Berita
Senin, 30 November 2020 | 11:50 WIB
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Senin, 30 November 2020 | 11:32 WIB
BEA METERAI
Senin, 30 November 2020 | 11:00 WIB
LOMBA GRAFITAX DDTCNEWS 2020
Review
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 15 November 2020 | 08:01 WIB
KEPALA KANTOR BEA CUKAI SOEKARNO-HATTA FINARI MANAN:
Fokus
Data & alat
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Rabu, 18 November 2020 | 09:35 WIB
KURS PAJAK 18 NOVEMBER - 24 NOVEMBER 2020
Sabtu, 14 November 2020 | 13:05 WIB
STATISTIK PAJAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Komunitas
Senin, 30 November 2020 | 10:29 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Minggu, 29 November 2020 | 11:30 WIB
AGENDA KEPABEANAN
Minggu, 29 November 2020 | 10:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Sabtu, 28 November 2020 | 15:14 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Reportase
Glosarium

Tinggal Beberapa Hari, Otoritas Ingatkan Wajib Pajak Soal Tenggat SPT

A+
A-
1
A+
A-
1
Tinggal Beberapa Hari, Otoritas Ingatkan Wajib Pajak Soal Tenggat SPT

Ilustrasi. (foto: Getty Image)

KUALA LUMPUR, DDTCNews—Otoritas pajak Malaysia (Inland Revenue Board/IRB) mengingatkan wajib pajak orang pribadi untuk menyampaikan surat pemberitahuan (SPT) pajak tahun 2019 paling lambat 30 Juni 2020.

IRB menjelaskan pengisian SPT pajak bisa diisi menggunakan bahasa Melayu atau bahasa Inggris. IRB juga menyiapkan laman khusus yang berisi berbagai informasi mengenai insentif pajak untuk membantu wajib pajak mengisi SPT.

"Untuk wajib pajak orang pribadi, IRB juga menyediakan daftar keringanan pajak untuk tahun penilaian 2019 sebagai referensi yang dapat diakses di www.hasil.gov.my," bunyi pernyataan itu, dikutip Sabtu (27/6/2020).

Baca Juga: Imbas Brexit, Pajak Mobil dan Motor Klasik Melonjak

Menurut IRB, pelaporan SPT dari kalangan wajib pajak orang pribadi sudah mencapai 2,17 juta formulir hingga 15 Juni 2020. Dari angka itu, sekitar 98,33% di antaranya telah diajukan melalui e-Filing, sedangkan sisanya dilakukan secara manual.

IRB mengharapkan wajib pajak bisa melaporkan SPT sebelum tenggat yang ditetapkan. Adapun wajib pajak yang memiliki usaha atau wajib pajak badan, mendapat kelonggaran melapor SPT hingga 31 Agustus 2020.

Pada wajib pajak yang dalam SPT-nya memiliki lebih bayar, IRB menyarankan untuk selalu memperbarui informasi pribadi dan perincian rekening bank untuk mempermudah proses restitusi.

Baca Juga: Cukai Vape Berlaku 2021, Pemerintah Bidik Penerimaan Rp1 Triliun

Kewajiban melapor SPT ini juga berlaku terhadap mantan Perdana Menteri Najib Razak yang sedang terjerat kasus penggelapan pajak. Wakil pengacara IRB Abu Tariq Jamaluddin mengatakan negara harus mengakomodir Najib memenuhi kewajiban perpajakannya.

Abu Tariq mengaku IRB telah menyampaikan pemberitahuan kepada Najib mengenai nilai pajak yang harus dibayar dan dilaporkan. "Jika tidak ada pembayaran, kami akan mengajukan gugatan. Ini juga berlaku untuk semua wajib pajak," ujarnya dilansir dari Malaymail. (rig)

Baca Juga: Tarif Pajak Bakal Naik Tahun Depan, Kelas Menengah Diminta Bersiap
Topik : lapor spt, otoritas pajak, malaysia, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 20 November 2020 | 17:30 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 20 November 2020 | 13:30 WIB
INGGRIS
Jum'at, 20 November 2020 | 13:12 WIB
INDIA
berita pilihan
Senin, 30 November 2020 | 11:50 WIB
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Senin, 30 November 2020 | 11:32 WIB
BEA METERAI
Senin, 30 November 2020 | 10:29 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Senin, 30 November 2020 | 09:56 WIB
BEA METERAI (4)
Senin, 30 November 2020 | 09:28 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 30 November 2020 | 08:45 WIB
PERPRES 112/2020
Senin, 30 November 2020 | 08:12 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Minggu, 29 November 2020 | 16:01 WIB
KOTA JAMBI
Minggu, 29 November 2020 | 15:01 WIB
CHINA