usaha dan memberikan kontribusi pajak  guna meningkatkan pendapatan asli daerah," ungkapnya seperti dilansir beritajakarta.com.

Baca Juga: Pemprov Beri Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Kepala Kantor PTSP Kepulauan Seribu Lamhot Tambunan sebelumnya mengatakan  sekitar 1.500 lebih homestay di Pulau Seribu hingga kini belum memiliki Tanda Daftar Perusahaan (TDP) pariwisata.

"Nanti akan kami sosialisasikan terus. Kami menargetkan pada bulan Oktober mendatang, seluruh homestay di Pulau Seribu telah mengantongi TDP pariwisata," katanya. (Bsi)

Baca Juga: Semester I/2019, Setoran Pajak DKI Baru 31%
Topik : usaha homestay, pajak daerah, kep. seribu, dki jakarta
artikel terkait
Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:20 WIB
KOTA SOLO
Senin, 22 Oktober 2018 | 12:01 WIB
PROVINSI BANGKA BELITUNG
Senin, 30 Juli 2018 | 16:22 WIB
KABUPATEN CILACAP
Senin, 25 September 2017 | 11:15 WIB
KABUPATEN BERAU
berita pilihan
Senin, 22 Juli 2019 | 19:10 WIB
KOTA BANDUNG
Minggu, 21 Juli 2019 | 17:08 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:11 WIB
KABUPATEN MALANG
Jum'at, 19 Juli 2019 | 20:33 WIB
KOTA YOGYAKARTA
Jum'at, 19 Juli 2019 | 20:01 WIB
BALIKPAPAN
Kamis, 18 Juli 2019 | 18:38 WIB
KOTA PALEMBANG
Rabu, 17 Juli 2019 | 17:46 WIB
PROVINSI DI YOGYAKARTA
Minggu, 14 Juli 2019 | 15:33 WIB
KOTA PEMATANGSIANTAR
Sabtu, 13 Juli 2019 | 14:53 WIB
KOTA TANGERANG