Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Terdampak Tsunami, KEK Tanjung Lesung Bakal Dievaluasi Pemerintah

2
2

Masterplan KEK Tanjung Lesung. (foto: kek.go.id)

JAKARTA, DDTCNews – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Tanjung Lesung, Banten jadi salah satu daerah terdampak Tsunami. Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam waktu dekat.

Sekretaris Dewan Nasional KEK Eno Suharto Pranoto mengatakan pihaknya akan melakukan pertemuan dengan PT. Jababeka, Tbk. selaku pengelola KEK Tanjung Lesung. Evaluasi pascabencana menjadi agenda utama pertemuan.

“Nanti sebetulnya pengelolanya kita undang dengan Pak Menko [Darmin Nasution], Jababeka itu,” katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (26/12/2018).

Baca Juga: Pendaftaran PKP Toko Retail VAT Refund, Download Aturannya di Sini

Eno menjelaskan KEK Tanjung Lesung secara total memiliki area seluas 1.500 hektar. Namun, baru 154 hektar yang sudah dibangun untuk mendukung kegiatan pariwisata.

Dari 154 hektar yang sudah terbangun itu, 8 hektar kawasan terdampak tsunami yang menerjang pada Sabtu 22 Desember 2018. Tiga lokasi yang terkena dampak paling parah adalah Beach Club Tanjung Lesung, Hotel Tanjung Lesung, dan Laguna.

Dia melanjutkan rekonstruksi bangunan di dalam KEK Tanjung Lesung akan menjadi tanggung jawab pengelola. Sementara itu, pemerintah akan mendukung perbaikan sarana umum menuju KEK Tanjung Lesung.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Naikkan Batas Atas VAT Refund Secara Tunai

“Prinsipnya kalau dalam kawasan itu tanggung jawab dari si pengelola, semuanya. Pemerintah mungkin mendukung jalan aksesnya ke situ,” tandasnya.

Melalui pembagian tanggung jawab tersebut, Eno memastikan kegiatan investasi di Tanjung Lesung tidak akan terganggu dalam jangka panjang. Pasalnya, Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) KEK Tanjung Lesung sudah mencakup aspek mitigasi bencana.

“Penetapan KEK itu kita sudah berdasarkan pada RTRW, mestinya sudah mempertimbangkan masalah bencana dan sebagainya,” imbuhnya. (kaw)

Baca Juga: Kewajiban PKP Toko Retail VAT Refund Berubah, Cek di Sini

“Nanti sebetulnya pengelolanya kita undang dengan Pak Menko [Darmin Nasution], Jababeka itu,” katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (26/12/2018).

Baca Juga: Pendaftaran PKP Toko Retail VAT Refund, Download Aturannya di Sini

Eno menjelaskan KEK Tanjung Lesung secara total memiliki area seluas 1.500 hektar. Namun, baru 154 hektar yang sudah dibangun untuk mendukung kegiatan pariwisata.

Dari 154 hektar yang sudah terbangun itu, 8 hektar kawasan terdampak tsunami yang menerjang pada Sabtu 22 Desember 2018. Tiga lokasi yang terkena dampak paling parah adalah Beach Club Tanjung Lesung, Hotel Tanjung Lesung, dan Laguna.

Dia melanjutkan rekonstruksi bangunan di dalam KEK Tanjung Lesung akan menjadi tanggung jawab pengelola. Sementara itu, pemerintah akan mendukung perbaikan sarana umum menuju KEK Tanjung Lesung.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Naikkan Batas Atas VAT Refund Secara Tunai

“Prinsipnya kalau dalam kawasan itu tanggung jawab dari si pengelola, semuanya. Pemerintah mungkin mendukung jalan aksesnya ke situ,” tandasnya.

Melalui pembagian tanggung jawab tersebut, Eno memastikan kegiatan investasi di Tanjung Lesung tidak akan terganggu dalam jangka panjang. Pasalnya, Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) KEK Tanjung Lesung sudah mencakup aspek mitigasi bencana.

“Penetapan KEK itu kita sudah berdasarkan pada RTRW, mestinya sudah mempertimbangkan masalah bencana dan sebagainya,” imbuhnya. (kaw)

Baca Juga: Kewajiban PKP Toko Retail VAT Refund Berubah, Cek di Sini
Topik : KEK Tanjung Lesung, tsunami, pariwisata
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 08 Juli 2019 | 18:02 WIB
TRANSFER PRICING
Rabu, 02 Oktober 2019 | 19:10 WIB
REFORMASI PAJAK
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:39 WIB
TATA PEMERINTAHAN
berita pilihan
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Jum'at, 27 September 2019 | 09:54 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:01 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:02 WIB
WIEF KE-12
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Kamis, 12 September 2019 | 19:08 WIB
WAFATNYA BJ HABIBIE
Senin, 05 Juni 2017 | 13:52 WIB
VIETNAM
Jum'at, 27 September 2019 | 13:00 WIB
VAT REFUND TURIS